Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta
July 29, 2008 – 02:50 by Dani IswaraMelalui inisiatif lomba blog berkategori edufiesta yang diselenggarakan Acer Indonesia, saya berkesempatan membaca pendapat dan pengalaman rekan-rekan dalam bidang ‘elearning’. Khususnya di lingkungan perguruan tinggi. ‘Elearning’ disini dimaksudkan sebagai pembelajaran yang didukung fasilitas elektronik. Kini kata elektronik tersebut erat dikaitkan dengan komputer dan jejaring Internet (global) maupun internet atau intranet, walaupun tidak selalu demikian adanya.
Kita yakini bahwa penerapan ‘elearning’ akan mendukung sistem pendidikan. Implementasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) akan mengatasi kesenjangan pendidikan dan teknologi itu sendiri.
TIK bisa berfungsi sebagai sumber, alat bantu, fasilitas, acuan kompetensi, administratif, pendukung keputusan dan infrastruktur pendukung. Lebih baik lagi jika ada dukungan perangkat lunak tertentu dalam pengelolaan dan penyajiannya (’management system’), Internet, sumber daya manusia bidang TIK, pembiayaan dan ketetapan/kebijakan yang mendukung.
Bukan jamannya lagi pembelajaran dibatasi oleh waktu dan ruang. Tidak juga hanya berfokus pada dosen atau pengajar, tetapi lebih kepada pembelajar sendiri sebagai pusatnya.
Mampukah kita?
Bahan ajar, sumber belajar, fasilitas berbasis elektronika (’offline’ dan ‘online’) untuk membantu pembelajaran sudah makin banyak tersedia. CD/DVD interaktif, perangkat lunak, multimedia ‘online’, edit dokumen ‘online’ dan bermacam dokumen yang dapat diunduh (’download’). Mudahkah diakses? Kapan saja, dimana saja, dengan berbagai perangkat dan koneksi (’mobile & ubiquitous’)? Apakah materi tersebut dapat dikatakan terstandardisasi (seperti buku sekolah elektronik [BSE])? Sudahkah ada standardisasinya? Legal? Bukan (perangkat lunak) bajakan?
‘Elearning’ dengan Komputer dan Internet
Bagaimana dengan mahasiswa dan pelajar yang tidak memiliki komputer dan akses Internet?
Akses komputer dan Internet biasanya tersedia di perpustakaan kampus serta warnet-warnet di sekitar pemukiman penduduk. Koneksi Internet pribadi, kelompok (seperti ‘Internet sharing’ RT/RW Net), publik (misal WiFi publik) masih mempertimbangkan akan lambatnya koneksi, jatah koneksi (’bandwidth’), harganya yang relatif mahal atau ketersediaan perangkat komputer pribadi (’notebook’). Benarkah ada koneksi Internet yang benar-benar disebut ‘unlimited’?
Bukankah ‘elearning’ tidak selalu identik dengan komputer dan Internet?
Setuju. Bisa saja materi diakses dengan perangkat genggam seperti telepon seluler, pemutar MP3, iPod, dll. Bisa juga dilakukan secara tidak terkoneksi ke Internet (’offline’). Atau tidak ‘real time’ (’asynchronous’). Jawaban pertanyaan/konsultasi akan mengalami jeda, misalnya pada ‘mail list’, forum, ‘chat’, pesan singkat (SMS). Tergantung pada konsep ‘elearning’ yang dimaksud. Belum lagi jika dilanjutkan dengan ‘mlearning’, ‘ulearning’, ‘podlearning’.
‘Elearning’ hanya cocok untuk ‘distance learning’?
Pembelajaran jarak jauh (’distance learning’) memang sangat terbantu dilalui dengan ‘elearning’. Diskusi, konsultasi, penelusuran kepustakaan, bertukar data dan materi kuliah, termasuk salin tempel (’copy paste’) pekerjaan rumah (’take home’), dapat mudah diatasi dengan Internet/internet. Lebih efisien dan efektif.
Ujian jarak jauh? Siapa yang mengawasi? Bagaimana kebenaran identitas peserta uji?
Kualitas Materi ‘eLearning’
Berbagai materi pembelajaran dengan lisensi bebas dan gratis juga dapat diunduh, dicetak dan diperbanyak dengan legal. Bahkan dapat dimodifikasi jika penulisnya mengijinkan. Selain berbasis web (dalam format X/HTML), dokumen pembelajaran juga banyak yang berformat pdf (’portable digital format’), doc, ppt. Masih jarang yang berformat ‘open document’ (mis. odt, odp). Lebih banyak yang menggunakan sistem operasi dan perangkat lunak berbayar (’propietary’)? Atau pengguna perangkat lunak bebas terhambat masalah kompatibilitas? (Misalnya Kompatibilitas OpenOffice.org Writer – Dani Iswara .Net.)
Materi yang disajikan di web dengan format X/HTML tentu berbeda jika dibanding dengan materi tercetak umumnya. Pengguna mungkin tidak sempat berlama-lama di depan layar komputer untuk membaca tulisan panjang lebar. Apalagi pelanggan Internet berbasis waktu. Atau juga pengguna dengan perangkat berlayar kecil (’small screen device’). Sejalan dengan konsep ‘micromedia’. Materi yang ringkas dan jelas hendaknya dapat juga tersajikan melalui media minimalis seperti telepon seluler, PDA, Blackberry, iPhone dan sejenisnya. Materi yang layak cetak sebaiknya disertakan dalam format pdf atau yang sejenis. Paling tidak ada pilihan untuk itu (’print to pdf’). Tulisan ini juga panjang, silakan simpan dulu baca kemudian, menerapkan teknik membaca cepat, atau ctrl + p untuk format pdf (tapi perlu dukungan konversi pdf otomatis; menurut saya tidak layak cetak karena masih akan dimutakhirkan).
Terkait kualitas materi terstandardisasi, disini tentu dimaksudkan bagi bahan ajar yang bersifat formal. Mengacu pada kurikulum dan petunjuk yang telah ditentukan. Format standar sebaiknya mengacu pada format non ‘propietary’. Kecuali bahan ajar memang dibuat dalam lingkungan sistem ‘propietary’ dengan kode tertutup (’closed source’). Materi dapat didistribusikan melalui jaringan pendidikan nasional (Jardiknas) dan inheren antar perguruan tinggi Indonesia. Situasi ini sudah mendukung era web 2.0.
Jika lingkup kelas dan mengingat masih lambatnya koneksi Internet pada jam sibuk (’busy hour’), ada baiknya materi diunduh dulu hari-hari sebelumnya. Tinggal didiskusikan di kelas maya dengan protokol/panduan yang telah diuji dan disepakati bersama.
Budaya ‘eLearning’ dan Sumber Daya Manusia
Benarkah budaya mahasiswa dan pelajar kita lebih menyukai tatap muka dibanding virtual? Lebih banyak bicara dibanding menulis? Lebih suka melihat tampilan visual dibanding membaca teks? Lebih banyak mendengar dibanding aktif berdiskusi?
‘Elearning’ tidak akan menggantikan pembelajaran konvensional. Tetapi ada peluang dalam ‘elearning’ yang bisa dimaksimalkan.
Mahasiswa kadang menilai dosennya yang kurang peka perkembangan TIK. Dosen pada situasi tertentu menganggap komunikasi tatap muka terasa lebih efektif. Mengenai teknis pemakaian alat dan bahan dalam pembelajaran elektronik tentu melalui proses pelatihan dahulu. Ini pun biasanya hanya melibatkan mahasiswa dan tenaga teknis bersangkutan. Suatu ketika mungkin dosen dan mahasiswa harus duduk bersama dalam pelatihan TIK sebagai sesama peserta.
Penyajian pembelajaran multimedia akan lebih melibatkan panca indera.
Misalnya: elearning kerja jantung yang disajikan melalui tampilan multimedia 3 dimensi, suara, animasi, interaktif tentu akan jauh lebih menarik dibandingkan sekadar membayangkannya dalam skema/bagan/ilustrasi hitam putih saja. Pemahaman biasanya juga akan relatif lebih baik. Apa masih akan ada yang tertidur di kelas jika mengikuti kelas audiovisual semacam ini (kecuali yang memang hobi tidur di bioskop..) ?
Kira-kira di ‘web server log’ masing-masing kampus, para mahasiswa dan dosen lebih banyak membuka situs web apa ya?
Aplikasi yang dibuka mahasiswa selama ‘elearning’ di kelas maya apa saja ya..benar berhubungan dengan materi yang disampaikan?
Lintas Berita - Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta!
Cite - Elearning Indonesia melalui Inisiatif Edufiesta!
Last updated: Tuesday, August 5, 2008 at 23:29















Comment by Deni Pradana on July 29, 2008 at 17:06:49
Mozilla Firefox 2.0.0.16 on
Windows XP
using
mudah2an yg dibuka, blog saya sama mas dani ^_^

selebihnya kita kembalikan sama mahasiswanya ajah..
jika beberapa konsep di atas berjalan dg “seharusnya”, didukung infrastruktur yg optimal, saya yakin hasilnya juga pasti baik
mudah2an keluarga sehat semua ya dok.. ^_^
Comment by noki on July 29, 2008 at 17:26:28
Mozilla Firefox 2.0.0.12 on
Windows XP
using
semoga penggunaan e-learning bisa mereta hingga pelosok indonesia
Comment by sawali tuhusetya on July 29, 2008 at 19:36:13
Flock 1.2.4 on
Windows XP
using
jujur saja, saya masih merasa kesulitan untuk menerapkan pembelajaran elektronik dalam kegiatan pembelajaran, pak dani. yang pasti, ketersediaan fasilitas elektronik dan sdm menjadi faktor utama bisa tidaknya e-learning itu diterapkan dalam dunia pendidikan kita.
Comment by parvian on July 29, 2008 at 19:37:37
Mozilla Firefox 3.0 on
Windows XP
using
Apakah materi tersebut dapat dikatakan terstandardisasi (seperti buku sekolah elektronik [BSE])? Sudahkah ada standardisasinya? Legal? Bukan (perangkat lunak) bajakan?
wah2 kalau BSE mah sudah legal mas
mas dani sudah mampir ditempat saya disini kan? http://parvian.wordpress.com/2008/07/24/bse/ nah, yang lebih bagus lagi adalah penggunaan teknologi open source seperti yang saya tulis disini http://parvian.wordpress.com/2008/07/28/igos/ saya sempet berbincang-bincang dengan pak Kemal Prihatman ( Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi KNRT ) masalah open source ini, dan alhamdulillah sebagian besar divisi yang ada di Departeman Ristek sudah menggunakan perangkat lunak open source, oh iya di sana berbasis distro Debian
Comment by Dani Iswara on July 30, 2008 at 09:37:14
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Gentoo Linux
using
- Deni Pradana:
kayak telur ama ayam..mana duluan..
ahli konsep dah banyak yg pinter
praktisi jg banyak..kita liat aja nanti..
makasi mas Deni
- noki:
justru jangkauannya itu yg bs lbh dimanfaatkan dgn infrastruktur yg terbatas..
- sawali tuhusetya:
tdk mengganti yg konvensional tp ada peluang kan pak guru..
- parvian:
ya yg legal spt itu memang, selegal dan sestandar BSE maksud saya di tulisan di atas..ada ngga ya materi yg lainnya selain BSE..blm liat2 di jardiknas dan e-dukasi dot net..
mesti ngasi contoh yg baik dl ya khususnya bidang pemerintahan, pendidikan..
makasi mas parvian
Comment by aRya on July 30, 2008 at 16:04:16
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
using
seperti na program elarning masih susah untk diwujud kan
ckckk
Comment by aRuL on July 30, 2008 at 20:00:44
Mozilla Firefox 2.0.0.6 on
Ubuntu Linux
using
tapi sebelumnya harus disosialisasikan media2 dari e-learning so bisa bermanfaat untuk e-learningnya ntar
Comment by diah on July 30, 2008 at 22:48:29
Mozilla Firefox 2.0.0.9 on
Windows XP
using
klo ditanya banyak buka web apa?? kyknya jawaban serentak sebut: google.com deh, secara gudang info
yaah, smoga saja e-Learning ini makin membumi di negeri kita ini dan smua orang bisa menerapkannya
Comment by Dani Iswara on July 30, 2008 at 23:30:44
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Gentoo Linux
using
- aRya:
utk perguruan tinggi di kota2 besar sptnya bukan alasan perangkat TI lagi..
- aRuL:
gratis lbh bagus lagi..
silakan mas promo medianya..
- diah:
mudah2an memang sejenis google ya..
Comment by imcw on July 31, 2008 at 06:04:00
Opera 9.50 on
Windows XP
using
Sayang jaman usia sekolah dulu tidak segermelap sekarang dunia online-nya.
Comment by Ronggo on July 31, 2008 at 08:47:55
Mozilla Firefox 2.0.0.5 on
Windows XP
using
bermaan faat oom
Comment by Yudha on July 31, 2008 at 09:54:44
Mozilla Firefox 2.0.0.11 on
Windows Server 2003
using
imho,
budaya elearning = budaya membaca
So, klo tidak ada budaya membaca yah … lewat lah
eh .. klo web server log di kampus di buka sih
paling banyak di akses adalah friendster
huehuehue
Comment by Ady on July 31, 2008 at 17:29:08
Internet Explorer 7.0 on
Windows XP
using
Lama ga mampir… Makin keren aja tampilannya… Wah, banyak hal yang masih harus dipelajari mengenai e-learning… Ayo tulis lagi Dan…
Comment by fenny on August 1, 2008 at 17:58:52
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Windows XP
using
mau ikut lombanya, tapi hari ini terakhir.. belum siap materi. padahal dari dulu uda teriakin orang-orang di kampus ttg kontes blog ini hiks.. tak apalah, belon jodoh mungkin…
Comment by Elyas on August 1, 2008 at 19:25:22
Mozilla Firefox 2.0.0.16 on
Windows XP
using
Masih terlalu jauh cak saat ini bagi dunia pendidikan apalagi kedokteran menggunakan e-learning, dari hasil weblog di tempatku selama 4 bulan pertama dibuka fasilitas wifi 80% hanya digunakan untuk akses fs,so akhirnya situs fs diblok.
sebenarnya sih fs bisa digunakan untuk sarana mengenalkan internet dan komunitas dunia maya agar mahasiswa terbiasa tetapi sayang hanya saat ini hanya digunakan untuk hal-hal yang ndak perlu, selain makan bandwith gede kasihan kalo yang laen pada mau nyari bahan.
dari hasil log di server di tempatku setahun ini kebanyakan mahasiswa menggunakan untuk : download mp3, rington, wallpaper, game, update antivirus, warez sekitar 70% sedangkan untuk kegiatan pendidikan hanya sekitar 30 %. ironis tetapi bila kita lihat sisi lainnya ini merupakan tahap awal promosi pemanfaatan internet.
Departemen ICT di setiap FK tidak akan pernah bisa berjalan dengan benar jika tidak didukung oleh manajemen umum dan tentu yang sangat utama adalah manajemen pendidikan. tanpa ada kerjasama dan kordinasi dept ICT dan segala fasilitasnya hanya sebagai pajangan dan ajang pamer teknologi dan gengsi
ups maap dok jadi kepanjangan hehehe lama saya tak online jadi kepanjangan dah..
sukses yach dok, dan kapan kita bisa adain gathering khusus medical bloggers yach
Comment by dani on August 1, 2008 at 20:01:10
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Windows Vista
using
laptop lg trouble kipasnya..nebeng pc temen..
- imcw:
jd yg generasi muda skrg lbh terpapar TIK, lbh maju dong hrsnya..
- Ronggo:
- Yudha:
setuju..
fs masi memimpin ya..
- Ady:
tq Dy..sama2 belajar dari yg lain..mumpung ada momennya..
- fenny:
kita ngegosip elearning di luar lomba kan gpp fen..
- Elyas:
scr parsial sebenernya sudah terlaksana..konsultasi/diskusi mahasiswa dgn dosen & temen via online, bagi2 format digital, penelusuran kepustakaan via Internet, ada jg teleconference..
nah sudah ada 2 admin server yg menemukan FS sbg yg plg banyak diakses..euforia Internet???
cb pakenya linux, kemungkinan bukan update antivirus..tp dipake update paket dan unduh iso jg
jd ngga efektif ya Internetnya..
sama..saya jg jarang ol..
saya ngikut aja deh..
Comment by dokterearekcilik on August 2, 2008 at 05:55:20
Opera 9.51 on
Windows Vista
using
Emang bagus, tapi sebagaimana komen yang bertaburan perlu waktu dan usaha untuk sosialisasinya. Tapi kalo nggak dicoba mulai sekarang ya.. kapan lagi.
Comment by norjik on August 2, 2008 at 14:30:23
Mozilla Firefox 3.0 on
Linux
using
era tehnologi masa dpn sdh mulai ni ky nya. smua bisa di lakukan dari kamar tmpt tidur kita..
Comment by dani on August 2, 2008 at 21:37:42
Konqueror 4.0 on
Linux
using
- dokterearekcilik:
jd baiknya keterkinian elearning jg diikuti dgn konsep yg baik bgt kira2 ya dok..
- norjik:
nantinya jg bs darimana saja dan kapan saja, kl bs sih ngga mahal jg..gratis sekalian
Comment by huda on August 3, 2008 at 02:44:23
Mozilla Firefox 3.0 on
Windows XP
using
FS
. Di mana-mana itu sih.
Jejaring sosial, kenapa harus dilawan? Justru sangat potensial sekali jika jejaring sosial ditumpangi oleh pelaksanaan e-learning. Mungkin memang tidak seperti FS yang terlalu menutup diri bagi developer2 luar. Facebook sebenernya bisa, dengan platform aplikasinya. Tapi mungkin memang terlalu noisy jika materi2 elearning diletakkan satu rak dengan rumpian, obrolan, flirtingan, dll dlm facebook
.
Saya ada ide sih buat bikin jejaring sosial khusus bidang medis. Ntar klo oret2annya udah bisa dilihat/dipublikasiin, mohon partisipasinya buat menjadi orang2 pertama yg meramaikan ya
. Awal2nya akan sederhana, tapi saya akan cukup menaruh fokus juga terhadap sisi scalability nya shg gak mudah mandek di dev.
Comment by dani on August 3, 2008 at 06:37:15
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Windows Vista
using
- huda:
nah ini tukang koding dgn ide segarnya..
tinggal budaya aja nantinya..
ayo hud lanjuuut..
Comment by afwan auliyar on August 3, 2008 at 15:10:06
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Windows XP
using
makasih kang infonya
lam kenal
Comment by Riyogarta on August 4, 2008 at 00:40:17
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Linux
using
Yang udah-udah, lawan e-learning yang harus diberantas itu adalah disiplin
Comment by Dani Iswara on August 4, 2008 at 15:43:26
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Gentoo Linux
using
- afwan auliyar:
ur welcome
[OOT] lam kenal jg
- Riyogarta:
setuju..budaya diselipin eh disiplin ya mas riyo..
Comment by Rafki RS on August 4, 2008 at 16:49:54
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Windows XP
using
Semoga fasilitas internet dan fasilitas pendukung elearning lainnya di negeri ini semakin murah dan mudah didapat. Dengan begitu cita-cita elearning yang sudah sejak awal di cita-citakan ini bisa segera diwujudkan dengan optimal.
Comment by dani on August 4, 2008 at 17:23:03
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Linux
using
- Rafki RS:
inet makin murah, makin mudah, biar sesuai dgn penguasa informasi biasanya lbh maju?? (tgt jenis informasinya dan buat apa dulu..)
Comment by anton sulistiyono on August 5, 2008 at 01:00:54
Mozilla Firefox 2.0.0.14 on
Windows XP
using
Ya moga moga e-learning bisa lancar dan berkembang di Indonesia ini..
Comment by busby challenge on August 5, 2008 at 11:53:46
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Windows XP
using
great e-learning tutorial
Comment by fellow on August 5, 2008 at 16:35:11
Mozilla Firefox 2.0.0.16 on
Windows XP
using
Pak Dani, maaf OOT nih, ada beberapa pertanyaan…
Apakah Bpk. tdk melihat “kejanggalan” dari “penyelenggaraan kompetisi blog” ini? Darimanakah Bpk. pertama kali memperoleh info-nya?
Halaman utama acer-elearning.com kosong melompong. Halaman forum-nya jg diselipin link2 mencurigakan (View Page Source – bagian bawah), blackhat SEO? acer-elearning-nya sendiri baru di-create 20 mei (lomba mulai 21 mei).
Dan di situs resmi Acer jg tdk ada press release ttg lomba ini.
Mohon pencerahannya Pak.
Terimakasih.
Comment by Dani Iswara on August 5, 2008 at 17:06:49
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Gentoo Linux
using
- fellow:
sebenarnya ada banyak kejanggalan (sampai akhir lomba):
info saya dpt dari penelusuran ttg elearning (ada ngga ada lomba..lanjut aja..)..kebetulan ada niat nulis ttg itu..ditambah info milis dan blog lain..
smntr masi menunggu konfirmasi press release dari situs resmi acer Indonesia ..tunggu saja
memang ada taut sisipan di source code-forumnya
kl utk blackhat seo..maaf saya ngga ngerti..
Comment by Dani Iswara on August 5, 2008 at 17:23:44
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Gentoo Linux
using
whoisform lomba-nya:Comment by Dani Iswara on August 5, 2008 at 17:31:30
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Gentoo Linux
using
6 situs “sisipan” yg dimaksud di atas:
www . zamansiz .com/
www . findomestic .org/
www . worldbank .at
www . tobankamerica .com/
www . forumiq .com/
www . yalnizca .com/
bawaan theme??
Comment by Ms. Nonadita on August 6, 2008 at 15:33:24
Mozilla Firefox 2.0.0.16 on
Windows XP
using
Menurut saya e-learning masih berpotensi untuk berkembang, secara merata. Kampus2 ternama di jabotabek sudah ada yang melaksanakan e-learning secara sungguh2.
Hanya saja, sebagian dari kita masih kesulitan dalam melepaskan diri dari kebiasaan “gegap gempita lalu lupa”. Alias membuat program2 yang tidak sustain/berkelanjutan. Jadi, yah mari kita buat supaya e-learning di masing2 komunitas kita tidak terhenti pada acara seremonial dan peresmian program semata.
Comment by Dani Iswara on August 6, 2008 at 15:47:12
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Fedora Linux
using
- Ms Nonadita:
biar ngga jd tren sesaat dan sekadar label semata ya..
Comment by moh arif widarto on August 15, 2008 at 06:46:35
Blackberry 8707
using
Bicara elearning saya jadi teringat IlmuKomputer.com, Komunitas elearning Indonesia.
Kita selalu terpaku bahwa elearning harus selalu berujung pada internet. Padahal tidak harus begitu. Pada kasus di mana sebuah sekolah tidak mampu mengoneksikan diri dengan internet tetapi mampu mengoneksikan seluruh kelas dan perpustakaan pun elearning bisa diselenggarakan.
Comment by dani on August 15, 2008 at 09:28:33
Mozilla Firefox 3.0.1 on
Gentoo Linux
using
- moh arif widarto:
setuju kang..selain intranet spt itu, berkas digital terstandard spt BSE yg dicetak diperbanyak offline jg sangat membantu