Aksesibilitas Karakter Pemisah Judul Tulisan Blog

Posted: February 23, 2009 at 16:45:39 by Dani Iswara. Words count: 349.
Last updated: March 29, 2009 at 19:17:57.

Judul tulisan/posting pada tiap halaman web/blog biasanya memuat karakter pemisah/separator. Bagaimana aksesibilitas (accessibility) kombinasi tag title dan level judul (headings) tersebut? Untuk level judul, h1 sebagai level tertinggi pada halaman web dianjurkan karena lebih bermakna semantik XHTML (Extensible HyperText Markup Language). Menurut Search Engine Optimization (SEO), tag h1 lebih berbobot dibanding h2-h6? Tag h1 sebagai judul akan terbaca/tercetak di judul jendela peramban (window title bar) dan/atau judul tab (tab title). Pemisahan dibuat agar pembaca mudah membedakan judul tulisan dengan judul web/blog (bukan laman/homepage). Untuk judul web/blog, biasanya format judul sebagai berikut (dengan contoh bar vertikal sebagai pemisah): Judul Blog Judul Blog | Deskripsi singkat Judul Blog - Deskripsi singkat Pada halaman tulisan/posting, lebih aksesibel dan usable dengan format: Judul Posting | Judul Blog Judul Posting - Judul Blog format di atas dilengkapi dengan favicon akan menambah kebergunaan (usability) blog. Ingat pula, ada beberapa karakter yang ternyata harus dihapus saat akan menyimpan halaman web ke 'harddisk'.

Yang diucapkan mesin bicara

Dari sisi aksesibilitas, mesin bicara (speech reader) akan membaca beberapa karakter pemisah populer seperti di bawah ini:
  • Separator ›› sebagai right double angle bracket. Visualnya tampak menarik. Tetapi karena terlalu panjang jika diucapkan oleh mesin bicara, dianjurkan untuk tidak digunakan.
  • Karakter | dibaca sebagai vertical bar.
  • Butir pada daftar, misalnya • diucapkan sebagai bullet.
  • Tanda strip dobel, -- disuarakan sebagai em dash.
  • Strip tunggal, - terdengar sebagai dash. Sering digunakan juga sebagai pemisah nama peramban di akhir judul. Misalnya Judul Tulisan | Judul Blog - Mozilla Firefox.
Yang perlu diperhatikan:
  • Beri jeda (spasi) sebelum dan setelah karakter pemisah.
  • Jangan menggunakan karakter pemisah yang berhubungan langsung dengan topik yang dibahas. Misal menggunakan bullet saat membahas tentang persenjataan dan amunisi. Atau vertical bar saat membicarakan geometri, kafe, dan resepsionis.

Best practice aksesibilitas karakter pemisah

Praktik dan pengalaman terbaik (best practices) yang Dani Iswara .Net amati, banyak yang menggunakan bar vertikal ( | ) dan variasi strip (strip tunggal [ - ]; strip dobel [ -- ]). Menurut pendapat pribadi penulis, penggunaan kata seperti at layak digunakan sebagai pemisah/penghubung. Terutama jika konten memakai bahasa Inggris. Seperti halnya di pada konten berbahasa Indonesia. Asal tetap konsisten dalam penulisan judul dan mempertimbangkan keselarasan judul tulisan dengan judul blog. Rekomendasi bacaan lebih lanjut: Just unessential weblog
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com.

You are free to share (copy, distribute, transmit) & adapt this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported; CCA-NC-SA 3.0 Unported). Please put these links on your copy:
Taken from: Aksesibilitas Karakter Pemisah Judul Tulisan Blog by Dani Iswara.

Unimportant Related/Random Posts

You may also read list of most popular posts and most popular tags of Dani Iswara .Net.

Sorry, for some reasons (sometimes due to sp*ms attack), the comment form is closed at this time. If You have any suggestions, please contact me. Thank you.

Dani Iswara .Net

Return to TOP
›› Older entries: Kebergunaan (Usability) Blog
‹‹ Newer entries: Terima Kasih Standar Web