Peramban Opera 9.5 dan Swiftweasel 3.0 di Linux Slackware
Posted: June 22, 2008 at 15:12:32 by Dani Iswara. Words count: 1293.
Last updated: April 20, 2009 at 00:56:47.
- Kecepatan
- Lebih tidak boros memori
- Memenuhi standar web
- Kelengkapan fitur (sebagian besar fiturnya telah terintegrasi tanpa tambahan pengaya / 'add-ons')
- Ukuran berkas ('installer') yang lebih kecil
Masalah tampilan Huruf di Peramban terbaru bagi Pengguna Linux berbasis KDE
Versi terbaru peramban belum tentu langsung tersedia siap pakai bagi tiap distribusi (distro) Linux. Kecuali melakukan kompilasi (kadang cukup ekstraksi) sendiri dari kode sumber ('source code') dan 'binary'-nya. Seperti di Slackware, biasanya dalam waktu 24 jam setelah dirilisnya peramban (Fx, Opera, Flock) versi terbaru, maka 'Slackware Current' dan situs Slacky.eu telah mengeluarkan versinya masing-masing. Dengan alasan keamanan, Slackware memilih membangun Firefox dari paket 'binary', sehingga masih layak menggunakan ikon standar Fx yang 'fox'-nya berwarna oranye. Lokasi pemaketan Slackware agak berbeda dengan distro Linux lain. Distro Linux lainnya biasanya akan membuat paket Fx dari kode sumber dan dioptimalkan untuk masing-masing karakter distro. Logo dan ikon yang digunakan biasanya bukan yang oranye itu.Opera 9.5 dan Masalah Huruf ('Font') di Linux
Untuk gampangnya saya mengunduh paket siap pakai dari Slacky.eu untuk Opera 9.5 saat di warnet (ternyata itu untuk Slackware 12.1, tapi bisa dipakai..). Di 'notebook', dengan cara pemasangan standar cara pemula via terminal (saya menerapkansudo pada langkah-langkah berikutnya, bisa juga dengan su):
$ cd /lokasi-berkas/Opera-yang-baru
$ sudo installpkg opera-en-9.50-i386-1as.tgz
masukkan kata sandi, tunggu sebentar..selesai.
[23/6/2008] Atau unduh berkas opera-9.50.gcc4-shared-qt3.i386.tar.gz dari situs resmi Opera. Ekstraksi dan jalankan 'installer script'-nya via terminal:
$ cd /lokasi/berkas
$ tar -xzvf opera-9.50.gcc4-shared-qt3.i386.tar.gz
$ cd opera-9.50.gcc4-shared-qt3.i386
$ sudo ./install.sh
ketikkan kata sandi admin. Ikuti panduannya, ketikkan y (yes) jika konfigurasi sudah sesuai yang diinginkan.
Jika sudah selesai, coba jalankan Opera 9.5.
Ternyata timbul masalah pada tampilan huruf ('font') yang tidak ter-'render' (terbaca) dengan baik tiap pemasangan Opera versi baru. Katanya berhubungan dengan paket Qt (Quanta) di KDE. Sebagai informasi, huruf standar yang saya gunakan di peramban (Opera dan Fx):
- serif: Nimbus Roman No9L
- sans-serif: Nimbus Sans L
- monospace: Nimbus Mono L
- tutup dulu Opera
- buka dan edit berkas
/usr/bin/operadengan editor teks favorit anda, misalnya dengan aplikasi nano:
setelah terbuka berkas yang dimaksud, tepat di bawah baris:sudo nano /usr/bin/opera#!/bin/bash, tambahkan baris berikut:export QT_XFT=truetekan ctrl + o ('overwrite') untuk menyimpan dan enter untuk konfirmasi.
- tekan ctrl + x untuk menutup nano
- lalu buka dan edit berkas
/etc/opera6rc:sudo nano /etc/opera6rctambahkan baris
Enable Core X Fonts=0di bagian bawahnya, simpan, konfirmasi dan tutup nano seperti cara di atas. - coba jalankan kembali Opera, buka halaman 'Google News', 'Yahoo News', YahooMail. :)
Firefox 3 (Swiftweasel 3.0) di Slackware 12
Saya belum memutakhirkannya menjadi Slackware 12.1. :) Untuk penggunaan peramban Fx yang (katanya) lebih optimal (disesuaikan jenis prosesor) di mesin Linux, dianjurkan menggunakan turunan Fx ini. Ada Swiftfox dan Swiftweasel (Sw). Swiftfox versi 3 masih dalam tahap beta, sedangkan Swiftweasel (aslinya paketan untuk turunan debian; saudaranya Iceweasel) sudah mengeluarkan versi berbasis Fx 3. Sw 3.0 tersedia untuk prosesor Athlon, K6, K8, Nocona, Pentium (P2, P3, P4, PM) dan Prescott. Pemasangan dari kode sumber berlangsung lancar. Lengkapnya bisa dilihat di Installation Swiftweasel. Tampilan Sw 3.0 ('toolbar' sudah diperingkas) seperti di Gambar 2 berikut: Ternyata Sw 3.0 memiliki berkas profil tersendiri (.sw3). Jadi Fx 2.0.0.14 (Gambar 3; 'toolbar' juga sudah diperingkas) akan tetap saya gunakan dengan alasan kestabilan.

Gambar 3. Firefox 2.0.0.14 dengan tambahan beberapa fungsi validasi pada ekstensi 'Web Development' dan Personas (gambar latar 'toolbar').
msttcorefonts) / menyalin (dari partisi Windows) beberapa huruf 'propietary' (Microsoft). Halaman tes itu diantaranya 'Google News', 'Yahoo News', YahooMail.
Dari halaman 'MozillaZine Knowledge Base' tentang Layout.css.dpi, beberapa masalah terselesaikan dengan langkah berikut (risiko ditanggung sendiri ya..):
- buka tab baru di Sw 3.0 atau Fx
- ketikkan
about:configdi kolom alamat - ketikkan
dpidi kolom Filter - klik dobel
layout.css.dpi, ganti nilai integer-1menjadi0 - 'restart' Sw / Fx.

Gambar 4. Tampilan huruf YahooMail di Firefox.
msttcorefonts)? :)
Sebagai tambahan, Bookmarklets yang berbasis 'javascript' bisa ditambahkan untuk melengkapi koleksi perangkat di peramban. Sebagian fungsinya mirip dengan fungsi ekstensi 'web development' Fx dan 'bookmarklets' ini sudah terintegrasi dengan 'web development toolbar' Opera.
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com.


Comment by sawali tuhusetya on June 22, 2008 at 19:33:42
using Netscape Navigator 9.0.0.6 on Windows XP
terus terang saja saya belum fanatik utk memakai browser tertentu, pak. masih sering memakai browser berganti2. baru saja install firefox 3, flock, netscape navigator, dan opera. kok saya belum bisa menemukan perbedaannya, yak, pak. dalam soal add-on dan fitur lainnya,. firesfox, setahu saya, agaknya memang lebih unggul.
Comment by dani on June 22, 2008 at 23:36:31
using Firefox 2.0.0.14 on GNU/Linux
- sawali tuhusetya:
fx, flock, netscape-navigator masi sama2 bermesin gecko..
flock sptnya lbh boros memori krn banyak fasilitas utk mendukung kegiatan browsing+multimedia+social Internet (fx + kaya fitur)..memang pas disebut social browser..tp agak telat rilis terbarunya.. :)
navigator kl ngga salah projeknya dah stop..fokus ke mozilla dan derivatifnya..
fx mungkin disukai krn costumizing-nya yg bs lbh personal..
opera + opera mobile-nya hrsnya jg bs jd favorit banyak pengguna..
jd pilihan sptnya cuman opera dan atau fx..ie disamarkan via user agent ajah jika memungkinkan.. :D
Comment by ghozan on June 23, 2008 at 07:13:51
using Firefox 2.0.0.14 on Windows XP
masi tetep setia dengan firefox... tapi lom donlot versi terbarunya... skr deh meluncur ke tkp...
Comment by Dani Iswara on June 23, 2008 at 13:54:57
using Firefox 3.0 on GNU/Linux
- ghozan:
lho jd kmrn2 ngga ikut download day dong..kan lumayan utk client di warnet.. :D
Comment by Yeni Setiawan on June 23, 2008 at 14:11:15
using Opera 9.50 on GNU/Linux
Jika pake Slack based distro, kalau tidak salah dianjutkan untuk download installer Opera yang versi static Qt.
Lagi pula, Opera sebenernya adalah browser yang paling mudah dicustomize bahkan dibandingkan dengan Firefox sekalipun.
Comment by Dani Iswara on June 23, 2008 at 16:06:26
using Opera 9.50 on GNU/Linux
- Yeni Setiawan:
akhirnya saya coba yg static rpm-nya (dikategorikan paket other -- deb jg -- oleh opera), konversi pake rpm2tgz
trus installpkg tgz-nya..
tp huruf di menu toolbar jg jd ikutan kurus kering :D
saya cb shared-qt yg tar.gz..kebetulan ada di arsip..
yg aneh cuman huruf di situsnya / konten..huruf menu baik2 aja..
stlh ngikutin langkah2 di atas, normal lg..
yg opera mudah dikustomisasi, setuju dah mas jeng.. :D
Comment by Dani Iswara on June 25, 2008 at 11:25:36
using Firefox 3.1a1pre on GNU/Linux
firebug di fx 3 / sw 3 saat ini masi versi beta..
swiftfox 3 ternyata malah baru versi
pre(alfa ya maksudnya..)..Comment by dani on June 25, 2008 at 13:39:03
using Firefox 3.1a1pre on GNU/Linux
temporary update:
menimbang fx 3 dan swiftweasel 3 terasa 'masih buggy' di linux (plg ngga di slackware 12 saya), opera 9.5 layak digunakan utk browsing cepat..
sambil menunggu kestabilan dragonfly utk para debugger..
seobar utk opera jg layak coba walau tdk semudah ekstensi search status fx.. :)
lainnya silakan coba sendiri di
opera:config:DComment by Dani Iswara on June 26, 2008 at 19:33:15
using Safari 3.1.2 on Windows XP
temporary-update lagi:
peramban safari (3.1.2; windows) ternyata blm jg bs me-render xml stylesheets...cmiiw :(
tp safari 4.0 di mac os x 10.5 dah bs.. :)
Comment by uJHe on March 15, 2009 at 05:53:01
using Opera Mini 4.2.13057 on J2ME/MIDP Device
emm sya puny masalah klo membuka situs yg brhbubungan sm gugel spt gmail,blogger,etc di opera,pasti gak bs login,mungkn ad saran?
(tambahan sy pke opera 9.6 dan os tercinta windows)
Comment by Dani Iswara on March 15, 2009 at 09:02:43
using Firefox 3.0.7 on Gentoo
uJHe,
pastinya opera 9.6.x bukan masalah, krn peramban tsb plg standar web (lolos acidtest 1,2,3) saat ini, selain safari, lalu diikuti firefox
saya jarang menemukan halaman milik google yg memenuhi standar web dan aksesibilitasnya baik :)
yg masalah, mungkin pengaturan personal di operanya, cmiiw ya
trik buat pengguna opera, cb nyaru sbg firefox (ganti user agent detection) :)