Pengguna Peramban Firefox
April 15, 2008 – 10:54 pm by Dani IswaraPeranti lunak Firefox (disingkat Fx) sebagai peramban / penjelajah / browser yang didukung Mozilla Foundation - sebuah organisasi non-profit yang mendedikasikan diri untuk mempromosikan inovasi Internet ini, mungkin masih relatif baru bagi sebagian pengguna.
Peramban Mozilla Firefox (rilis terakhir bulan April 2008 ini adalah Fx versi 2.0.0.14) dapat berjalan di berbagai sistem operasi (’multi platform’): GNU/Linux, Mac OS, Windows. Dengan kode sumber terbukanya (open source), Firefox dikembangkan tersendiri untuk beberapa sistem operasi lain.
Catatan ini berawal dari kebingungan saya sebagai pengguna pemula untuk dapat menggunakan Firefox secara efektif. Paling tidak karena Firefox kini semakin banyak dijadikan standar pengembangan web selain tetap ‘bersahabat’ dengan MS IE (yang penggunanya masih banyak) dan Opera.
Diperbaharui dari tulisan di blog lama saya.
Secara awam, awalnya saya tertarik menggunakan Firefox (di Ubuntu, Fedora, Slackware dan Windows) karena menawarkan berselancar dengan sistem tab dalam satu jendela dan penyesuaian fitur tambahan (melalui ekstensi & ‘plugin’) sesuai kebutuhan pengguna.
Beberapa ekstensi pernah dicoba. Hingga memperlambat kinerja peramban. Bahkan sering ‘hang’ di Windows. Belakangan disadari, keluhan serupa yang sering pula tercetus:
- Firefox memang [masih] boros memori (RAM) komputer.
Termasuk versi perangkat mobilnya, Minimo, - relatif kalah cepat (dibanding Opera) saat menjelajah,
- kalah cepat juga (dibanding Opera) saat uji ‘JavaScript’ dengan Dromaeo: JavaScript Performance Testing,
- start awal (cold start) yang lambat
- ada ekstensi / ‘plugin’ yang dapat membuat Firefox ‘crash’ & ‘hang’ saat membuka suatu halaman situs web
- perlu instalasi ‘plugin’ tertentu untuk memaksimalkan tampilan web (terutama yang berhubungan dengan multimedia; Flash).
Koleksi taut berikut pernah menjawab beberapa masalah yang saya alami:
Firefox Tips and Tricks memuat kustomisasi konfigurasi Firefox untuk mempercepat proses tampilnya web di peramban, seperti ekstensi Fasterfox. Perhatikan kondisi jaringan Internet yang anda gunakan.
Bisa juga mencoba How to make Firefox load pages faster. Konfigurasi manual lain sila dicoba di About config entries dari MozillaZine knowledge base.
Firefox - Reducing memory usage bermanfaat untuk pengguna Firefox di Windows. Bijak-bijaklah menggunakan ekstensi dan ‘plugin’. Coba ikuti juga beberapa pengaturan memori yang ada.
Firefox New Version dari dokumentasi komunitas Ubuntu.
Memuat petunjuk instalasi Firefox versi 2.0 ke atas bagi pengguna Ubuntu & turunannya, terutama yang Firefox bawaannya adalah versi di bawah 2.0.
Versi 2.0+ lebih mudah diperbaharui.
Pengguna Slackware dan turunannya bisa langsung ke Slacky.eu.
SwiftFox.
Peramban bermesin Gecko, berkode sumber terbuka (dari kode Firefox), tetapi tidak bebas didistribusikan (untuk menjaga kestabilannya?), bebas diunduh, relatif lebih cepat dibanding Firefox, dioptimasikan bagi pengguna GNU/Linux, membutuhkan perangkat berprosesor Intel & AMD.
Firefox Recommended Add-ons.
Fitur tambahan Firefox berupa ekstensi yang populer. Pilih yang benar-benar dibutuhkan & sesuaikan dengan kemampuan komputer.
Firefox - Problematic extensions memuat beberapa daftar masalah ekstensi yang diketahui / dilaporkan pada Firefox. Masalah biasanya terselesaikan dengan memperbaharui versi Firefox dan ekstensinya.
Baca juga menu bantuan tiap-tiap ekstensi jika diperlukan.
Firefox - Standard Diagnostic mungkin menjadi halaman rujukan pertama jika suatu ketika Firefox mengalami masalah. Misalnya yang berhubungan dengan ekstensi, ‘plugin’, ‘cache’, ‘cookies’, profil, hak akses (Linux) sehingga Firefox tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Take the Acid3 test.
Walaupun Firefox versi 2.0+ belum lolos salah satu tes standar web ini, Firefox 3 - Gran Paradiso yang bermesin Gecko 1.9 dikabarkan akan memenuhi standar tersebut.
Firefox portable (Windows, GNU/Linux-via WINE).
Instalasi Firefox di media penyimpanan, misalnya ‘flashdisk’, untuk memudahkan penggunaan Firefox sesuai profil / setelan yang kita inginkan. Bermanfaat sekali bagi pengguna akses Internet publik (warnet, dll) seperti saya.
Walaupun menurut Market shares for browsers (Maret 2008), masih ditempati (dikutip 4 besar saja) :
| Peramban | Persentase (%) |
|---|---|
| Internet Explorer | 74,80 |
| Firefox | 17,83 |
| Safari | 5,82 |
| Opera | 0,69 |
Perambah lain bermesin Gecko, gratis, kode terbuka (sumber: Comparison of Web Browsers) yang layak dicoba:
- Camino (Mac OS)
- Epiphany (bawaan GNOME)
- Flock
- IceWeasel (Firefox versi Debian)
- K-Meleon (Windows)
- Mozilla Suite
- Sea Monkey (’Suite’)
Dapat disimak pula Mozilla Firefox on Wikipedia.
Rekomendasi perambah yang layak digunakan (paling tidak sebagai alternatif):
- Opera Web Browser
- Maxthon - Full featured browser (dulu bernama MyIE2; bermesin Trident dan Gecko).
Tertarik menggunakan peramban Opera?
Kunjungi beberapa Indonesia Opera evangelists
:
Last updated: Wednesday, April 23, 2008 at 9:36 am
Taken from: Pengguna Peramban Firefox by Dani Iswara (Dani Iswara .Net).











Using
Wah, ada link-nya Sandal…
*tukang gonta-ganti browser*
Using
Goenawan Lee:
sama, aku yo gonta-ganti..