Bercermin pada aksesibilitas

April 5, 2009 – 21:15 by Dani Iswara. Words count: 269.

Tulisan ini hanya memuat kuotasi dari suatu bacaan seputar aksesibilitas. Serasa bercermin pada kehidupan sekitar.

Aksesibilitas web mungkin hanya sekadar isu, teori, kebijakan, ‘checklist’. Tapi accessibility bukan pula hanya ketidakmampuan seputar orang buta total, rabun tua, buta warna, buntung tangan, epilepsi, ‘low bandwidth’, Internet lambat, tanpa tetikus/’mouse’, ’small screen’, dan sebagainya.

Tiap pengguna berbeda. Tidak mungkin memuaskan semua pengunjung.

For the next hour or so, I’d like you to imagine you don’t have any hands. All you have are elbows and forearms. How would you scroll down on this article? How would you close the window or switch applications? When you leave your desk and get to a door, what would you do? When you need to eat your lunch, how would you do it? If you get an itch, how would you scratch it? Would you scratch it?

Do a similar exercise next time you think about the experience or product you design.

It seems silly, but putting yourself in someone else’s shoes is liberating. Understanding people and their concerns, needs and wants is a core part of what we do as designers but also helps us to be better people.

And we all want to be better people, right?

Accessibility to the face by Rob Foster (northtemple).

Contoh review para pakar aksesibilitas web bisa dilihat di terjemahan berikut: Kriteria Universal Design Award dari Accessites.org.

Saya senang membaca situs web/blog kesehatan/kedokteran dalam dan luar negeri. Tapi, dalam hal ini, saya mungkin termasuk ‘kaum difabel’ (‘difable’; ‘differently able’), sering kaget saat menelusuri web. Bisa juga ini hanya salah saya yang hanya memiliki koneksi Internet terbatas.

Just unessential weblog
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com or use contact form.

Last updated: Sunday, April 12, 2009 at 8:24

You are free to share (copy, distribute, transmit) & adapt this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported; CCA-NC-SA 3.0 Unported). Please put these links on your copy:
Taken from: Bercermin pada aksesibilitas by Dani Iswara.

Unimportant Related/Random Posts

You may also read list of most popular posts and most popular tags of Dani Iswara .Net.

17 Responses to post titled: Bercermin pada aksesibilitas

  1. Comment by uwiuw on April 12, 2009 at 18:40:54
    using Mozilla Firefox 2.0.0.1 on Windows XP

    wah udah beres maintenancenya bro….sy setuju dengan postng kamu dan ingin belajar lagi soal ini. Terutama masalah penggunaan rel cannonical heheheh maklum sy baru sadar kalau pagerank sy berjejeran kemana mana. :D

  2. Comment by Dani Iswara on April 12, 2009 at 19:28:03
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    uwiuw,
    bukan maintenance, mas aulia..tp accident..theme ini mungkin ngga ada versi stabilnya, beta terus :)
    walah saya ngga mudeng PR..pass aja..

  3. Comment by uwiuw on April 12, 2009 at 19:49:14
    using Mozilla Firefox 2.0.0.1 on Windows XP

    beta mulu ? sama kayak mabokcendol saya yah hahahah tiap akhir pekan pasti diotak atik. Maunya sih didesain juga prinsip web usability. Tp saat ini belum sampai ke sana. Sy masih stuck di elemen lain :D

  4. Comment by Dani Iswara on April 12, 2009 at 22:10:45
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    uwiuw,
    newbie here, spontan aja, contek sana-sini..yg penting gampang dipake dan dipelihara, bos :)

  5. Comment by gdenarayana on April 13, 2009 at 05:03:17
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows Vista

    Nah, quote yg di posting bli putu itu dah yang saya tunggu bli!

    semangat pengen tahu dan belajar lebih lagi karena selain koneksi lambat juga postingan bli bikin penasaran terus. yah biarpun tergantung masing2 orangnya mau mengikuti atau engga, yang jelas menurut saya bermanfaat bli, ndak rugi sama sekali. masih sama juga dengan prinsip bli putu, saya masih CSS (contek sana sini) :lol:

    kangguang melajah bedik2 tiyang bli, mare nawang asane yan dadi desainer web asli jeg keweh ternyata puk (meskipun tiyang sing web desainer) :D

    suksma bli!

  6. Comment by Dani Iswara on April 13, 2009 at 06:23:42
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    gdenarayana,
    di luar sana ternyata banyak yg peduli hal-2 kecil itu..saya ngga terpikir sebelumnya, bli wayan.. ♥

  7. Comment by —¤(rIDa)¤— on April 13, 2009 at 18:26:58
    using Mozilla Firefox 3.0.3 on Windows XP

    pada ngomongin apa.. kok agu gak ngerti ya..

  8. Comment by hade on April 15, 2009 at 15:47:03
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows XP

    Wajah baru…., maaf lama nggak negok pak Dokter…

  9. Comment by yaddi on April 15, 2009 at 16:29:15
    using Mozilla Firefox 3.0b3 on Windows XP

    saya suka web pak dani, aksesibiltas tinggi dan tulisannya mudah dibaca. tidak seperti web saya yang tulisannya kecil2….

  10. Comment by Dani Iswara on April 15, 2009 at 18:03:54
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    hade,
    saya bukan pasiennya Pak Hadi, kan..

    yaddi,
    tq Mas Yaddi, kalo ada yg kurang pas, silakan dikoreksi..walau mungkin saya ngga sanggup ngikutin level mas Yaddi.. :)

  11. Comment by anton on April 16, 2009 at 09:49:27
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows XP

    Waduh dikit ngga mudeng aku ( ngga bs bhs inggris mode on :D )

  12. Comment by co-that on April 17, 2009 at 10:53:57
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Mac OS X

    temanku ada yang TAnya membuat kompi buat orang buta, dia salah satu Guru ku di kampus :)

  13. Comment by Dani Iswara on April 17, 2009 at 11:25:16
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    co-that,
    kompinya itu semacam sistem operasi dgn fitur aksesibilitas atau speech-reader browser-nya aja, bli yudi?

  14. Comment by abbie on April 19, 2009 at 09:51:33
    using Mozilla Firefox 3.0.7 on Windows XP

    It seems silly, but putting yourself in someone else’s shoes is liberating. Understanding people and their concerns, needs and wants is a core part of what we do as designers but also helps us to be better people.

    Totally setuju. Ide ini skrg IMO sdh jd prinsip dasar marketing. Bisnis apa saja, jualan produk ato jasa, must be customer-driven. :)

  15. Comment by Dani Iswara on April 19, 2009 at 10:23:00
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    abbie,
    pd kasus ini, mengacu pada pengguna seluas-luasnya

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback by Menguji Fujitsu Web Accessibility Inspector | Gde Narayana on April 18, 2009 at 18:27:23
    using WordPress 2.7.1

    [...] difabel (Differently abled People). Tidak bisa dipungkiri, ketika untuk pertama kalinya berkaca pada aksesibilitas, saya merasa lebih kecil dan lebih terbatas lagi dari orang – orang yang difabel, karena dengan [...]

  2. Pingback by Tanya Aksesibilitas Web ke Avianto via Twitter - Dani Iswara .Net on November 1, 2009 at 04:40:23
    using WordPress abc

    [...] di atas ada di tulisan Bercermin pada Aksesibilitas Web (Dani Iswara [...]

Sorry, for some reasons (sometimes due to sp*ms attack), the comment form is closed at this time. If You have any suggestions, please contact me. Thank you.

Dani Iswara .Net

Return to TOP
›› Older entries: Halaman/Aplikasi Web versi Mobile
‹‹ Newer entries: Accessible WordPress Tag Cloud