Konten Blog Rekomendasi WCAG
May 16, 2008 – 1:05 am by Dani IswaraDalam daftar referensi singkat WCAG (Web Content Accessibility Guidelines) 2.0, dimuat tentang rekomendasi teknik penyajian konten teks di web dan blog yang mudah dibaca dan dimengerti.
WCAG 2.0 Quick Reference List:
- 1.1 Text Alternatives: Provide text alternatives for any non-text content so that it can be changed into other forms people need, such as large print, braille, speech, symbols or simpler language
- 1.2 Time-based Media: Provide alternatives for synchronized time-based media
- 1.3 Adaptable: Create content that can be presented in different ways (for example simpler layout) without losing information or structure
- 1.4 Distinguishable: Make it easier for users to see and hear content including separating foreground from background.
Lanjutannya:
- 2.1 Keyboard Accessible: Make all functionality available from a keyboard
- 2.2 Enough Time: Provide users enough time to read and use content
- 2.3 Seizures: Do not design content in a way that is known to cause seizures
- 2.4 Navigable: Provide ways to help users navigate, find content and determine where they are
- 3.1 Readable: Make text content readable and understandable
- 3.2 Predictable: Make Web pages appear and operate in predictable ways
- 3.3 Input Assistance: Help users avoid and correct mistakes
- 4.1 Compatible: Maximize compatibility with current and future user agents, including assistive technologies.
Teks alternatif (alt, title, table summary, dll) sebagai pelengkap informasi yang lebih deskriptif sekaligus penunjang aksesibilitas sudah sering tertulis di blog Dani Iswara .Net ini. Setelah tulisan Epilepsi terkait Flash di Web, ketertarikan jatuh pada teknik membuat konten teks yang dapat / mudah dibaca dan dimengerti. Sampailah di taut Make text content readable and understandable. Beberapa rekomendasinya yang menarik:
- Using the clearest and simplest language appropriate for the content (future link)
- Apakah ini mengarah pada pemilihan struktur bahasa penyampaian seperti di Kesimpulan The Blog Readability Test?
- Avoiding centrally aligned text (future link)
- Kalau untuk menulis puisi bagaimana..
- Avoiding text that is fully justified (to both left and right margins) in a way that causes poor spacing between words or characters (future link)
- Ya..kalau tidak salah memang ada penelitiannya bahwa tulisan yang tepinya rata kiri-kanan lebih sulit dibaca manusia. Apalagi untuk membaca cepat seperti Standar Web, Membaca Cepat, SEO. Tetapi tidak masalah bagi mesin pencari..
. Kesulitan atau kekurangnyamanan baca ini disebabkan karena jarak antar kata atau karakter yang tidak konsisten.
- Limiting text column width (future link)
- Yang ini sepertinya sesuai dengan konsep desain yang fleksibel (’liquid’ atau ‘fluid design’). Dimana ke depannya ukuran dan resolusi layar komputer mengalami peningkatan. Misalnya banyak yang menggunakan ukuran layar melebar (’wide screen’). Sementara beberapa pengguna masih ada yang memakai komputer lama dengan resolusi 640×480 dan 800×600 px. Terlebih juga makin banyak pengguna membaca web dan blog melalui perangkat genggam yang berlayar kecil.
- Avoiding chunks of italic text (future link)
- Memang agak kurang nyaman jika harus membaca berbaris-baris tulisan yang tercetak miring.
Walaupun itu berupa kuotasi.
- Avoiding overuse of different styles on individual pages and in sites (future link)
- Lagi-lagi kesederhanaan dan konsistensi lebih direkomendasikan. Serupa seperti pada perihal navigasi yang mudah dan konsisten di tiap halaman web / blog.
- Making links visually distinct (future link)
- Tetaut (’links’) hendaknya berbeda dengan teks biasa, mudah diidentifikasi dan dideskripsikan.
- Using a light pastel background rather than a white background behind black text (future link)
- Ini mungkin untuk mengurangi kesan membosankan pada situs-situs web / blog penganut standar web.

Baca juga Memahami Web Standards Excuse.
- Avoiding the use of unique interface controls unnecessarily (future link)
- Ini seperti pengubah warna ’scroll’ peramban itu ya?
- Making any reference to a location in a Web page into a link to that location (future link)
- Ini maksudnya agar disediakan taut hidup (’live link’) — yang bisa diklik langsung — menuju sumber referensi ya…? Bukan sekadar laman atau bahkan hanya teks biasa.
- Making references to a heading or title include the full text of the title (future link)
- Ini sepertinya bermaksud agar isi tulisan / konten benar-benar terkait (ada kesesuaian) dengan judul situs dan judul tulisan. Mirip prinsip “standar web, membaca cepat, SEO’ di tulisan yang lalu.
- Providing easy-to-read versions of basic information about a set of Web pages, including information about how to contact the Webmaster (future link)
- HONcode sudah memasukkannya sebagai salah satu standarnya. Bahwa informasi kontak, penyangkalan, pemutakhiran terakhir, dll harus tersedia dalam suatu situs web / blog.
Baca juga New HONcode Logo.
Standar web memang bukan yang utama. Tetapi bukan berarti we don’t need web standard. ![]()
- Dani Iswara - Indonesia.
Last updated: Friday, May 16, 2008 at 7:44 am
Taken from: Konten Blog Rekomendasi WCAG by Dani Iswara (Dani Iswara .Net).












Using
Tapi yang tepi rata kanan kiri lebih rapi Dan hehe maksa
Btw, flash dan epilepsi… cukup menarik untuk dikaji, ada statistik berapa persen penderita epilepsi tipe foto sensitif diantara total eplepsi??
last blog post: Blogging burns time, not fat
Using
Ady:
di taut2 sumber itu sptnya ada..males ngutipnya
ya situ ahlinya..
Using
wah kang dani suka banget ngutak atik tentang web yah… saya mah gak pernah kepikiran yang begini2
last blog post: Congratulations, UBER!
Using
ghozan:
kebetulan baca..ya dicatet aja di blog
Using
‘kebetulan baca..ya dicatet aja di blog’
seep2, karena yg ga tahu akan menjadi tahu
last blog post: [mohon doa] menunggu (keseriusan) pembayaran dari hits4pay
Using
aLea:
kayaknya mau makan2 nih..
ya dptnya jg dari Inet dan pengalaman bloger lain..