Mengaplikasikan Prinsip HONcode di Web-Blog Kesehatan-Kedokteran

January 31, 2009 – 07:55 by Dani Iswara. Words count: 496.
Last updated: Monday, April 20, 2009 at 0:33.

Beberapa prinsip HONcode mudah diaplikasikan untuk web dan blog kesehatan-kedokteran. Dani Iswara .Net sudah mencobanya. Yayasan HON (Health on the Net) sendiri adalah organisasi non profit dan non pemerintah yang diakui oleh Economic and Social Council of the United Nations (ECOSOC). Melalui inisiatif HON Code of Conduct, mereka berusaha mewujudkan informasi kesehatan dan kedokteran online yang berkualitas.

Konsep ini ditujukan bagi pengelola situs web, blog, mail list, forum, yang menyajikan informasi kesehatan dan kedokteran di Internet. Baik oleh dokter, apoteker, perawat, profesional medis lain, dan non medis. Sehingga pembaca dapat lebih mudah melakukan verifikasi atas informasi yang disajikan. Bagi penyedia informasi, panduan etika dan sikap ini dapat membantu memberi informasi yang aksesibel dan bertanggung-jawab kepada pengguna/pembaca. Semua pengguna diharapkan tidak tersesat pada informasi yang salah. Di Indonesia sepertinya belum ada perangkat serupa.

Walau tidak memasang logo akreditasinya, ada baiknya sedikit banyak mengadopsi konsep yang ditawarkan. Saat ini, HONcode memang belum mendukung penuh Bahasa Indonesia. Tapi Bahasa Melayu sudah ada dalam salah satu dukungan bahasa resminya. Delapan (8) prinsip HONcode–yang disederhanakan dalam bahasa penulis:

  1. Otoritas (yang berwenang; pengelola)
  2. Komplementer (saling mengisi)
  3. Privasi/kerahasiaan (data pribadi)
  4. Keterkaitan dengan sumber/bukti
  5. Dapat dikonfirmasi kembali
  6. Transparansi penulis (alamat kontak tersedia)
  7. Keterangan/transparansi dukungan finansial/sponsor
  8. Kebijakan iklan.

Konsep HONcode merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan The Safety of Health-Medical Information on the Net (Dani Iswara .Net). Belakangan beberapa persyaratan disesuaikan dengan iklim Web 2.0 dan Medicine 2.0. Lihat juga Medicine 2.0 Congress – Belajar dari Pengalaman (Dani Iswara .Net).

Penjabarannya, memuat:

  1. Otoritas

    • Nama pengelola, editor, dan moderator, boleh saja memakai nama alias (pseudonym).
    • Organisasi pengelola/terkait.
    • Profesional medis atau bukan.
    • Penjelasan singkatan/akronim gelar akademis pengelola (misal gelar spesialis tertentu).
    • Termoderasi atau tidak.
    • Moderator sukarela atau didukung finansial tertentu.
    • Menyampaikan kewenangan pengelola/administrator terhadap tulisan yang termuat dan proses diskusi.
    • Semua pengguna diasumsikan bukan profesional medis, kecuali menyatakan diri berbeda.
    • Jika menyampaikan informasi medis layaknya dokter, sebaiknya mengidentifikasi diri dengan jujur.
  2. Komplementer

    Informasi yang ada hanyalah pelengkap. Bukan bermaksud untuk menggantikan hubungan pasien-dokter sebenarnya.
    Misi, tujuan, dan target pembaca juga dapat disampaikan.
    Penyangkalan yang digunakan, misalnya:

    Informasi yang disajikan oleh [ nama penyedia ] dibuat untuk melengkapi, bukan menggantikan, hubungan pasien dengan dokter.

  3. Privasi

    • Menghargai privasi dan kerahasiaan data pribadi yang dikirimkan pengguna.
    • Hanya digunakan untuk kebutuhan statistik.
  4. Keterkaitan dengan sumber/bukti

    • Sitasi, kuotasi referensi/sumber-sumber medis terpercaya, jika diperlukan.
    • Sitasi dapat berupa pranala yang valid.
    • Keterangan waktu pemuatan tulisan per halaman
    • Keterangan waktu pemutakhiran terakhir per halaman (disarankan yang otomatis).
  5. Dapat dikonfirmasi

    Penyajian informasi tentang manfaat atau performa suatu pengobatan (kedokteran, bedah), produk komersial, atau layanan, dipertimbangkan sebagai klaim. Tiap klaim sebaiknya menyertakan bukti ilmiah (jurnal, laporan riset, dll).

  6. Transparan

    • Alamat kontak penulis (lebih baik dalam format enkripsi untuk menghindari spam)
    • Formulir/halaman kontak
  7. Keterangan dukungan finansial

    • Mendeklarasikan ada/tidak adanya dukungan finansial pihak ketiga.
    • Menyatakan ada/tidak adanya konflik kepentingan dengan pihak penyokong dana.
  8. Kebijakan iklan

    • Memuat kebijakan menerima atau tidak menerima iklan.
    • Memisahkan konten editorial dan konten iklan.
    • Konten diberi label untuk membedakannya.
    • Menyatakan ada/tidak adanya konflik kepentingan dengan pengiklan.

    Situs yang memuat materi iklan p0rnografi akan dihapus oleh HONcode dari basis datanya.

Untuk menghemat ukuran berkas gambar/logo, HONcode mengabulkan usul penulis. Lihat di New HONcode Logo (Dani Iswara .Net). HONcode juga mengijinkan beberapa penulisan kode X/HTML-nya disesuaikan dengan standar web.

Tulisan ini disederhanakan dari halaman: HONcode standard for trustworthy health.

Just unessential weblog
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com or use contact form.

You are free to share (copy, distribute, transmit) & adapt this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported; CCA-NC-SA 3.0 Unported). Please put these links on your copy:
Taken from: Mengaplikasikan Prinsip HONcode di Web-Blog Kesehatan-Kedokteran by Dani Iswara.

Unimportant Related/Random Posts

You may also read list of most popular posts and most popular tags of Dani Iswara .Net.

15 Responses to post titled: Mengaplikasikan Prinsip HONcode di Web-Blog Kesehatan-Kedokteran

  1. Comment by cenya95 on February 6, 2009 at 11:22:26
    using Mozilla Firefox 3.0.1 on Windows XP

    woooaw.. mantabs, dok.

  2. Comment by anton on February 6, 2009 at 15:25:53
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Windows XP

    Waduh yang no 3 mengenai P3P ini yang menurut saya paling sulit mempraktekannya, hehehe. Ajarin juga tentang cara buat P3p dan gzip Om :D , makasih.

  3. Comment by Dani Iswara on February 6, 2009 at 15:46:17
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Gentoo Linux

    - cenya95:
    bisa disesuaikan utk bdg yg lain kok pak :)

    - anton:
    wah yg ini sih ngga seteknis itu mas anton, ini cukup pernyataan privasi aja..

    yg P3P (Platform for Privacy Preferences) itu bs cb diliat source code situs2 yg valid P3P di sakui web, mis.
    meta p3p, p3p.xml
    sila modifikasi dan liat panduannya di P3P: The Platform for Privacy Preferences :)
    ada validatornya jg

    yg kompresi gzip bs cb penjelasan yg enak di how to optimize your site with gzip compression

  4. Comment by anton on February 6, 2009 at 20:44:52
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Windows XP

    Sip sip, mantep mantep, pelajari p3p.xml om dani aja :D .

  5. Comment by Eka Kusmawan on February 7, 2009 at 05:40:14
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Windows Vista

    Wah… banyak juga istilah net-IT yg belum saya mengerti.
    Tapi apa blog saya sudah sejalan dengan konsep itu ya Dan…?

  6. Comment by Dani Iswara on February 7, 2009 at 08:10:51
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Gentoo Linux

    - Eka Kusmawan:
    yg ditanyain mas anton di atas itu teknis yg lain bli eko..
    utk mencobanya bs dicocokin dgn syarat2 yg mereka sebutin itu, bli eko
    biasanya dirangkum di halaman penyangkalan/disclaimer

    ktnya itu bs dianggap memiliki kekuatan hukum jika ada masalah dgn tulisan di blog

  7. Comment by uwiuw on February 7, 2009 at 22:40:36
    using Mozilla Firefox 2.0.0.14 on Windows XP

    sy pernah berdiskusi dgn temen untuk blog dokter gigi dia. Kalau saja sy tau hal ini sejak awal, mungkin sy tidak akan keberatan mendesain buat dia.

    maklum, sy suka rokok tapi ngak suka bila”calon dokter” yg perokok. LKayaknya kredibilitas dokter yg merokok itu diragukan yah heheheh

    hahahangak nyambung :D btw, makasih atas banyaknya comment kamu. Maaf sy tidak bisa membalas sebanyak itu. Sy sudah berjanji dgn diri sendiri untuk tidak menjatah waktu online sy karena kecanduan :D

    semoga sy bsia rutin ke blog ini :D

  8. Comment by Dani Iswara on February 8, 2009 at 00:15:23
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Gentoo Linux

    - uwiuw:
    bisa jg utk dokter gigi

    asal nasihat (ternyata di KBBI, yg bener bukan nasehat) dokternya yg diikuti, bukan kelakuannya :lol:

    nanggung, kl maen kesana ya sekalian, belajar desain, mesti langsung ke yg pakarnya..tulisannya disana bagus2 je.. :)

  9. Comment by School of Blogging on February 8, 2009 at 01:39:20
    using Mozilla Firefox 3.0.5 on Windows XP

    Makasih udah mampir. Wah, asyik juga nih

  10. Comment by Norjik on February 8, 2009 at 17:30:38
    using Mozilla Firefox 3.0.5 on Ubuntu Linux 8.10

    Wah, baca tulisan pak dokter dani … saya makin kelihatan kecil bngt niihh. Kudu mesti banyak belajar lagi nih saya :)

  11. Comment by Dani Iswara on February 8, 2009 at 17:48:25
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Gentoo Linux

    - School of Blogging:
    makasi jg, bos, itu bag dari tulisan SEO Blog Trekking
    hrs belajar dari praktisinya… :)

    - Norjik:
    maaf, jam di server idwebspace dot com sedang bermasalah

    tulisan di blog saya kan banyakan narsis, pak..saya jg blm sanggup memenuhi idealisme tulisan itu..
    dan jgn dicontoh semua..ambil baik2nya aja :)

  12. Comment by Evyta on February 10, 2009 at 07:37:03
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Windows XP

    Ini yang saya maksud dengan marketing di segala bidang (bukan hanya bisnis). Jika kita bisa mengoptimalkan banyak bidang di internet, tentu nilai-nilai kebaikan akan semakin berkembang bukan?

  13. Comment by Dani Iswara on February 10, 2009 at 08:56:27
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Gentoo Linux

    - Evyta:
    asal bukan bisnis mengangkangi nilai kebaikan itu sendiri :)

  14. Comment by Alin aun on October 19, 2009 at 21:00:17
    using Opera Mini 9.80

    Ah,. Ada toh beginian..

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback by Kualitas Informasi Kesehatan-Kedokteran di Mesin Telusur Internet — Dani Iswara .Net on January 31, 2010 at 04:57:39
    using WordPress abc

    [...] mengajukan konsep aksesibilitas, kebergunaan/’usability’, dan dikombinasikan dengan prinsip HONcode. Faktor etika sudah termasuk di [...]

Sorry, for some reasons (sometimes due to sp*ms attack), the comment form is closed at this time. If You have any suggestions, please contact me. Thank you.

Dani Iswara .Net

Return to TOP
›› Older entries: Copy-Paste Boleh, tapi kadang Menyebalkan
‹‹ Newer entries: XHTML-CSS validations are not that Important