Dokter, Internet dan Blog

February 27, 2008 – 5:00 pm by Dani Iswara

Makin banyak warna di dunia blog kedokteran (ada yang lebih nyaman dengan sebutan blog dokter) :) Indonesia. Beberapa dokter saya ketahui sudah malang melintang di dunia Internet sejak lama. Sebutlah “dokter Internet” Erik Tapan (taut akan dialihkan ke blognya yang sekarang) dan dokter Iwan Darmansjah. Saat itu, di tengah keengganan dokter menggunakan Internet lebih intensif–kalau tidak salah pernah dibahas sehubungan survei lembaga riset Forrester dulu, beliau-beliau masih menekuninya hingga sekarang.

Hingga blog menjadi tren sesaat populer seperti sekarang, mungkin saja masih ada keengganan tersebut.

Beberapa keengganan muncul dengan alasan:

  1. dokter sibuk, tidak ada waktu lagi
  2. Internet hanya memuat berita sampah yang tidak jelas
  3. blog hanya buang-buang waktu saja
  4. tidak ada akses Internet di kantor :)
  5. tidak tahu caranya menggunakan blog

Tapi kini sudah makin banyak pengguna memanfaatkan Internet untuk mencari informasi kesehatan (health seeker). Terutama melalui mesin pencari Google oleh para Medical Googlers.

Masihkah para dokter Indonesia merasa asing dengan makhluk berwujud Internet dan blog?

Internet diyakini sebagai media yang tumbuh paling cepat di dunia. Mampu menghubungkan seseorang antar belahan dunia. Mendukung kolaborasi ide dan pikiran banyak orang dalam suatu komunikasi virtual/maya. Dalam pendidikan pun berpeluang terwujudnya pembelajaran ubiquitous, bukan sekadar mobile learning lagi.

Dokter bisa saja memiliki motivasi tersendiri dalam pemanfaatan Internet. Entah karena:

  1. sekadar (bukan sekedar) memanfaatkan fasilitas yang tersedia di tempat kerja
  2. karena kebetulan ada waktu luang
  3. kebutuhan surat menyurat via surat elektronik dengan rekanan
  4. keperluan pencarian literatur dan jurnal
  5. mencari informasi sekolah, beasiswa, peluang kerja di luar negeri
  6. sekalian promosi bisnis di luar praktik

Ketersediaan Internet bisa menjadi kendala. Tetapi bukan berarti kebutuhan pengguna akan informasi kesehatan terpercaya dapat diabaikan begitu saja.

Beberapa keengganan yang tersebut sebelumnya di atas, sebenarnya ada jalan keluarnya. Dokter tidak perlu mengelola blog secara teknis hingga menuliskan kode-kode css, xhtml, atau php. Walaupun beberapa sejawat dokter tidak keberatan dan memiliki kemampuan untuk hal tersebut. Panduan sederhana pembuatan dan pengelolaan blog banyak tersedia di Internet secara gratis.

Dokter cukup menuangkan ide dan pengalamannya. Jika perlu berupa transkrip suara (ala podcasting) sudah lebih dari cukup. Administrator atau pengelola blog dokter bisa saja menuliskannya kembali dalam bentuk teks. Paling tidak seperti pengelolaan situs dokter sejenis WebMD. Beberapa dokter yang memiliki manajemen bisnis tersendiri nampaknya berpeluang untuk itu.

Menunggu upaya pemerintah?
Situs-situs luar negeri berekstensi .gov, .org dan kode negara masing-masing, beberapa diantaranya memang patut dan wajib menjadi panutan bagi warga negaranya. Banyak pula situs web/blog yang sudah memperhatikan akses bagi penderita dengan ketidakmampuan tertentu (people with disabilities). Sepertinya belum saatnya bagi negara kita…

Apakah dokter akan tetap tidak tertarik nge-blog jika mengetahui bahwa blog juga dapat:

  1. menambah kepercayaan pasien
  2. menambah relasi (paling ngga, ada yang menemani di kota tujuan..)
  3. memberi penghasilan tambahan
  4. membantu memahami keinginan dan kebutuhan pasien
  5. menyadarkan jika dokter adalah manusia biasa yang hanya kepanjangan tangan Tuhan..
Share :
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • Live
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Furl
  • Ma.gnolia
  • NewsVine
  • StumbleUpon

Last updated: Wednesday, February 27, 2008 at 5:25 pm

You are free to share (copy, distribute and transmit) this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported; CCA-NC-ND 3.0 Unported). Please put these link on your copy:
Taken from: Dokter, Internet dan Blog by Dani Iswara (Dani Iswara .Net).

4 Responses (0 Trackback/s) to “Dokter, Internet dan Blog”

1. By ur-icon Yanuar on Feb 28, 2008 at 08:21:40
Using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows XP

bener mas..
Mai Ngeblog Apang sing Belog / Mari ngeblog Biar tidak Goblok.

kasihan orang-orang yang tidak tau blog dan tiba-tiba bilang. “Orang yang membuat blog di Internet adalah orang yang kurang kerjaan” “Orang yang membaca blog di Internet adalah orang-orang bodo!” (Ahmad Dani Quote)
he..he.he..

2. By ur-icon Moh Arif Widarto on Feb 28, 2008 at 10:09:52
Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Windows Windows XP

[OOT]
Dr. Dani sudah jatuh cinta pada yang lain ternyata. Sekarang pakai WP.

Saya poliblogi saja deh.

3. By ur-icon dani on Feb 28, 2008 at 11:01:52
Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Linux Linux

Yanuar:
berarti bos2/petinggi yg ngeblog itu.. :)

Moh Arif Widarto:
gak sanggup ngelola banyak2 kang :)

4. By ur-icon Hilman on May 19, 2008 at 19:56:04
Using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

Terima kasih atas infonya infonya sangat berguna

last blog post: Harap dibaca bagi blogger yg ingin backlink

Post a Comment

You may read again from the Top

  • Strict XHTML (semantic markup) tags allowed (see Site Help - Leaving Comment)
  • All tags must be properly closed
  • Comment contains some words (eg. URLs) will be held in moderation
  • Paragraphs and line breaks are automatically converted
  • Keep relevant. Inappropriate comments may be edited, moderated, or removed
  • To have image beside your comment, get Gravatar!