Epilepsi terkait Flash di Web
May 15, 2008 – 4:53 pm by Dani IswaraPengguna web yang terpapar visualisasi berupa animasi ‘flash’ tertentu dapat terpicu dan menimbulkan serangan kejang atau epilepsi.
Epilepsi adalah istilah umum dari berbagai tipe kejang (serangan epileptik). Penderita yang didiagnosis epilepsi memiliki periode kejang bukan hanya sekali, tetapi berulang. Bahkan ada yang memiliki beberapa tipe kejang sekaligus. Diagnosis klinis epilepsi biasanya dibantu dari penemuan riwayat kejang yang berulang. Stimulasi tertentu memicu kondisi neurologis berupa aktivitas elektrik abnormal yang terjadi di otak. Kemudian mengakibatkan tidak terkendalinya pergerakan, fungsi, sensasi, kesadaran atau tingkah laku pada bagian tubuh (www.cdc.gov/epilepsy/).
Panduan standar aksesibilitas terbaru rekomendasi W3C (WCAG 2.0) — yang sedang dalam rumusan — menegaskannya kembali dalam Seizures - Understanding Guideline 2.3.
Guideline 2.3: Do not design content in a way that is known to cause seizures.
Individu dengan riwayat epilepsi (terutama tipe fotosensitif) dapat terpicu oleh muatan / konten web yang berupa animasi flash berlebihan.
Epilepsi tipe fotosensitif adalah tipe epilepsi yang dipicu oleh pola cahaya tertentu. Penderita epilepsi sebaiknya mengenali faktor pemicunya atau penimbul stimulasi serangan kejang. Umumnya dipicu oleh stres dan kelelahan. Selengkapnya di Information on epilepsy: Photosensitive epilepsy dari National Society for Epilepsy.
Media pemicu memang bukan hanya web. Komputer, ‘videogame’, televisi, papan reklame elektronik dan media visualisasi lainnya yang memuat konten serupa juga berpeluang memprovokasi terjadinya epilepsi. Disamping memiliki interaktivitas, animasi multimedia yang berlebihan juga membahayakan kesehatan.
Untuk mencegah kasus serupa terulang kembali seperti dimuat di Experts Issue Recommendations to Protect Public from Seizures Induced by TV / Videogames:
Concern over these incidents increased dramatically in December 1997 when a Pokemon cartoon on Japanese television sent nearly 700 children to the hospital with various symptoms, including ~500 children who had seizures.
dibuatlah beberapa panduan dan promosi kesehatan masyarakat. Diantaranya WCAG.
Untuk alasan tertentu, we don’t need a web standard mungkin kurang tepat.
Mengacu pada WCAG 2.0, konten web dan komputer sebaiknya memenuhi persyaratan berikut:
- Flash frequency is less than three flashes in any one second period or greater than 50 or 60 Hz.
- The combined area of flashes occurring concurrently (but not necessarily contiguously) occupies more than one quarter of any 341 x 256 pixel rectangle anywhere on the displayed screen area when the content is viewed at 1024 by 768 pixels.
- The flash is less than 10% of full scale white brightness(*) and the darker image is below .80 of full scale white brightness.
- Saturated red flash is avoided.
(*) Brightness is calculated as 0.2126 x ((R / FS) ^ 2.2) + 0.7152 x ((G / FS) ^ 2.2) + 0.0722 x ((B / FS) ^ 2.2), where R, G, and B are the red, green, and blue RGB values of the color; FS is the maximum possible full scale RGB value for R, G, and B (255 for eight bit color channels); and the “^” character is the exponentiation operator. An “opposing change” is an increase followed by a decrease, or a decrease followed by an increase.
Untuk mengujinya, coba gunakan Photosensitive Epilepsy Analysis Tool (PEAT). PEAT adalah perangkat yang dapat diunduh untuk menguji konten web. Apakah sesuai rekomendasi WCAG 2.0 atau tidak.
Dengan penerapan standar web yang tepat, kita pun dapat membaca web & blog dengan nyaman dan sehat. Standar web juga sekaligus membantu mengatasi web problem by people with disabilities (mengurangi diskriminasi informasi).
Untuk menampilkan berkas multimedia (video, audio, flash, ‘movie’, ‘quicktime’) dengan pendekatan standar web X/HTML, silakan dibaca di Object Embedding.
Cite - Epilepsi terkait Flash di Web!- Dani Iswara - Indonesia.
Last updated: Sunday, May 18, 2008 at 5:09 pm
Taken from: Epilepsi terkait Flash di Web by Dani Iswara (Dani Iswara .Net).












Using
wow ngeri jg ya….
last blog post: Hello World in Qt
Using
info na mantap dok, segera di unduh biar tau web punyaku sehat atau tidak :D:D
Using
Fikar:
bukan nakut2i lho..
Elyas:
makasi..eh iya disitu banyak anim bagus2 ya..
Using
beuuhh … untung bukan penggemar Flash ;))
eh .. kecuali flashdisk ding
Using
eh .. bentar … ini bukan hoax kan ?
huehue …
Using
Yudha:
yg penasaran (hoax) silakan ditelusuri taut2 yg ada
bukan berarti anti animasi flash..tp mungkin maksudnya biar flash dan animasi lain ngga malah bermasalah di kemudian hari..wacana yg dari dl ada..cuman review aja..
kapan ya kang, flash bs dibuat dg linux..
Using
terlalu banyak flash juga bikin berat loading. klo uda kayak gitu biasanya langsung close. hehehe… ayo membuat content web yang ringan2 aja. lagian lebih global warming friendly…
last blog post: Plugin Parade
Using
Deddy:
kl ngga berkenan menampilkan / menjalankan flash otomatis, dah pake flashblock blm..fx rules..flash on demand
Using
sip…thanks for the info
last blog post: Dari Namanya, Coba Tebak Mana Yang Paling Cantik?