Memilih HTML dibandingkan XHTML
Posted: May 1, 2008 at 01:45:59 by Dani Iswara. Words count: 401.
Last updated: July 15, 2010 at 09:19:39.
DOCTYPE XHTML 1.0 baik 'Strict' maupun 'Transitional', dapat ditampilkan sebagai text/html. Lebih baik lagi jika dapat pula ditampilkan sebagai application/xhtml+xml. XHTML dapat tampil baik pada peramban yang telah mengadopsi standar Web seperti Mozilla Firefox (dan peramban lain bermesin 'Gecko' seperti UTF-8.
Kode <?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?> perlu ditambahkan pada bagian header jika memilih menampilkan halaman Web sebagai application/xhtml+xml. Seperti disebutkan di atas, dokumen XHTML dengan DOCTYPE XHTML 1.0 ('Transitional', 'Strict') dianjurkan juga (bukan wajib) dapat tampil baik sebagai application/xhtml+xml. Dokumen X/HTML dengan DOCTYPE XHTML 1.1 ke atas dianjurkan agar menggunakan application/xhtml+xml. Belakangan, validator dan dokumen W3C tidak seketat itu. Semuanya masih bisa disajikan sebagai text/html biasa.
Kode berikut:
<meta http-equiv="content-type" content="text/html; charset=UTF-8" />
perlu ditambahkan pada bagian header jika ingin menampilkan halaman Web sebagai text/html. Biasanya dapat diterapkan pada DOCTYPE HTML ('Frameset', 'Transitional', 'Strict') dan DOCTYPE XHTML 1.0 ('Transitional', 'Strict').
Kode <style> dan <script> sebaiknya ditandai pada baris meta seperti anjuran di Failed on Validome - XHTML Validation.
Mari mencoba Tes MIME (Multipurpose Internet Mail Extensions)
Sepertinya memang lebih nyaman/fleksibel menggunakanDOCTYPE HTML dibandingkan DOCTYPE XHTML untuk penyajian web sederhana seperti blog Dani Iswara .Net ini. Kesalahan penyajian konten karena penulisan markah yang kurang tepat pada doctype yang benar-benar 'Strict', akan merusak tampilan situs.
Kalaupun akan menggunakan XHTML, saya mungkin akan memilih DOCTYPE XHTML 1.0 Transitional. :)
Wajar jika saat ini banyak kode web menggunakan DOCTYPE XHTML 1.0 Transitional. Kompatibilitasnya untuk peramban model lama lebih terjaga.
Jika memilih untuk menggunakan yang Strict, maka dianjurkan benar-benar menyajikan dengan baik seperti pada List of Valid XHTML Sites. Atau pakai DOCTYPE HTML yang 'Strict'. Toh sama saja bersih cara penulisannya. Apa kelebihan XHTML jika tidak disajikan dengan 'Strict'?
Mohon pencerahannya...
Tes MIME ini selengkapnya dapat dicoba di MIME Type Test Suite.
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com.
Comment by V on May 1, 2008 at 06:37:16
using Firefox 2.0.0.14 on Windows Vista
Aku pernah download file Xhtml yang berisi data. Gimana cara ngview ya?
last blog post:Strategy to cope with stress
Comment by Dani Iswara on May 1, 2008 at 11:10:04
using Firefox 2.0.0.14 on GNU/Linux
V:
pake fx ato opera bisa kan vin..tgt jenis data jg apa ya..cmiiweh sori lupa blm nge-list blog yg satu ini.. :)
Comment by Leon on May 1, 2008 at 11:26:45
using Firefox 2.0.0.14 on Windows XP
Saya dengar memang XHTML Strict tidak mensupport banyak tag yang digunakan untuk memasukkan video, suara, Flash, dll. ke dalam halaman web. Jadi memang yang Transitional lebih banyak dipakai.
last blog post:Ikutlah INAICTA 2008
Comment by Dani Iswara on May 1, 2008 at 11:50:21
using Firefox 2.0.0.14 on GNU/Linux
Leon:
iya ya..berarti yogyes.com yg make strict ribet jg ngelolanya.. :)
Comment by klikharry on May 1, 2008 at 14:36:41
using Firefox 2.0.0.8 on Windows XP
ya mas, migrasinya lagi nungguin nico, katanya ada domain gratisan... ada saran?
:)
Comment by Dani Iswara on May 1, 2008 at 15:30:14
using Firefox 2.0.0.14 on GNU/Linux
klikharry:
[oot] nunggu jatah beliaunya aja.. :) pake wordpress yg pasti
biar makin lancar jg tulisan2 di korannya :)
Comment by Raffaell on May 1, 2008 at 15:33:34
using Firefox 2.0.0.14 on Windows XP
Tararengkyu atas apdetanya yak!
Comment by Dani Iswara on May 1, 2008 at 15:58:49
using Firefox 2.0.0.14 on GNU/Linux
Raffaell:
[oot] mau nulis sendiri males soalnya :D