Analisis Kesehatan Berat Badan

August 15, 2008 – 3:58 pm by Dani Iswara

Untuk menganalisis kesehatan berat badan, NHLBI (’National Heart, Lung and Blood Institute’) menyarankan Aim for Healthy Weight: Assess Your Risk:

1. Indeks Massa Tubuh (IMT) atau ‘Body Mass Index’ (BMI)

IMT adalah indikator reliabel dari total lemak tubuh, yang berhubungan dengan risiko penyakit & kematian. Skornya valid untuk pria & wanita tetapi memiliki keterbatasan. Keterbatasannya:

  • ‘Overestimate’ lemak tubuh pada atlet & orang yang mengalami pembentukan otot
  • ‘Underestimate’ lemak tubuh pada orang yang sudah tua & mereka yang mengalami kehilangan massa otot.

Gunakan kalkulator IMT atau tabel (lihat Tabel 1) untuk memperkirakan total lemak tubuh.

Tabel 1. Kategori standar IMT versi WHO
BMI Category
< 18,5 Underweight
18,5-24,9 Normal
25.0-29.9 Overweight
≥ 30,0 Obese

2. Ukuran Lingkar Pinggang (’waist circumference’)

Ketahui ukuran lingkar pinggang dengan menggunakan pita ukur. Indikator ini baik untuk menentukan lemak perut (’abdominal’) sebagai prediktor lain peningkatan risiko penyakit terkait. Risiko meningkat pada hasil pengukuran lebih dari 102 cm (40 inci) pada pria dan lebih dari 88 cm (35 inci) pada wanita (Tabel 2).

Tabel 2. Klasifikasi Kelebihan Berat Badan & Obesitas menurut IMT, Ukuran Lingkar Pinggang dan Risiko Penyakit Terkait*
Klasifikasi IMT
(kg/m2)
Obesity
Class
Pria ≤ 102 cm (40 in)
Wanita ≤ 88 cm (35 in)
Pria > 102 cm (40 in)
Wanita > 88 cm (35 in)
Underweight < 18,5 - - -
Normal 18,5-24,9 - - -
Overweight 25,0-29,9 - Increased High
Obesity 30,0-34,9
35,0-39,9
I
II
High
Very High
Very High
Very High
Extreme Obesity 40,0+ III Extremely High Extremely High

* Risiko penyakit untuk diabetes tipe 2, hipertensi & penyakit kardiovaskuler.
+ Peningkatan ukuran lingkar pinggang dapat digunakan sebagai penanda peningkatan risiko walaupun berat badannya normal.

3. Faktor risiko lainnya

Faktor risiko lain yang patut dipertimbangkan:

  • tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • kolesterol-LDL (kolesterol ‘jahat’) tinggi
  • kolesterol-HDL (kolesterol ‘baik’) rendah
  • kadar trigliserida tinggi
  • kadar gula darah tinggi
  • riwayat keluarga dengan penyakit jantung prematur
  • kurangnya aktivitas fisik
  • merokok

4. Penilaian

Untuk orang yang tergolong:

  • kegemukan/’obese’ (IMT lebih dari atau sama dengan 30) atau
  • mereka yang
    kelebihan berat badan/’overweight’ (IMT 25 - 29,9) &
  • memiliki 2 atau lebih faktor risiko

dianjurkan untuk menurunkan berat badan. Meskipun hanya 10% akan cukup membantu menurunkan risiko penyakit terkait.

Pasien yang:

  • kelebihan berat badan (’overweight’)
  • tidak memiliki ukuran lingkar pinggang berlebih, dan
  • memiliki kurang dari 2 faktor risiko,

lebih dianjurkan untuk mecegah peningkatan berat badan dibandingkan menurunkan berat badan.

Konsultasikan kembali dengan dokter anda.

Share :
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google
  • Live
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Furl
  • Ma.gnolia
  • NewsVine
  • StumbleUpon

Last updated: Sunday, August 31, 2008 at 4:02 pm

You are free to share (copy, distribute and transmit) this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-No Derivative Works 3.0 Unported; CCA-NC-ND 3.0 Unported). Please put these link on your copy:
Taken from: Analisis Kesehatan Berat Badan by Dani Iswara (Dani Iswara .Net).

1 Trackback(s)

  1. Aug 31, 2008: Obesitas, Kegemukan, Berat Badan Berlebih - Dani Iswara .Net - Using WordPress WordPress 2.6.1

Post a Comment

You may read again from the Top

  • Strict XHTML (semantic markup) tags allowed (see Site Help - Leaving Comment)
  • All tags must be properly closed
  • Comment contains some words (eg. URLs) will be held in moderation
  • Paragraphs and line breaks are automatically converted
  • Keep relevant. Inappropriate comments may be edited, moderated, or removed
  • To have image beside your comment, get Gravatar!