Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta

July 29, 2008 – 02:50 by Dani Iswara

Melalui inisiatif lomba blog berkategori edufiesta yang diselenggarakan Acer Indonesia, saya berkesempatan membaca pendapat dan pengalaman rekan-rekan dalam bidang ‘elearning’. Khususnya di lingkungan perguruan tinggi. ‘Elearning’ disini dimaksudkan sebagai pembelajaran yang didukung fasilitas elektronik. Kini kata elektronik tersebut erat dikaitkan dengan komputer dan jejaring Internet (global) maupun internet atau intranet, walaupun tidak selalu demikian adanya.

Kita yakini bahwa penerapan ‘elearning’ akan mendukung sistem pendidikan. Implementasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) akan mengatasi kesenjangan pendidikan dan teknologi itu sendiri.
TIK bisa berfungsi sebagai sumber, alat bantu, fasilitas, acuan kompetensi, administratif, pendukung keputusan dan infrastruktur pendukung. Lebih baik lagi jika ada dukungan perangkat lunak tertentu dalam pengelolaan dan penyajiannya (’management system’), Internet, sumber daya manusia bidang TIK, pembiayaan dan ketetapan/kebijakan yang mendukung.

Bukan jamannya lagi pembelajaran dibatasi oleh waktu dan ruang. Tidak juga hanya berfokus pada dosen atau pengajar, tetapi lebih kepada pembelajar sendiri sebagai pusatnya.

Mampukah kita?

Bahan ajar, sumber belajar, fasilitas berbasis elektronika (’offline’ dan ‘online’) untuk membantu pembelajaran sudah makin banyak tersedia. CD/DVD interaktif, perangkat lunak, multimedia ‘online’, edit dokumen ‘online’ dan bermacam dokumen yang dapat diunduh (’download’). Mudahkah diakses? Kapan saja, dimana saja, dengan berbagai perangkat dan koneksi (’mobile & ubiquitous’)? Apakah materi tersebut dapat dikatakan terstandardisasi (seperti buku sekolah elektronik [BSE])? Sudahkah ada standardisasinya? Legal? Bukan (perangkat lunak) bajakan?

‘Elearning’ dengan Komputer dan Internet

Bagaimana dengan mahasiswa dan pelajar yang tidak memiliki komputer dan akses Internet?

Akses komputer dan Internet biasanya tersedia di perpustakaan kampus serta warnet-warnet di sekitar pemukiman penduduk. Koneksi Internet pribadi, kelompok (seperti ‘Internet sharing’ RT/RW Net), publik (misal WiFi publik) masih mempertimbangkan akan lambatnya koneksi, jatah koneksi (’bandwidth’), harganya yang relatif mahal atau ketersediaan perangkat komputer pribadi (’notebook’). Benarkah ada koneksi Internet yang benar-benar disebut ‘unlimited’?

Bukankah ‘elearning’ tidak selalu identik dengan komputer dan Internet?

Setuju. Bisa saja materi diakses dengan perangkat genggam seperti telepon seluler, pemutar MP3, iPod, dll. Bisa juga dilakukan secara tidak terkoneksi ke Internet (’offline’). Atau tidak ‘real time’ (’asynchronous’). Jawaban pertanyaan/konsultasi akan mengalami jeda, misalnya pada ‘mail list’, forum, ‘chat’, pesan singkat (SMS). Tergantung pada konsep ‘elearning’ yang dimaksud. Belum lagi jika dilanjutkan dengan ‘mlearning’, ‘ulearning’, ‘podlearning’.

‘Elearning’ hanya cocok untuk ‘distance learning’?

Pembelajaran jarak jauh (’distance learning’) memang sangat terbantu dilalui dengan ‘elearning’. Diskusi, konsultasi, penelusuran kepustakaan, bertukar data dan materi kuliah, termasuk salin tempel (’copy paste’) pekerjaan rumah (’take home’), dapat mudah diatasi dengan Internet/internet. Lebih efisien dan efektif.
Ujian jarak jauh? Siapa yang mengawasi? Bagaimana kebenaran identitas peserta uji?

Kualitas Materi ‘eLearning’

Berbagai materi pembelajaran dengan lisensi bebas dan gratis juga dapat diunduh, dicetak dan diperbanyak dengan legal. Bahkan dapat dimodifikasi jika penulisnya mengijinkan. Selain berbasis web (dalam format X/HTML), dokumen pembelajaran juga banyak yang berformat pdf (’portable digital format’), doc, ppt. Masih jarang yang berformat ‘open document’ (mis. odt, odp). Lebih banyak yang menggunakan sistem operasi dan perangkat lunak berbayar (’propietary’)? Atau pengguna perangkat lunak bebas terhambat masalah kompatibilitas? (Misalnya Kompatibilitas OpenOffice.org Writer – Dani Iswara .Net.)

Materi yang disajikan di web dengan format X/HTML tentu berbeda jika dibanding dengan materi tercetak umumnya. Pengguna mungkin tidak sempat berlama-lama di depan layar komputer untuk membaca tulisan panjang lebar. Apalagi pelanggan Internet berbasis waktu. Atau juga pengguna dengan perangkat berlayar kecil (’small screen device’). Sejalan dengan konsep ‘micromedia’. Materi yang ringkas dan jelas hendaknya dapat juga tersajikan melalui media minimalis seperti telepon seluler, PDA, Blackberry, iPhone dan sejenisnya. Materi yang layak cetak sebaiknya disertakan dalam format pdf atau yang sejenis. Paling tidak ada pilihan untuk itu (’print to pdf’). Tulisan ini juga panjang, silakan simpan dulu baca kemudian, menerapkan teknik membaca cepat, atau ctrl + p untuk format pdf (tapi perlu dukungan konversi pdf otomatis; menurut saya tidak layak cetak karena masih akan dimutakhirkan). :)

Terkait kualitas materi terstandardisasi, disini tentu dimaksudkan bagi bahan ajar yang bersifat formal. Mengacu pada kurikulum dan petunjuk yang telah ditentukan. Format standar sebaiknya mengacu pada format non ‘propietary’. Kecuali bahan ajar memang dibuat dalam lingkungan sistem ‘propietary’ dengan kode tertutup (’closed source’). Materi dapat didistribusikan melalui jaringan pendidikan nasional (Jardiknas) dan inheren antar perguruan tinggi Indonesia. Situasi ini sudah mendukung era web 2.0.

Jika lingkup kelas dan mengingat masih lambatnya koneksi Internet pada jam sibuk (’busy hour’), ada baiknya materi diunduh dulu hari-hari sebelumnya. Tinggal didiskusikan di kelas maya dengan protokol/panduan yang telah diuji dan disepakati bersama.

Budaya ‘eLearning’ dan Sumber Daya Manusia

Benarkah budaya mahasiswa dan pelajar kita lebih menyukai tatap muka dibanding virtual? Lebih banyak bicara dibanding menulis? Lebih suka melihat tampilan visual dibanding membaca teks? Lebih banyak mendengar dibanding aktif berdiskusi?

‘Elearning’ tidak akan menggantikan pembelajaran konvensional. Tetapi ada peluang dalam ‘elearning’ yang bisa dimaksimalkan.

Mahasiswa kadang menilai dosennya yang kurang peka perkembangan TIK. Dosen pada situasi tertentu menganggap komunikasi tatap muka terasa lebih efektif. Mengenai teknis pemakaian alat dan bahan dalam pembelajaran elektronik tentu melalui proses pelatihan dahulu. Ini pun biasanya hanya melibatkan mahasiswa dan tenaga teknis bersangkutan. Suatu ketika mungkin dosen dan mahasiswa harus duduk bersama dalam pelatihan TIK sebagai sesama peserta.

Penyajian pembelajaran multimedia akan lebih melibatkan panca indera.
Misalnya: elearning kerja jantung yang disajikan melalui tampilan multimedia 3 dimensi, suara, animasi, interaktif tentu akan jauh lebih menarik dibandingkan sekadar membayangkannya dalam skema/bagan/ilustrasi hitam putih saja. Pemahaman biasanya juga akan relatif lebih baik. Apa masih akan ada yang tertidur di kelas jika mengikuti kelas audiovisual semacam ini (kecuali yang memang hobi tidur di bioskop..) ?

Kira-kira di ‘web server log’ masing-masing kampus, para mahasiswa dan dosen lebih banyak membuka situs web apa ya? :D

Aplikasi yang dibuka mahasiswa selama ‘elearning’ di kelas maya apa saja ya..benar berhubungan dengan materi yang disampaikan? :)

  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Live
  • Technorati
  • NewsVine
  • StumbleUpon
  • E-mail this story to a friend!
  • LinkedIn
  • MySpace
  • Propeller
  • TwitThis
  • Yahoo! Buzz
  • FriendFeed
  • Ping.fm

Lintas Berita - Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta!
Cite - Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta!

The most unessential weblog
Dani Iswara, mail me:[myfirstnamelastname]@gmail.com or use contact form.

Last updated: Tuesday, August 5, 2008 at 23:29

You are free to share (copy, distribute, transmit) & adapt this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported; CCA-NC-SA 3.0 Unported). Please put these links on your copy:
Taken from: Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta by Dani Iswara.

Possibly related post(s):

You may also read most popular posts and most popular tags of Dani Iswara .Net.

Return to TOP
‹‹ Older entries: Gentoo Linux on HP Compaq nx6120 (2)
›› Newer entries: Penilaian Dokter Online

37 Responses to “Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta”

  1. Comment by Deni Pradana on July 29, 2008 at 17:06:49
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

    mudah2an yg dibuka, blog saya sama mas dani ^_^
    selebihnya kita kembalikan sama mahasiswanya ajah.. :)
    jika beberapa konsep di atas berjalan dg “seharusnya”, didukung infrastruktur yg optimal, saya yakin hasilnya juga pasti baik ;)
    mudah2an keluarga sehat semua ya dok.. ^_^

    Reply

  2. Comment by noki on July 29, 2008 at 17:26:28
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.12 on Windows Windows XP

    semoga penggunaan e-learning bisa mereta hingga pelosok indonesia

    Reply

  3. Comment by sawali tuhusetya on July 29, 2008 at 19:36:13
    using Flock Flock 1.2.4 on Windows Windows XP

    jujur saja, saya masih merasa kesulitan untuk menerapkan pembelajaran elektronik dalam kegiatan pembelajaran, pak dani. yang pasti, ketersediaan fasilitas elektronik dan sdm menjadi faktor utama bisa tidaknya e-learning itu diterapkan dalam dunia pendidikan kita.

    Reply

  4. Comment by parvian on July 29, 2008 at 19:37:37
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

    Apakah materi tersebut dapat dikatakan terstandardisasi (seperti buku sekolah elektronik [BSE])? Sudahkah ada standardisasinya? Legal? Bukan (perangkat lunak) bajakan?

    wah2 kalau BSE mah sudah legal mas :) mas dani sudah mampir ditempat saya disini kan? http://parvian.wordpress.com/2008/07/24/bse/ nah, yang lebih bagus lagi adalah penggunaan teknologi open source seperti yang saya tulis disini http://parvian.wordpress.com/2008/07/28/igos/ saya sempet berbincang-bincang dengan pak Kemal Prihatman ( Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi KNRT ) masalah open source ini, dan alhamdulillah sebagian besar divisi yang ada di Departeman Ristek sudah menggunakan perangkat lunak open source, oh iya di sana berbasis distro Debian :)

    Reply

  5. Comment by Dani Iswara on July 30, 2008 at 09:37:14
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Gentoo Linux Gentoo Linux

    - Deni Pradana:
    kayak telur ama ayam..mana duluan..
    ahli konsep dah banyak yg pinter
    praktisi jg banyak..kita liat aja nanti..
    makasi mas Deni

    - noki:
    justru jangkauannya itu yg bs lbh dimanfaatkan dgn infrastruktur yg terbatas..

    - sawali tuhusetya:
    tdk mengganti yg konvensional tp ada peluang kan pak guru.. :)

    - parvian:
    ya yg legal spt itu memang, selegal dan sestandar BSE maksud saya di tulisan di atas..ada ngga ya materi yg lainnya selain BSE..blm liat2 di jardiknas dan e-dukasi dot net..

    mesti ngasi contoh yg baik dl ya khususnya bidang pemerintahan, pendidikan.. :)
    makasi mas parvian

    Reply

  6. Comment by aRya on July 30, 2008 at 16:04:16
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

    seperti na program elarning masih susah untk diwujud kan
    ckckk

    Reply

  7. Comment by aRuL on July 30, 2008 at 20:00:44
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.6 on Ubuntu Linux Ubuntu Linux

    tapi sebelumnya harus disosialisasikan media2 dari e-learning so bisa bermanfaat untuk e-learningnya ntar :)

    Reply

  8. Comment by diah on July 30, 2008 at 22:48:29
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.9 on Windows Windows XP

    klo ditanya banyak buka web apa?? kyknya jawaban serentak sebut: google.com deh, secara gudang info :)

    yaah, smoga saja e-Learning ini makin membumi di negeri kita ini dan smua orang bisa menerapkannya :)

    Reply

  9. Comment by Dani Iswara on July 30, 2008 at 23:30:44
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Gentoo Linux Gentoo Linux

    - aRya:
    utk perguruan tinggi di kota2 besar sptnya bukan alasan perangkat TI lagi..

    - aRuL:
    silakan mas promo medianya.. :) gratis lbh bagus lagi..

    - diah:
    mudah2an memang sejenis google ya.. :)

    Reply

  10. Comment by imcw on July 31, 2008 at 06:04:00
    using Opera Opera 9.50 on Windows Windows XP

    Sayang jaman usia sekolah dulu tidak segermelap sekarang dunia online-nya.

    Reply

  11. Comment by Ronggo on July 31, 2008 at 08:47:55
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.5 on Windows Windows XP

    bermaan faat oom

    Reply

  12. Comment by Yudha on July 31, 2008 at 09:54:44
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.11 on Windows Windows Server 2003

    imho,
    budaya elearning = budaya membaca :)
    So, klo tidak ada budaya membaca yah … lewat lah

    eh .. klo web server log di kampus di buka sih
    paling banyak di akses adalah friendster
    huehuehue

    Reply

  13. Comment by Ady on July 31, 2008 at 17:29:08
    using Internet Explorer Internet Explorer 7.0 on Windows Windows XP

    Lama ga mampir… Makin keren aja tampilannya… Wah, banyak hal yang masih harus dipelajari mengenai e-learning… Ayo tulis lagi Dan…

    Reply

  14. Comment by fenny on August 1, 2008 at 17:58:52
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows XP

    mau ikut lombanya, tapi hari ini terakhir.. belum siap materi. padahal dari dulu uda teriakin orang-orang di kampus ttg kontes blog ini hiks.. tak apalah, belon jodoh mungkin…

    Reply

  15. Comment by Elyas on August 1, 2008 at 19:25:22
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

    Masih terlalu jauh cak saat ini bagi dunia pendidikan apalagi kedokteran menggunakan e-learning, dari hasil weblog di tempatku selama 4 bulan pertama dibuka fasilitas wifi 80% hanya digunakan untuk akses fs,so akhirnya situs fs diblok.
    sebenarnya sih fs bisa digunakan untuk sarana mengenalkan internet dan komunitas dunia maya agar mahasiswa terbiasa tetapi sayang hanya saat ini hanya digunakan untuk hal-hal yang ndak perlu, selain makan bandwith gede kasihan kalo yang laen pada mau nyari bahan.
    dari hasil log di server di tempatku setahun ini kebanyakan mahasiswa menggunakan untuk : download mp3, rington, wallpaper, game, update antivirus, warez sekitar 70% sedangkan untuk kegiatan pendidikan hanya sekitar 30 %. ironis tetapi bila kita lihat sisi lainnya ini merupakan tahap awal promosi pemanfaatan internet.
    Departemen ICT di setiap FK tidak akan pernah bisa berjalan dengan benar jika tidak didukung oleh manajemen umum dan tentu yang sangat utama adalah manajemen pendidikan. tanpa ada kerjasama dan kordinasi dept ICT dan segala fasilitasnya hanya sebagai pajangan dan ajang pamer teknologi dan gengsi
    ups maap dok jadi kepanjangan hehehe lama saya tak online jadi kepanjangan dah..
    sukses yach dok, dan kapan kita bisa adain gathering khusus medical bloggers yach

    Reply

  16. Comment by dani on August 1, 2008 at 20:01:10
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows Vista

    laptop lg trouble kipasnya..nebeng pc temen..

    - imcw:
    jd yg generasi muda skrg lbh terpapar TIK, lbh maju dong hrsnya..

    - Ronggo:
    :)

    - Yudha:

    budaya elearning = budaya membaca

    setuju..

    fs masi memimpin ya.. :)

    - Ady:
    tq Dy..sama2 belajar dari yg lain..mumpung ada momennya..

    - fenny:
    kita ngegosip elearning di luar lomba kan gpp fen..

    - Elyas:
    scr parsial sebenernya sudah terlaksana..konsultasi/diskusi mahasiswa dgn dosen & temen via online, bagi2 format digital, penelusuran kepustakaan via Internet, ada jg teleconference..

    nah sudah ada 2 admin server yg menemukan FS sbg yg plg banyak diakses..euforia Internet??? :D

    cb pakenya linux, kemungkinan bukan update antivirus..tp dipake update paket dan unduh iso jg :)

    jd ngga efektif ya Internetnya..

    sama..saya jg jarang ol..
    saya ngikut aja deh.. :)

    Reply

  17. Comment by dokterearekcilik on August 2, 2008 at 05:55:20
    using Opera Opera 9.51 on Windows Windows Vista

    Emang bagus, tapi sebagaimana komen yang bertaburan perlu waktu dan usaha untuk sosialisasinya. Tapi kalo nggak dicoba mulai sekarang ya.. kapan lagi.

    Reply

  18. Comment by norjik on August 2, 2008 at 14:30:23
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Linux Linux

    era tehnologi masa dpn sdh mulai ni ky nya. smua bisa di lakukan dari kamar tmpt tidur kita.. :)

    Reply

  19. Comment by dani on August 2, 2008 at 21:37:42
    using Konqueror Konqueror 4.0 on Linux Linux

    - dokterearekcilik:
    jd baiknya keterkinian elearning jg diikuti dgn konsep yg baik bgt kira2 ya dok..

    - norjik:
    nantinya jg bs darimana saja dan kapan saja, kl bs sih ngga mahal jg..gratis sekalian :)

    Reply

  20. Comment by huda on August 3, 2008 at 02:44:23
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0 on Windows Windows XP

    FS :D . Di mana-mana itu sih.

    Jejaring sosial, kenapa harus dilawan? Justru sangat potensial sekali jika jejaring sosial ditumpangi oleh pelaksanaan e-learning. Mungkin memang tidak seperti FS yang terlalu menutup diri bagi developer2 luar. Facebook sebenernya bisa, dengan platform aplikasinya. Tapi mungkin memang terlalu noisy jika materi2 elearning diletakkan satu rak dengan rumpian, obrolan, flirtingan, dll dlm facebook :D .

    Saya ada ide sih buat bikin jejaring sosial khusus bidang medis. Ntar klo oret2annya udah bisa dilihat/dipublikasiin, mohon partisipasinya buat menjadi orang2 pertama yg meramaikan ya :D . Awal2nya akan sederhana, tapi saya akan cukup menaruh fokus juga terhadap sisi scalability nya shg gak mudah mandek di dev.

    Reply

  21. Comment by dani on August 3, 2008 at 06:37:15
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows Vista

    - huda:
    nah ini tukang koding dgn ide segarnya.. :)
    tinggal budaya aja nantinya..
    ayo hud lanjuuut..

    Reply

  22. Comment by afwan auliyar on August 3, 2008 at 15:10:06
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows XP

    makasih kang infonya
    lam kenal :D

    Reply

  23. Comment by Riyogarta on August 4, 2008 at 00:40:17
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Linux Linux

    Yang udah-udah, lawan e-learning yang harus diberantas itu adalah disiplin :(

    Reply

  24. Comment by Dani Iswara on August 4, 2008 at 15:43:26
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Gentoo Linux Gentoo Linux

    - afwan auliyar:
    ur welcome
    [OOT] lam kenal jg

    - Riyogarta:
    setuju..budaya diselipin eh disiplin ya mas riyo.. :)

    Reply

  25. Comment by Rafki RS on August 4, 2008 at 16:49:54
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows XP

    Semoga fasilitas internet dan fasilitas pendukung elearning lainnya di negeri ini semakin murah dan mudah didapat. Dengan begitu cita-cita elearning yang sudah sejak awal di cita-citakan ini bisa segera diwujudkan dengan optimal.

    Reply

  26. Comment by dani on August 4, 2008 at 17:23:03
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Linux Linux

    - Rafki RS:
    inet makin murah, makin mudah, biar sesuai dgn penguasa informasi biasanya lbh maju?? (tgt jenis informasinya dan buat apa dulu..)

    Reply

  27. Comment by anton sulistiyono on August 5, 2008 at 01:00:54
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows Windows XP

    Ya moga moga e-learning bisa lancar dan berkembang di Indonesia ini..

    Reply

  28. Comment by busby challenge on August 5, 2008 at 11:53:46
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows Windows XP

    great e-learning tutorial

    Reply

  29. Comment by fellow on August 5, 2008 at 16:35:11
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

    Pak Dani, maaf OOT nih, ada beberapa pertanyaan…

    Apakah Bpk. tdk melihat “kejanggalan” dari “penyelenggaraan kompetisi blog” ini? Darimanakah Bpk. pertama kali memperoleh info-nya?

    Halaman utama acer-elearning.com kosong melompong. Halaman forum-nya jg diselipin link2 mencurigakan (View Page Source – bagian bawah), blackhat SEO? acer-elearning-nya sendiri baru di-create 20 mei (lomba mulai 21 mei).

    Dan di situs resmi Acer jg tdk ada press release ttg lomba ini.

    Mohon pencerahannya Pak.
    Terimakasih.

    Reply

  30. Comment by Dani Iswara on August 5, 2008 at 17:06:49
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Gentoo Linux Gentoo Linux

    - fellow:
    sebenarnya ada banyak kejanggalan (sampai akhir lomba):

    • info dan syarat peserta tdk jelas (dosen, mahasiswa, pelajar, guru??)
    • situs forum ngga jelas aksesnya (ternyata bukan saya saja yg mengalami..mas parvian jg mengeluhkannya di forumnya)

    info saya dpt dari penelusuran ttg elearning (ada ngga ada lomba..lanjut aja..)..kebetulan ada niat nulis ttg itu..ditambah info milis dan blog lain..

    smntr masi menunggu konfirmasi press release dari situs resmi acer Indonesia ..tunggu saja :)

    memang ada taut sisipan di source code-forumnya :D
    kl utk blackhat seo..maaf saya ngga ngerti.. :)

    Reply

  31. Comment by Dani Iswara on August 5, 2008 at 17:23:44
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Gentoo Linux Gentoo Linux

    whois form lomba-nya:

    Domain Name………. acer-elearning.com
    Creation Date…….. 2008-05-20
    Registration Date…. 2008-05-20
    Expiry Date………. 2009-05-20
    Organisation Name…. A**** S******
    Organisation Address. Bagian TI G******* Majalah
    Organisation Address.
    Organisation Address. *****
    Organisation Address. *****
    Organisation Address. ID
    Organisation Address. INDONESIA

    Admin Name……….. A**** S******
    Admin Address…….. Bagian TI G******* Majalah

    Reply

  32. Comment by Dani Iswara on August 5, 2008 at 17:31:30
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Gentoo Linux Gentoo Linux

    6 situs “sisipan” yg dimaksud di atas:
    www . zamansiz .com/
    www . findomestic .org/
    www . worldbank .at
    www . tobankamerica .com/
    www . forumiq .com/
    www . yalnizca .com/

    bawaan theme??

    Reply

  33. Comment by Ms. Nonadita on August 6, 2008 at 15:33:24
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 2.0.0.16 on Windows Windows XP

    Menurut saya e-learning masih berpotensi untuk berkembang, secara merata. Kampus2 ternama di jabotabek sudah ada yang melaksanakan e-learning secara sungguh2.

    Hanya saja, sebagian dari kita masih kesulitan dalam melepaskan diri dari kebiasaan “gegap gempita lalu lupa”. Alias membuat program2 yang tidak sustain/berkelanjutan. Jadi, yah mari kita buat supaya e-learning di masing2 komunitas kita tidak terhenti pada acara seremonial dan peresmian program semata.

    Reply

  34. Comment by Dani Iswara on August 6, 2008 at 15:47:12
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Fedora Linux Fedora Linux

    - Ms Nonadita:
    biar ngga jd tren sesaat dan sekadar label semata ya.. :)

    Reply

  35. Comment by moh arif widarto on August 15, 2008 at 06:46:35
    using Blackberry Blackberry 8707

    Bicara elearning saya jadi teringat IlmuKomputer.com, Komunitas elearning Indonesia.

    Kita selalu terpaku bahwa elearning harus selalu berujung pada internet. Padahal tidak harus begitu. Pada kasus di mana sebuah sekolah tidak mampu mengoneksikan diri dengan internet tetapi mampu mengoneksikan seluruh kelas dan perpustakaan pun elearning bisa diselenggarakan.

    Reply

  36. Comment by dani on August 15, 2008 at 09:28:33
    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.1 on Gentoo Linux Gentoo Linux

    - moh arif widarto:
    setuju kang..selain intranet spt itu, berkas digital terstandard spt BSE yg dicetak diperbanyak offline jg sangat membantu

    Reply

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback by Sedikit Klarifikasi Lomba Blog eLearning-Edufiesta - Dani Iswara .Net on August 16, 2008 at 22:58:28
    using WordPress WordPress 2.6.1

    [...] juga komentar di tulisan Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta (Dani Iswara .Net) yang meragukan kebenaran [...]

    Reply

Subscribe Post/Comments | Trackback URI of this post

Leave a Comment

Your details and comments

You may read again from the top.

Do you want to share your idea and comments?

  • Comments are welcome in Indonesian, English, or Bali.
  • Based on e-mail, it's Gravatar enabled.
  • Strict XHTML (semantic markup) tags allowed (see Site Help - Leaving Comment).
  • All users are by default considered as non medical professionals. If a health/medical professional gives medical information in a comment, your status as a medical professional must be identified.
  • If you give a health/medical information, the references (eg. URIs, quotes, valid sources) should be given, when it is relevant.
  • More details on Disclaimer-Comment Policy.





Dani Iswara .Net

Return to TOP
‹‹ Older entries: Gentoo Linux on HP Compaq nx6120 (2)
›› Newer entries: Penilaian Dokter Online