Tulisan Blog Dokter, Timeless Content, dan Keterangan Waktu
Posted: March 22, 2009 at 04:43:31 by Dani Iswara. Words count: 523.
Last updated: May 6, 2009 at 01:14:44.
Upaya agar disebut konten sepanjang masa
Simak juga tulisan rekan blogger Brahmantya Kumara (Ara) berjudul 5 Tips Praktis Membangun Timeless Content atau versi bahasa Inggrisnya seperti berikut ini:Saya pribadi kurang setuju jika keterangan waktu disembunyikan/dihapus dari konten halaman web/blog--seperti disebutkan pada kuotasi di atas--hanya untuk bisa disebut timeless content, konten sepanjang masa yang tak lekang oleh waktu. Para praktisi SEO ('Search Engine Optimization') pun berpendapat, 'permalink' atau 'permanent link' yang ringkas akan lebih terfokus pada kata kunci. Sehingga keterangan waktu (tanggal, bulan, tahun) dihapus dari 'permalink'. Selebihnya, pendapat saya tentang hal itu bisa dibaca di Permalink yang aksesibel dan berguna (Dani Iswara .Net).5 tips for writing timeless content.
- Avoid words that bring the idea of time: whenever you are writing about a particular topic try to avoid words like today, yesterday,...
- Put dates at the bottom of posts:...
- Get rid of the calendar:...
- Get rid of the monthly archives:...
- When blogging about news or current events make sure to add value: every blog will mention a certain news...
Pengunjung pun menyukai konten terbaru
Pengunjung, baik mesin pencari Internet (seperti Google, Yahoo) dan manusia sama-sama menyukai konten terbaru. Konten terbaru disini dapat dikenali dari:- item hasil pencarian Internet (SERP ['Search Engine Result Pages']) yang kadang memuat tanggal/waktu pemutakhiran terakhir,
- 'permalink',
- keterangan waktu pada judul tulisan,
- tanggal/waktu pemutakhiran terakhir ('last updated time') dalam konten,
- halaman sitemap, jika tersedia.
Sebetulnya ada beberapa rekan lagi yang memang secara rutin saya kunjungi blog-nya, tapi langsung balik kanan begitu tahu kalau tulisan yang hadir paling atas dalam blognya adalah tulisan satu dua bulan lalu. Mati suri nih ceritanya...setidaknya menegaskan bahwa beliau pun menyukai konten terbaru. Pengunjung lainnya pun saya amati lebih suka berkomentar di tulisan yang ada di laman/halaman depan. Tapi perlu diingat, bahwa praduga mati suri itu bisa saja salah. Kemungkinannya, blog tersebut masih hidup, dengan alasan:
- tulisan terdepan ternyata memang berupa 'artikel tetap' atau 'sticky post',
- tulisan terbaru tidak harus muncul di halaman depan, tapi mengikuti tanggal 'draft' dibuat pertama kali (cara ini sepertinya termasuk anti popularitas),
- tulisan terbaru memang tidak ada, tapi:
- halaman konsultasi kesehatan/kedokteran 'online' jalan terus,
- pemutakhiran tulisan lama berlanjut (sehingga penting untuk mencantumkan sumber asli di tulisan 'copy-paste'), dan sebagainya.
post meta data. Tapi oleh HONcode ('Health on the Net code of Conduct'), disyaratkan untuk menyertakan waktu pemutakhiran terakhir ('last updated time') di tiap halaman. Misalnya dengan kode PHP (PHP: Hypertext Preprocessor):
<p><em>Diperbarui: <?php the_modified_date('l, j F, Y'); ?> pada pukul <?php the_modified_date('g:i a'); ?></em></p>
Periksa juga status waktu di 'server' melalui panel dasbor.
Ilmu kesehatan/kedokteran pun terus berkembang sehingga tidak selamanya semua konten blog dapat berupa timeless content.
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com.
Comment by Cahya on April 13, 2009 at 21:11:16
using Firefox 3.0.8 on Windows Vista
Saya memang demikian adanya, memang jika kebanyakan mesin pencari melacak dan "menyuguhkan" pada kita apa yang didapatkan dari kata kunci.
Kalau saya pribadi ~ mengingat topik yang tertulis mengenai ilmu pengetahuan dalam hal ini dunia kedokteran ~ jika sebuah tulisan memiliki kandungan yang dinamis, artinya di masa depan mungkin akan berubah sesuai dengan konteks kekinian dari kondisi ilmu pengetahuan saat ini dan saat itu, maka mungkin tulisan sebuah blog (tentang kedokteran) tidak lagi sepenuhnya relevan (dan semoga malah tidak menjadi berkebalikan).
Saya rasa secara moril, pemilik sebuah blog yang memuat artikel kedokteran memiliki tanggung jawab moril untuk siap memperbaharui kandungan-kandungan yang sudah lawas dalam tulisannya, sehingga walau tulisan itu tertanggal tempo dulu, namun masih bisa didapatkan relevansinya saat ini. He he..., walau harus diakui hal ini terkadang berbelit dengan sesuatu yang disebut "keengganan", sehingga cukup menambahkan data kapan tulisan itu dibuat dan diterbitkan akan membuat pembaca yang cukup awas mampu mempertimbangkan relevansi tulisan tersebut dengan bijaksana.
Comment by Dani Iswara on April 14, 2009 at 00:47:30
using Firefox 3.0.8 on Gentoo
Cahya,
saya melihat tulisan-2 di emedicine.com dan sekelas .gov lainnya, termasuk beberapa blog dokter luar negeri rutin diperbarui dan menyertakan tanggal kekinian. Teori/ilmunya mungkin ngga cepet berubah (relatif timeless content). Tp saat ada perubahan, tercatat tanggal pemutakhirannya. Walau di URI tercetak tanggal lama.
Blm lagi situs kesehatan/kedokteran--yg menampilkan tulisan salin tempel--yg jarang memuat live link/valid link ke situs rujukannya. :(
Comment by Cahya on April 14, 2009 at 15:30:39
using Firefox 3.0.8 on Windows Vista
Ya, saya perhatikan itu, namun saya jarang menengok lebih jauh mengenai tanggal asli artikel itu ditulis pada awalnya, apakah harus menggunakan view page source?
He he..., salin tempel adalah salah satu cara yang paling cepat, dan terkadang paling menyesatkan (terlepas dari kaidah etika dan hukum penulisan tentunya). Mungkinkah minat masyarakat kita untuk menulis secara ilmiah menurun? Padahal blog pun sebenarnya dapat dikesankan ilmiah dengan artikel-artikel yang ilmiah, tapi kok rasanya science fiction ya kebanyakan?
Minat kita untuk membaca dan menulis mungkin sangat kurang, mungkin karena kita lebih suka sesuatu yang menghibur. Namun apalah artinya opini ini, saya rasa bagi mereka yang menyukai menulislah untuk tetap melibatkan diri dalam porsi yang sesuai dan tata cara yang disepakati bersama walau tanpa hitam di atas putih
Comment by Dani Iswara on April 14, 2009 at 17:17:11
using Firefox 3.0.8 on Gentoo
Cahya,
ngga kok, Cahya, kadang mereka memang ngga memuat tanggal awal muatnya..tp tetep ada last updated time..
ada kok yg mengaitkan ke jurnal ilmiah terkini dan bahasanya ngga kaku, blog-2 dosen dan mahasiswa biasanya :) lainnya yg praktisi memang bertujuan memuat pengalaman empiris di lapangan.
ttg tulisan salin tempel, saya punya uneg-2 di copy paste kadang menyebalkan.
blog ini hanya media saya buat corat-coret..latihan menulis.. :) ada tdk apresiasi, jalan terus..mengapa di-publish, ya utk dikoreksi bersama.. :)
Comment by endar on April 16, 2009 at 23:41:57
using Firefox 3.0.7 on Ubuntu 8.10
bukan hanya di bidang kedokteran bidang bidang yang lain pun saya lebih menyukai tulisan terbaru yang up to date
Comment by Dani Iswara on April 24, 2009 at 10:53:40
using Firefox 3.0.8 on Gentoo
endar,
kadang ada topik yg memang timeless spt panduan-2 W3C, dan masih abadi hingga sekarang, pak :)