Mahasiswa Kedokteran dan Free-Open Source Software
April 27, 2008 – 3:49 am by Dani IswaraApakah free - open source software (FOSS) mampu memenuhi kebutuhan mahasiswa kedokteran secara umum? Bisakah mahasiswa kedokteran bebas pembajakan?
Free Software (FS) atau Perangkat Lunak Bebas (PLB), pengertian sederhananya sebagai berikut:
Perangkat lunak bebas ialah perangkat lunak yang mengizinkan siapa pun untuk menggunakan, menyalin dan mendistribusikan, baik dimodifikasi atau pun tidak, secara gratis atau pun dengan biaya. Perlu ditekankan, bahwa source code dari program harus tersedia. “Jika tidak ada kode program, berarti bukan perangkat lunak.”
Bebas (free) belum tentu tanpa bayaran tertentu.
Selengkapnya di Definisi Perangkat Lunak Bebas.
Open Source Software (OSS) atau Perangkat Lunak Open Source (PLOS) harus memenuhi 10 kriteria seperti yang tertuang dalam Definisi Open Source.
Salah satunya tentang Free Redistribution:
The license shall not restrict any party from selling or giving away the software as a component of an aggregate software distribution containing programs from several different sources. The license shall not require a royalty or other fee for such sale.
Agar lebih jelas lagi, silakan dibaca juga Kategori Perangkat Lunak Bebas dan Tidak Bebas.
Selain aliran-aliran tersebut, muncul juga istilah Open Source Software / Free Software (OSS / FS, FOSS, FLOSS). Mengapa FOSS? Taut tersebut memuat data kuantitatif bahwa penggunaan FOSS cukup beralasan.
Walaupun sedikit ciut saat mendapati bahwa Linux is not allowed for Medical Student (Linux–kependekan dari GNU/Linux, adalah sistem operasi open source yang menyerupai Unix), pengguna Linux dan FOSS akan tetap mendapat dukungan. Paling tidak dari komunitas.
Menggunakan FOSS bagi mahasiswa kedokteran adalah juga pilihan. Kecuali hobi, FOSS hanyalah salah satu alat bantu untuk mencapai cita-cita.
Tanpa FOSS, bisa saja.
Tanpa membajak, tanpa membeli, tanpa FOSS..nah ini yang belum tentu!
Yang kreatif mungkin menjawab, “Pinjam kan bisa..sewa juga masih bisa..”
“Selama ada yang menyewakan di pinggir-pinggir jalan dengan harga murah..”
Malu pakai bajakan? “Kan banyak yang pakai..sebanyak yang jual..toh dipakai sendiri..” (Tipe praktis).
“Saya mahir juga menggunakan perangkat lunak berbayar1, berbayar2, berbayar3, dstnya..”
Pakai bajakan kok bangga? ![]()
“Lho, yang diutamakan kan yang berpengalaman di bidang itu..” (Tipe realis).
“Saya tidak tahu yang saya pakai bajakan atau bukan..dapat dari toko komputernya ya begini ini terpasangnya..” (Tipe apa ya..).
“Membajak berarti melawan kapitalisme..merdeka..!” (Tipe ‘nasionalis’).
Sebenarnya kebutuhan mahasiswa kedokteran cukup dapat terpenuhi melalui pemanfaatan FOSS.
Kecuali (mungkin) untuk beberapa hal seperti di bawah ini:
- beberapa keterbatasan OpenOffice.org yang digembar-gemborkan sebagai alternatif MS Office, misalnya pada masalah Kompatibilitas OpenOffice.org Writer,
- aplikasi pengolah gambar secanggih dan semudah perangkat lunak berbayar.
Berbeda dengan fakultas lain (mis. Teknik, MIPA) yang diharuskan menyelesaikan suatu tugas dengan menggunakan sistem operasi dan format dokumen open source tertentu. Di fakultas kedokteran (FK) mungkin bisa diterapkan tentang penggunaan open document untuk laporan praktikum dan ilmiah lainnya seperti skripsi, tesis, disertasi.
Konsep-konsep adopsi teknologi tentu saja memegang peranan penting. Difusi teknologi informasi, peran pimpinan, organisasi, komunitas dan lingkungan sekitar turut mempengaruhi.
Entah sampai dimana proses adopsi yang telah terjadi.
Yang pasti, promosi FOSS seperti tulisan di blog ini masih akan ada.
Untuk yang berminat mengaplikasikan FOSS, taut berikut dapat menjadi awal yang baik: List of OSS (Wikipedia).
Selamat memilih dan mencoba.
Mahasiswa FK bisa kok bebas pembajakan.
Tulisan ini dibuat untuk mendukung Indonesia, Go Open Source.
Tulisan di blog ini tidak diikutsertakan dalam lomba berikut:
Selamat berlomba dengan semangat Open Source! ![]()
- Dani Iswara - Indonesia.
Last updated: Monday, April 28, 2008 at 7:59 pm
Taken from: Mahasiswa Kedokteran dan Free-Open Source Software by Dani Iswara (Dani Iswara .Net).












Using
dilematis, saya pakai foss untuk dalam ranah web tapi tidak untuk sistem operasi, linux dan semua aplikasinya sekarang terlalu berat untuk sistem saya yang sudah berumur lebih dari 3 tahun. Kebetulan Windows XP asli saya jauh lebih enteng dan cepat.
salam.
firmans last blog post..Canon atau Nikon
Using
firman:
punya saya jg jadul, mas firman..pentium m, ram 256jd milih linux slackware yg ringan2 aja
dual boot windows masi, asli jeeh..
Using
Klinik tempaku masih pake software bajakan
sudah aku sarankan pake OS berbayar trus yang lain open source pada gak mau, terlalu mahal katanya…
Tak doakan semoga dirazia BSA hehehe… Biar percaya
Astris last blog post..3rd Rheumatology and Pain Update
Using
Astri:
kapan ya merdeka dari bajakan..
didoain insaf aja..
Using
Sekitar 2 minggu yang lalu saya hapus Windows XP Professional dari notebook saya dan saya ganti dengan Zenwalk, yaitu distro turunan Slackware. Sangat ringan, membutuhkan minimal 2gb harddisk dan RAM 128 MB.
Dan sejauh ini, tidak ada masalah yg cukup berarti dalam menggunakan Zenwalk ini.
Kebetulan saya tidak bersentuhan dengan dunia akademis yang –sayangnya– mendekatkan diri kepada software propietary.
Yeni Setiawans last blog post:Juan
mencurimakan ketimunUsing
hmmm…. anak nih…
maca buat anak kedokteran aja…
heehehehehe… buat anak ekonomi akuntansinya mana?
ditunggu deh buat anak akuntansinya….
*ngarep banget*
annies last blog post:Hmmm…..
Using
Yeni Setiawan:
mungkin jika nanti dukungan dan tim support internal (lingk pendidikan) makin siap, trus kesadaran menghargai karya org lain jg makin bagus, kali aja bisa lepas dari peranti lunak dg lisensi berbayar dan terbatas
Using
annie:
tp mungkin di masing2 bidang punya peranti lunak proprietary yg “
sebenernya sih bs berlaku universal
takbelum tergantikan”danis last blog post:Mahasiswa Kedokteran dan Free-Open Source Software
Using
Masyarakat sekarang masih merasa nyaman dengan pembajakan. 2 Hari lalu saya baca di news TVOne,”indonesia mengalamai kerugian 1 trilliun karena pembajakan”
Using
rey:
mirip dg tulisan mas arief.disolo.com yg judulnya “microsoft-rugi-jutaan-dolar-karena-pembajakan”:)
Using
Karya tulis ini menggambarkan betapa teramat pentingnya seorang dokter (juga mahasiswa kedokteran) untuk mengerti dunia cyber…Salut deh sama Bung Dani!
last blog post:Memilukan, Pelayanan Kesehatan Kita
Using
Asta Qauliyah:
ya icip2 dikit gpp kan..halal lagi..
Using
Mudah-mudahan kedepan FOSS semakin lebih baik sehingga bisa menjadi software alternatif yang bisa menggantikan software-software berbayar.
Hanya memang butuh usaha keras, baik dari sisi pengembang maupun dari sisi pengguna agar FOSS bisa lebih membumi.
last blog post:Gerakan Mengurangi Dosa di Sektor IT
Using
Lho kok jadi 2 ya komentarnya … kayaknya gara2 tai kepencet. Sorry
last blog post:Gerakan Mengurangi Dosa di Sektor IT
Using
Riyogarta:
selama ada pilihan yg lbh gampang..kenapa milih yg susah 
dah saya apus satunya..
last blog post:Membaca Web dan Blog dengan Nyaman
Using
menarik niy soal Open Source..
kalau yang saya baca dari jurnal CPR..eeeh IPR.. di US sana Microsoft lagi mempermasalahkan OS. Mulai takut kalah bersaing kali ya dari OS??
yang biasa dikenal dengan “Copyleft”
jadi pengguna bebas untuk mengeksplore, seperti yang mereka bilang:
“under an open source licence, anyone can be adapted and combined all the source code without restriction in order to produce new open source software”
Go OS!! ( ^__^ )
last blog post: Biaya Hidup(ku) di Bandung
Using
Aprilia Gayatri:
biar gratis tp legal dan berkualitas
kita liat aja nanti..kita2 kan ngga anti ms..cuman lbh dukung open source aja
Using
sosialisasi IGOS ada ga sih. di kotaku kok aku belum denger. kalau mau pesen IGOS kemana ya?
Using
pipit:
coba di forum linux terdekat..ato ke igos.web.id
Using
Pengen nyoba IGOS tapi Spek Kompie gak kuat
RAM nya cuma 128 sih…
Saya suka Linux karena menggunakannya butuh proses
seperti analisis setiap permasalahan yang terjadi
yaah dan itu mengasyikkan dan membuat pintar
karena kita “dipaksa’ untuk mendalami Linux itu
sendiri
Dengan Linux, MERDEKA dari KAPITALIS
Using
Robby:
tapi saya kok ya ngga pinter2..emang ngga
kalo dipakein slackware ato zenwalk masi lumayan muat kan..
pinterdidalemin sih..