Rekomendasi Mengatasi Overweight dan Obesitas
August 16, 2008 – 16:03 by Dani Iswara. Words count: 379.Last updated: Sunday, August 31, 2008 at 16:08.
Rekomendasi untuk pasien (publik/umum) dalam upaya mengatasi kelebihan berat badan (‘overweight’) dan kegemukan (‘obesitas’) ini mengacu pada Recommendations on the Identification, Evaluation, and Treatment of Overweight and Obesity in Adults:
- Penurunan berat badan (BB) hingga penurunan tekanan darah (TD) pada pasien dengan kelebihan BB dan kegemukan yang disertai peningkatan TD.
- Penurunan BB hingga penurunan kadar total kolesterol, kolesterol LDL dan trigliserida, peningkatan kadar kolesterol-HDL pada pasien dengan kelebihan BB dan kegemukan yang disertai dislipidemia.
- Penurunan BB hingga penurunan kadar glukosa darah pada pasien dengan kelebihan BB dan kegemukan yang disertai diabetes tipe 2.
- Gunakan IMT (Indeks Massa Tubuh) untuk menilai kelebihan BB dan kegemukan. BB sendiri dapat digunakan untuk mengevaluasi penurunan BB dan mengetahui efektivitas terapi.
- Gunakan IMT untuk mengklasifikasikan kelebihan BB dan memperkirakan risiko relatif yang dibandingkan dengan BB normal.
- Ukuran lingkar pinggang (‘waist circumference’) sebaiknya digunakan untuk menilai lemak perut.
- Keberhasilan terapi penurunan BB dinilai dari penurunan BB setidaknya sebesar 10%.
- Penurunan BB sebaiknya sekitar 1-2 ‘pounds’ (0,45 – 0,9 kg) per minggu selama 6 bulan.
- lakukan diet rendah kalori (LCD–’low calorie diets’) untuk penurunan BB pada pasien dengan kelebihan BB dan kegemukan. Mengurangi lemak sebagai bagian dari diet kalori merupakan cara praktis mengurangi kalori.
- Diet rendah lemak tersendiri tanpa mengurangi kalori tidak efektif. Sebaiknya disertai diet rendah karbohidrat.
- Diet lain yang dirancang untuk mengurangi 500-1.000 kkal/hari sebaiknya merupakan kesatuan program dalam upaya mengurangi BB sebanyak 1-2 pon/minggu.
- Aktivitas fisik sebaiknya merupakan bagian dari terapi penurunan dan program kontrol BB, karena:
- membantu penurunan BB pada kasus kelebihan BB dan kegemukan,
- dapat mengurangi lemak perut
- meningkatkan kebugaran kardiorespirasi
- membantu pemeliharaan penurunan BB
- Aktivitas fisik sebaiknya merupakan bagian dari terapi penurunan dan pemeliharaan BB. Dianjurkan aktivitas fisik level sedang selama 30-45 menit, 3-5 hari per minggu. Pasien dewasa sebaiknya menetapkan target jangka panjang untuk mengakumulasikan aktivitas fisik intensitas sedang setidaknya 30 menit atau lebih setiap hari.
- Kombinasi diet rendah kalori dan peningkatan aktivitas fisik direkomendasikan karena mampu menurunkan BB dan mengurangi lemak perut serta meningkatkan kebugaran kardiorespirasi.
- Terapi pola hidup bermanfaat jika digabungkan dalam penurunan dan pemeliharaan BB.
- penurunan dan pemeliharaan BB sebaiknya diterapkan dengan kombinasi diet rendah kalori, peningkatan aktivitas fisik dan perubahan pola hidup.
- Setelah penurunan BB berhasil, pemeliharaan dilanjutkan dengan terapi diet, aktivitas fisik dan terapi pola hidup yang berkelanjutan.
Terapi obat-obatan dapat juga digunakan. Walaupun keamanan dan efikasinya selama setahun belum teruji. - Program pemeliharaan BB sebaiknya diprioritaskan setelah 6 bulan awal terapi penurunan BB.
Comment by julianto on February 27, 2009 at 08:44:48
using Mozilla Firefox 3.0.6 on Windows XP
Terima kasih atas info yang bagi saya dan keluarga sangat bermanfaat karena kami sekarang mengalami kelebihan berat badan, supaya dicoba pakai WRP namun hasil awalnya saja yang baik yaitu turun 2 kg dalam waktu 2 minggu. namun selanjutnya BB tidak turun lagi, akhirnya dilakukan puasa Senin dan Kamis.
Comment by Dani Iswara on February 27, 2009 at 11:30:25
using Mozilla Firefox 3.0.6 on Gentoo Linux
julianto,
semoga sekeluarga sehat selalu dan sukses mencapai target yg diinginkan