<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Press Release PB IDI tentang Pengobatan tidak Ilmiah</title>
	<atom:link href="http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/</link>
	<description>Just unessential weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 09 Mar 2010 16:22:39 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Dani Iswara</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-9966</link>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 02:59:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-9966</guid>
		<description>manusia ilmiah saja yang mungkin belum menemukan alasan rasionalnya :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>manusia ilmiah saja yang mungkin belum menemukan alasan rasionalnya <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Cahya</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-9965</link>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 02:13:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-9965</guid>
		<description>Itu juga bisa membantu kita yang menggunakan based evidence medicine dan pengobatan dengan clinical reasoning...

Mana tahu di pedalaman yang minim obat diuretik, namun bertebaran daun tempuyung, yah..., lumayan kan :D (ilmiah ga sih)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Itu juga bisa membantu kita yang menggunakan based evidence medicine dan pengobatan dengan clinical reasoning&#8230;</p>
<p>Mana tahu di pedalaman yang minim obat diuretik, namun bertebaran daun tempuyung, yah&#8230;, lumayan kan <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  (ilmiah ga sih)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dani Iswara</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-9964</link>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 01:52:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-9964</guid>
		<description>kalo niatnya cari untung, jualan obat farmasi juga bisa kan.. :D ngga selalu lewat alternatif. yang salut diantaranya usaha untuk mengangkat terapi alternatif menjadi lebih rasional lagi melalui pelbagai riset. nyatanya sebagian terapi itu mulai mendapat dukungan ilmiah saat ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo niatnya cari untung, jualan obat farmasi juga bisa kan.. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  ngga selalu lewat alternatif. yang salut diantaranya usaha untuk mengangkat terapi alternatif menjadi lebih rasional lagi melalui pelbagai riset. nyatanya sebagian terapi itu mulai mendapat dukungan ilmiah saat ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Cahya</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-9962</link>
		<dc:creator>Cahya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 00:11:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-9962</guid>
		<description>Saya masih ingat dulu di bangku kuliah, di saat sebuah kesempatan di mana kali itu tak tertidur :D

Pendidik kami menyampaikan, segala pengetahuan dan keterampilan yang ditujukan bagi kesehatan dan keselamatan manusia selayaknya kita hargai bersama dalam kesamaan derajat.

Ilmu kedokteran modern saat ini baru berusia beberapa ratus tahun dan memang mengalami kemajuan yang luar biasa pesat, namun beda jalan beda pemandangan dan pandangan, jika tidak memahami jalur pandang yang lain, adakah kemanusiaan di dalam diri kita jika kita menghakimi, menyalahkan bahkan merendahkan metode atau jalan-jalan lain yang diberikan, berbeda dengan jalan modern kita (lha toh buat apa kemudian semboyan Bhineka Tunggal Ika).

Memang, banyak praktik alternatif yang tidak bisa dinalar secara ilmiah, namun apa berarti salah? Atau banyak praktik bahkan yang bertentangan dengan kaidah ilmiah, apa itu berarti sia-sia? Kita belajar, masyarakat belajar, tanpa ada kesalahan tidak akan ada yang dapat diperbaiki dan diperbaharui untuk menjadi lebih baik.

Menurut saya masyarakat perlu dilindungi dari berbagai tindakan yang tidak sehat, dari praktik-praktik yang hanya berorientasi pada benifit satu pihak saja. Namun pertanyaannya, apakah selalu ini terjadi pada pengobatan tradisional dan/atau alternatif saja? Itulah yang mungkin justru akan menggelitik kita :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya masih ingat dulu di bangku kuliah, di saat sebuah kesempatan di mana kali itu tak tertidur <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Pendidik kami menyampaikan, segala pengetahuan dan keterampilan yang ditujukan bagi kesehatan dan keselamatan manusia selayaknya kita hargai bersama dalam kesamaan derajat.</p>
<p>Ilmu kedokteran modern saat ini baru berusia beberapa ratus tahun dan memang mengalami kemajuan yang luar biasa pesat, namun beda jalan beda pemandangan dan pandangan, jika tidak memahami jalur pandang yang lain, adakah kemanusiaan di dalam diri kita jika kita menghakimi, menyalahkan bahkan merendahkan metode atau jalan-jalan lain yang diberikan, berbeda dengan jalan modern kita (lha toh buat apa kemudian semboyan Bhineka Tunggal Ika).</p>
<p>Memang, banyak praktik alternatif yang tidak bisa dinalar secara ilmiah, namun apa berarti salah? Atau banyak praktik bahkan yang bertentangan dengan kaidah ilmiah, apa itu berarti sia-sia? Kita belajar, masyarakat belajar, tanpa ada kesalahan tidak akan ada yang dapat diperbaiki dan diperbaharui untuk menjadi lebih baik.</p>
<p>Menurut saya masyarakat perlu dilindungi dari berbagai tindakan yang tidak sehat, dari praktik-praktik yang hanya berorientasi pada benifit satu pihak saja. Namun pertanyaannya, apakah selalu ini terjadi pada pengobatan tradisional dan/atau alternatif saja? Itulah yang mungkin justru akan menggelitik kita <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dani Iswara</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-5029</link>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 11:24:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-5029</guid>
		<description>norjik,
kl digratiskan oleh pemerintah, apa bakal milih dokter, pak ya? :)

[OOT] utk kasus itu, logikanya, beda waktu, beda perkembangan perjalanan sakit, beda penanganan mungkin, pak.
sehingga sering dianjurkan sekian hari berikutnya untuk kontrol kembali.
semoga lekas sembuh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>norjik,<br />
kl digratiskan oleh pemerintah, apa bakal milih dokter, pak ya? <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>[OOT] utk kasus itu, logikanya, beda waktu, beda perkembangan perjalanan sakit, beda penanganan mungkin, pak.<br />
sehingga sering dianjurkan sekian hari berikutnya untuk kontrol kembali.<br />
semoga lekas sembuh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: norjik</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-5028</link>
		<dc:creator>norjik</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Feb 2009 11:02:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-5028</guid>
		<description>Kl saya melihat, ini smua hanya karena di perbedaan biaya yg signifikan pak. Dan masyarakat akhir2 ini lbh bnyk melihat simple dan bukti aja walau jelas2 kadang bukti itu susah sekali di hubungkan dg logika apalagi di hubungkan dg ilmu kedokteran. Tau2 sembuh aja !

OOT : Pengalaman kmrn anak saya, tumbuh bintik2 banyak pada dada dan leher. Dari puskesmas diberi obat oles dan di tamnbah bedak. Sminggu gk ada hasilnya mlh semakin banyak aja. Dan kmudian saya bawa ke dokter praktek, saya kaget bgtu beliau blg justru di larang memakai bedak ? lha pdhl dari dokter puskesmas di beri bedak ?

Inilah yg kadang membuat bingung masyarakat e pak. Pdhl di puskesmas itu khan dokter juga ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kl saya melihat, ini smua hanya karena di perbedaan biaya yg signifikan pak. Dan masyarakat akhir2 ini lbh bnyk melihat simple dan bukti aja walau jelas2 kadang bukti itu susah sekali di hubungkan dg logika apalagi di hubungkan dg ilmu kedokteran. Tau2 sembuh aja !</p>
<p>OOT : Pengalaman kmrn anak saya, tumbuh bintik2 banyak pada dada dan leher. Dari puskesmas diberi obat oles dan di tamnbah bedak. Sminggu gk ada hasilnya mlh semakin banyak aja. Dan kmudian saya bawa ke dokter praktek, saya kaget bgtu beliau blg justru di larang memakai bedak ? lha pdhl dari dokter puskesmas di beri bedak ?</p>
<p>Inilah yg kadang membuat bingung masyarakat e pak. Pdhl di puskesmas itu khan dokter juga ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dani Iswara</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-5001</link>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 03:26:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-5001</guid>
		<description>sof,
mas sofyan, walau jalurnya irasional, yg penting sembuh kan, paling rugi antri aja :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sof,<br />
mas sofyan, walau jalurnya irasional, yg penting sembuh kan, paling rugi antri aja <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sof</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-5000</link>
		<dc:creator>sof</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 02:53:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-5000</guid>
		<description>memang beberapa pengobatan tradisonal ada yang masih bisa dinalar, tetapi banyak yang irasional...
Masalahnya memang biaya pengobatan di indonesia sangat mahal dan sosialisasinya kurang shg bnyak orang melirik praktek alternatif. Namun saya sih mendukung usaha IDI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang beberapa pengobatan tradisonal ada yang masih bisa dinalar, tetapi banyak yang irasional&#8230;<br />
Masalahnya memang biaya pengobatan di indonesia sangat mahal dan sosialisasinya kurang shg bnyak orang melirik praktek alternatif. Namun saya sih mendukung usaha IDI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dani Iswara</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-4985</link>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 07:08:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-4985</guid>
		<description>Rully Nugraha,
berarti jg budaya pengobatan tradisional masih mendapat tempat di masyarakat, walau dianggap irasional oleh masyarakat lainnya
sekali lg, lepas dari faktor agama
salam kembali :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Rully Nugraha,<br />
berarti jg budaya pengobatan tradisional masih mendapat tempat di masyarakat, walau dianggap irasional oleh masyarakat lainnya<br />
sekali lg, lepas dari faktor agama<br />
salam kembali <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rully Nugraha</title>
		<link>http://daniiswara.net/2009/02/press-release-pb-idi-tentang-pengobatan-tidak-ilmiah/#comment-4984</link>
		<dc:creator>Rully Nugraha</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2009 06:51:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=496#comment-4984</guid>
		<description>Salam kenal mas. Kasus pengobatan ala ponari dan saingan-saingannya semakin membuat kita &quot;melek&quot; bahwa kebanyakan rakyat bangsa ini semakin lama semakin tidak rasional. Semua ini dikarenakan biaya pengobatan yang tidak terjangkau, celakanya lagi kepercayaan terhadap pengobatan dokter mulai pudar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal mas. Kasus pengobatan ala ponari dan saingan-saingannya semakin membuat kita &#8220;melek&#8221; bahwa kebanyakan rakyat bangsa ini semakin lama semakin tidak rasional. Semua ini dikarenakan biaya pengobatan yang tidak terjangkau, celakanya lagi kepercayaan terhadap pengobatan dokter mulai pudar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
