Memakai Linux harusnya tidak Sulit lagi

Posted: August 18, 2008 at 10:37:01 by Dani Iswara. Words count: 459.
Last updated: October 9, 2009 at 22:09:26.

Sistem operasi GNU/Linux (Linux) dan berbagai distribusinya (distro) kini semakin mudah digunakan untuk kepentingan 'desktop' sehari-hari. Sebelumnya mari kita lihat tulisan Pak Yahya Kurniawan terdahulu di 5 Kesalahan Pengguna Linux terhadap Newbie. Berikut poin-poin pentingnya, diikuti sedikit ringkasan menurut bahasa saya:
  1. Selalu menjelekkan Microsoft (misalnya dengan menuliskan m$, microshit, microsuck, dll).
  2. Mengatakan pengguna Windows adalah pencuri. ...walau tidak semuanya tahu bahwa sistem operasi yang digunakannya ilegal/bajakan...
  3. Perang distro dan Window Manager.
  4. Selalu bilang bahwa instalasi software di Linux mudah.
  5. Galak terhadap newbie. ...terutama seputar etika tanya jawab di milis dan e-mail...
Saya sendiri sebagai pemula Linux sepertinya pernah melakukannya secara sadar dan/atau tidak sadar. Terutama poin ke-3. Tulisan senada lainnya di 11 Salah Kaprah Umum tentang Linux:
  1. Linux Membingungkan. ...karena banyaknya distro ('turunan' Linux)...
  2. Linux Tidak Gratis! ...dibahas mengenai pengertian 'free', bebas, gratis...
  3. Dukungan Teknisnya Mana? ...Linux didukung komunitas...ada yang berbayar untuk korporasi dan distro Linux komersial...
  4. Sulit Mencari Makan di Linux. ...tentang apa yang (masih) bisa dijual...
  5. Linux hanya dipakai sedikit orang.
  6. Gratis == Jelek! ...kalau jelek, mengapa kini makin banyak yang menggunakan dan dikembangkan?
  7. Linux itu Sulit! ...sekarang malah makin banyak yang dipermudah..dengan pemakaian klik sana & klik sini...
  8. Linux Adalah Sistem Operasi Dengan Baris Perintah. ...senada seperti di atas...
  9. Aplikasi Linux Terbatas.
  10. Harus Update Linux Demi Hardware. ...dukungan vendor komersial belum mau membuka kode sumbernya untuk Linux atau menyediakan penggerak ('driver') yang gratis bagi Linux...
  11. Linux Adalah Sistem Operasi Server.
Yang bisa dilakukan pengguna pemula untuk mencicipi Linux:
  1. Meminjam/menggunakan komputer (milik teman, warnet, kampus) yang sudah terpasang Linux.
  2. Mencoba distro versi 'livecd'--menjalankan Linux tanpa 'install' ke 'harddisk'/mengubah struktur sistem operasi yang sudah terpasang (mis. Ubuntu dan turunannya, OpenSUSE, Fedora, Mandriva) atau 'livedvd' (mis. Sabayon Linux).
  3. Menyediakan sejumlah ruang kosong ('free space') 'harddisk' internal, 'harddisk' eksternal (mis. 5-20GB) dan/atau 'flashdisk' untuk mencoba Linux.
  4. 'Dual boot' (atau lebih) dengan sistem operasi yang sedang rutin digunakan.
  5. Mengumpulkan dan membaca manual masing-masing distro. Banyak yang sudah tersedia dalam bahasa Indonesia.
  6. Konsultasi dengan individu & komunitas pengguna Linux baik terkoneksi/terhubung ('online') maupun jumpa darat.
Distro mana yang dipilih? Sesuaikan dengan kebutuhan dan selera..'ngga ada yang maksa kok..' :) Lihat juga Generik di Linux dan Kedokteran (Dani Iswara .Net). Misalnya untuk kebutuhan 'desktop' (aplikasi perkantoran, edit gambar, menonton video + mendengarkan MP3--tanpa instalasi paket tambahan; langsung berfungsi 'out of the box'), tidak terkoneksi Internet, bisa mencoba Linux Mint ('livecd' + 'installer'; turunan Ubuntu) atau Sabayon Linux ('livedvd' + 'installer'; turunan Gentoo). Lalu pemelajarannya (yang baku pemelajaran ya..dibanding pembelajaran..)? Manfaatkan pemelajaran elektronik ('eLearning'). Tidak harus via Internet. Dukungan dari manual serta menu bantuan ('help') masing-masing distro dan tiap aplikasi lumayan lengkap. Jika yang menghambat adalah budaya; budaya belajar, susah berpaling dari kenyamanan & kemapanan (bukan berarti Linux anti kemapanan..bukan juga hanya sekadar coba-coba..), semangat belajar bersama di komunitas mungkin akan membantu. Linux lahir & berkembang dari komunitas karena dukungan komunitas penggunanya juga. :) Belajar memang butuh waktu (bukan berarti kontraproduktif)..tiap hari tentu kita masih akan belajar terus dan berbagi.. Belajar itu investasi? Just unessential weblog
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com.

You are free to share (copy, distribute, transmit) & adapt this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported; CCA-NC-SA 3.0 Unported). Please put these links on your copy:
Taken from: Memakai Linux harusnya tidak Sulit lagi by Dani Iswara.

Unimportant Related/Random Posts

You may also read list of most popular posts and most popular tags of Dani Iswara .Net.

12 Responses to post titled: Memakai Linux harusnya tidak Sulit lagi

  1. Comment by Anton Sulistiyono on August 26, 2008 at 05:13:49
    using Firefox 3.0.1 on Windows XP

    Waduh maaf mas, kalau yang begituan saya belum mampu mengelola, mau bikin site yang valid seperti punya mas dulu, ajari ya mas..

    Terima kasih

  2. Comment by dani on August 26, 2008 at 07:13:42
    using Firefox 3.0.1 on Gentoo

    - Anton Sulistiyono:
    :) saya jg cuman iseng aja kok mas anton..

  3. Comment by andif on August 26, 2008 at 17:03:34
    using Firefox 3.0.1 on GNU/Linux

    biasanya bisa itu karena kebiasaan ;)

  4. Comment by dani on August 27, 2008 at 06:53:18
    using Firefox 3.0.1 on Gentoo

    - andif:
    dan jg keterusan..keenakan.. :D

  5. Comment by jason on September 1, 2008 at 13:12:47
    using Internet Explorer 6.0 on Windows XP

    Pengin sih mas Dani, tapi kok gemana gitu. Takut lagi run presentasi serius, eee... ada sesuatu ga bisa mbenerin.

  6. Comment by Dani Iswara on September 1, 2008 at 13:51:05
    using Firefox 3.0.1 on Gentoo

    - jason:
    kl pake distro linux dan paket2 yg stabil plus pengaturan yg pas ktnya sih ngga masalah..selain memang sudah pernah dicoba pd perangkat projector tsb.. :)

  7. Comment by Kang Tatang on September 6, 2008 at 10:43:15
    using Firefox 3.0.1 on Windows XP

    Menurut saya gak sulit kok, asal sebelumnya baca dulu dokumennya dan banyak minta petunjuk sama senior. He...he...
    Betul Gak Om dan? eh Pak Dokter ....

    Terima kasih banyak atas semua petunjuknya di forum.linux.or.id. (terutama tentang Grub config)

    kang.tatang
    a.k.a
    goowing13

    Teach me please ....

  8. Comment by dani on September 6, 2008 at 11:52:06
    using Firefox 3.0.1 on Gentoo

    Kang Tatang:
    pas awal make make ya bingung jg kang saya..setelah lama make, kok ya ngga pinter2 jg sayanya..ya always newbie dah..jd kita bs belajar bareng komunitas..yg nemu caranya duluan mesti sharing jg.. :D

  9. Comment by Kamaruddin on September 16, 2008 at 15:20:24
    using Mozilla Compatible on Unknown

    Thanks Mas Dani artikel saya di link. Jadi malu, di link ama celeb blog :)

    Ntah kenapa beberapa kali saat saya berkunjung situsnya gak bisa muncul dengan desktop browser tapi pake Opera Mini bisa.

  10. Comment by Dani Iswara on September 16, 2008 at 16:46:39
    using Firefox 3.0.1 on Gentoo

    - Kamaruddin:
    ralat..saya newbie, bukan celeb blog..

    oya? peramban apa ya bang..mungkin trouble server krn kmrn2 sempat pindahan server dan jg pernah bermasalah di server..
    kl plugin wp-mobile blm sempat saya edit lg biar lbh pas..

    tulisannya bagus soale..makasi :)

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback by Dokter pengguna Linux - Dani Iswara .Net on November 21, 2008 at 14:10:44
    WordPress 2.6.1

    [...] Memakai Linux Harusnya tidak Sulit Lagi saat ini. Pengembangan Linux untuk desktop sangat cepat. Hingga tampilan Linux, Windows dan Mac menjadi cukup sulit dibedakan. [...]

  2. Pingback by Arch dan Gentoo Linux menurut Pemula - Dani Iswara .Net on January 9, 2010 at 15:09:15
    WordPress abc

    [...] dengan pendapat-pendapat subjektif para pengguna dan komunitasnya. Silakan membaca kembali Memakai Linux harusnya tidak sulit lagi (Dani Iswara [...]

Sorry, for some reasons (sometimes due to sp*ms attack), the comment form is closed at this time. If You have any suggestions, please contact me. Thank you.

Dani Iswara .Net

Return to TOP
›› Older entries: Webagogo is still alive
‹‹ Newer entries: Kolesterol yang berisiko