Memilih Slackware, atur MMC - SD Card, Upgrade Kernel
March 5, 2008 – 8:40 am by Dani IswaraAkhirnya diputuskan memilih distro Linux Slackware. Tulisan ini juga memuat pengaturan MMC / SD ‘card’ dan ‘upgrade’ kernel. Slackware 12 dipilih sebagai sistem operasi sehari-hari untuk kebutuhan ‘desktop’ dan ‘trial server’ didampingi Windows XP HE di komputer jinjing (’notebook’).
Untuk mendapatkan ruang yang lebih leluasa, partisi Fedora 7 saya tumpuk dengan ‘full install’ Slackware 12 (’root’). Partisi ‘/home’ terpisah, bawaan partisi Slackware sebelumnya. Data-data penting tetap tersimpan di partisi bersama Linux & Windows.
Semuanya mengalir begitu saja bahkan lebih banyak dibarengi peristiwa yang serba kebetulan. Sebuah proses inisiasi bagi pemula?
Alasan memilih Slackware
Sebenarnya lebih karena kesederhanaan sebuah distribusi (distro) Linux. Tanpa mengurangi kelebihan, keindahan & kemudahan distro Linux besar lainnya. GNU / Linux adalah pilihan & selera..silakan menikmatinya & berkarya secara legal..
Menggunakan sudo
dan@dan-slackware:$suPassword:[ketikkan kata sandi] root@dan-slackware:# root@dan-slackware:#visudo
Di bawah baris:
# User privilege specification root ALL = (ALL) ALL
tekan ‘a’, dan ketikkan ‘username’ / ‘login name’ anda :
dani ALL = (ALL) ALL
tekan tombol ‘Esc’ lalu ketikkan ” :wq ” ( ” shift + : ” + w + q ) diikuti ‘enter’ (untuk menyimpan dan keluar dari editor teks).
Agar pengguna dapat menggunakan perintah-perintah ‘root’ sesuai kuasanya masing-masing :
$touch .profile$vim .profile
tekan ‘a’, tambahkan baris berikut (dengan keterangan ‘# Set the default system $PATH:’) :
PATH="/usr/local/bin:/usr/bin:/bin:/usr/games:/usr/local/sbin:/usr/sbin:/sbin"
tekan tombol ‘Esc’ lalu ketikkan ” :wq ” ( ” shift + : ” + w + q ) diikuti ‘enter’.
Lengkapi juga dengan mengintalasikan paket ‘bash-completion’ (’Bash Auto Completion’ ; jika belum terpasang) untuk memudahkan fungsi ‘tab’ di ‘terminal’ / ‘konsole’.
Internal MMC / SD card
Setelah mencoba beberapa pencarian Google dan petuah veteran-veteran Slackware Indonesia (makasi ya..), akhirnya kartu memori ini terbaca dengan melakukan (entah karena yang mana..
):
- kompilasi kernel (terbaru) dengan mengaktifkan :
Device Drivers —> SCSI device support —> ‘Probe all LUNs on each SCSI device’
dan penggerak / ‘driver’ ‘MMC / SD card support’ [built-in (*), bukan modul (M)] pada menu :
Device Drivers —> MMC / SD card support instalasi paket ‘pmount’ (berhubungan ngga ya..)- mengaktifkan layanan
rescan scsi bussaat start awal - status saat kartu MMC tertancap :
dmesg | tailtifm_core: MMC/SD card detected in socket 0:3 mmc3: new MMC card at address 0001 mmcblk0: mmc3:0001 000000 250880KiB mmcblk0: p1jika kartu SD yang terpasang:
tifm_core: MMC/SD card detected in socket 0:3 mmc3: new SD card at address b368 mmcblk0: mmc3:b368 SDC 488960KiB mmcblk0: p1
Instalasi kernel dari kode ’source’
Sekadar mencicipi kernel terbaru saat ini (sesuaikan dengan versi kernel yang ingin digunakan). Sebagai ‘root’ / ’super user’ :
cp linux-2.6.23.12.tar.bz2 /usr/src
cd /usr/src
tar -xjvf linux-2.6.23.12.tar.bz2
ln -s /usr/src/linux-2.6.23.12 /usr/src/linux
cp /boot/config /usr/src/linux-2.6.23.12/.config
cd linux-2.6.23.12
make oldconfig
atau
make menuconfig
‘Save configuration file’ lalu ‘exit’ dari menu. Lanjutkan dengan :
make bzImage
cp arch/i386/boot/bzImage /boot/vmlinuz-2.6.23.12
make modules
make modules_install
cp System.map /boot/System.map-2.6.23.12
cp .config /boot/config-2.6.23.12
Sedikit mengedit berkas ‘lilo.conf’ (masih sebagai ’super user’ atau su) :
nano /etc/lilo.conf
tambahkan (cek dahulu lokasi root dengan nano /etc/fstab) :
image=/boot/vmlinuz-2.6.23.12
root=/dev/hda8
label=Linux-2.6.23.12
read-only
Tekan ‘Ctrl + o’ untuk menyimpan, ‘Ctrl + x’ untuk keluar dari editor teks nano.
Jika perlu, edit berkas boot_message.txt dengan editor teks nano.
Ketikkan perintah (masih sebagai ’super user’) :
nano /boot/boot_message.txt
Ubah menjadi, misalnya :
Welcome to the LILO Boot Loader!
Please enter the name of the partition you would like to boot
at the prompt below. The choices are:
Slackware - (Slackware Linux partition)
Windows - (Windows FAT/NTFS partition)
Linux - (Linux partition)
Tekan ‘Ctrl + o’ untuk menyimpan, ‘Ctrl + x’ untuk keluar dari editor teks nano.
Untuk pemutakhiran Lilo, sebagai ’super user’, ketikkan perintah :
lilo
‘Reboot’ untuk mencoba kernel yang baru (tetap pertahankan opsi kernel lama).
Semoga di tahun mendatang, distro Linux Slackware masih tetap saya gunakan..
- Dani Iswara - Indonesia.
Last updated: Tuesday, May 27, 2008 at 12:00 pm
Taken from: Memilih Slackware, atur MMC - SD Card, Upgrade Kernel by Dani Iswara (Dani Iswara .Net).












Using
thanks…, artikelnya bermanfaat banget……
Happy slacking!
Using
Wendi Andriansyah:
sama2 mas wendi..