Halaman/Aplikasi Web versi Mobile

April 5, 2009 – 04:27 by Dani Iswara. Words count: 600.
Last updated: Sunday, April 19, 2009 at 22:13.

Tulisan ini akan memuat beberapa istilah teknis seputar pertimbangan ringkas membuat halaman/aplikasi web versi mobile menurut rekomendasi W3C (‘World Wide Web Consortium’).

Karakter perangkat mobile

Karakter umum perangkat genggam/’mobile’/'handheld’ (PDA ['Personal Digital Assistant'], ‘SmartPhone’, iPhone, Blackberry) diantaranya:

  • Layar
    ukuran kecil, masih ada yang resolusi layarnya rendah.
  • Navigasi
    ada yang tanpa ‘keyboard’, hanya ‘keypad’, layar sentuh, ’side-scrolling’, ’stylus’.
  • Sumber tenaga/batere
    makin tinggi konsumsi prosesor, makin boros.
  • Peramban (‘browser’)
    • pengenalan CSS (‘Cascading Style Sheets’) yang belum seragam. Peramban yang hanya mengerti salah satu metode di bawah ini
      <link rel="stylesheet" type="text/css" media="handheld" href="/path-to/handheld.css"  />
      <style type="text/css">
      @import url("/path-to/handheld.css") handheld;
      </style>

      atau

      <style type="text/css">
      ...
      @media handheld {
      #content {
       width:90%
       }
      }
      ...
      </style>

      Belum lagi dukungan khusus untuk iPhone. Pilihan negosiasi konten di sisi ’server’ jadi salah satu jalan keluar.

    • dukungan JavaScript, SVG (‘Scalable Vector Graphics’) yang belum sempurna.
  • Koneksi Internet
    tersedia pilihan akses via GPRS (‘General Packet Radio Service’), CDMA (‘Code Division Multiple Access’), hingga WiFi (‘Wireless Fidelity’).

Halaman dan aplikasi web untuk desktop yang ada pun belum tentu mendukung versi mobile sepenuhnya.

Rekomendasi W3C Mobile Web

Rekomendasi W3C Mobile Web Best Practices (MWBP):

  1. Design for One Web
  2. Rely on Web standards
  3. Stay away from known hazards
  4. Be cautious of device limitations
  5. Optimize navigation
  6. Check graphics & colors
  7. Keep it small
  8. Use the network sparingly
  9. Help & guide user input
  10. Think of users on the go

Konsep ringkasnya:

  1. Desain One Web

    Jika URI (‘Uniform Resource Identifier’) diakses dengan perangkat berbeda, tiap halaman web versi desktop dan mobile masih berhubungan logis dengan konsep yang tidak jauh berbeda. Jika memungkinkan, tes langsung di peramban mobile, atau setidaknya emulator.

  2. Standar web

    Gunakan cara penulisan kode yang valid dan terstruktur dengan semantik yang baik/logis. Lalu sajikan konten (karakter, teks, gambar, foto, audio, video) sesuai tipe format (HTML ['HyperText Markup Language'], XHTML ['Extensible HyperText Markup Language'], SVG ['Scalable Vector Graphics']) yang dipahaminya. Coba halaman web yang memuat inline SVG ini di peramban mobile Anda (maaf, bukan untuk Internet Explorer!). Atur tata letak/tampilan/desain dengan bantuan CSS (‘Cascading Style Sheets’).

  3. Hindari praktik buruk berikut

    Penggunaan ‘pop-ups’, ‘open in new window’ tanpa peringatan pada pengguna, tabel untuk desain, grafis untuk spasi, ‘frame’, dan ‘image maps’.

  4. Perhatikan keterbatasan perangkat mobile

    Jangan terlalu mengandalkan ‘cookies’, penggunaan JavaScript dan <object> yang berlebihan, serta ketergantungan pada CSS (termasuk variasi huruf beserta warnanya/’foreground’, dan gambar/warna latar/’background-color‘).

  5. Optimasi navigasi

    Sediakan navigasi seperlunya di bagian atas halaman, konsisten, dan mengacu pada target ID yang tepat. Bila perlu, tambahkan ‘access keys’ pada menu yang sering diakses. Usahakan pula URI laman sesingkat mungkin. Ingat, terlalu banyak taut pada halaman akan membingungkan pengguna untuk menelusuri via ‘tabbing’.

  6. Cek grafis dan warna

    Jika perlu, atur dimensi grafis di sisi ’server’, dan deklarasikan ukuran grafis di sisi klien. Haruskah menyajikan gambar resolusi tinggi via perangkat mobile? Sediakan teks alternatif untuk tiap elemen non-teks.
    Pastikan warna latar dan huruf memiliki kontras yang cukup. Dengan atau tanpa gambar serta CSS sekalipun. Sehingga properti CSS seperti display, float, diminimalisir pemakaiannya.
    Untuk menjaga fleksibilitas, sebaiknya gunakan ukuran relatif (%, em, xx-large, dll.).

  7. ‘Keep it small’ (KIS)

    Bisa dicapai dengan penulisan kode yang efisien. Sehingga ukuran berkas X/HTML per halaman dan CSS masih dalam batas yang direkomendasikan. Usahakan hanya menggulung layar satu sisi (vertikal/atas-bawah).

  8. Gunakan jaringan sehemat mungkin

    Hindari konten ‘auto refresh’ dan animasi berlebihan (terkait penghematan batere di sisi pengguna). Gunakan ‘redirect’/pengalihan (3xx) dan kompresi (gzip) berkas di sisi ’server’. Juga kurangi jumlah ‘request’/pemanggilan fitur (terutama JavaScript) di luar situs utama.

  9. Bantuan dan panduan ‘input’

    Jangan terlalu banyak klik untuk mencapai menu/fitur tertentu. Gunakan <label> sewajarnya. Sertakan opsi ‘input’ dibanding mengetikkan teks panjang lebar, jika memungkinkan.

  10. Berpikir sebagai pengguna

    Cantumkan judul halaman yang ringkas tapi deskriptif dan jelas.

Simpulan

Menurut saya, jika diperingkas lagi, konsepnya hanyalah seputar:

  • standar web (X/HTML, CSS, JavaScript),
  • ‘plain old semantic HTML’ (POSH) + semantik X/HTML,
  • aksesibilitas,
  • kebergunaan (‘usability’).

Untuk versi mobile, intinya, meningkatkan fleksibilitas demi memuaskan lebih banyak pengguna. Ini juga salah satu alasan Dani Iswara .Net menggunakan desain web satu kolom. Selain kemudahan pemeliharaan. :)

Cek juga pengujian desain web mobile-friendly.

Just unessential weblog
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com or use contact form.

You are free to share (copy, distribute, transmit) & adapt this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported; CCA-NC-SA 3.0 Unported). Please put these links on your copy:
Taken from: Halaman/Aplikasi Web versi Mobile by Dani Iswara.

Unimportant Related/Random Posts

You may also read list of most popular posts and most popular tags of Dani Iswara .Net.

10 Responses to post titled: Halaman/Aplikasi Web versi Mobile

  1. Comment by riesurya on April 16, 2009 at 00:29:36
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows XP

    artikel yg ringkas dan cukup jelas. berarti untuk tahunya kudu pake perangkat handheld ya. Mas Dani, ada tahu solusi simulator handheld untuk di komputer? (kalo small screen rendering kan cuma layarnya aja, cmiiw)

  2. Comment by Dani Iswara on April 16, 2009 at 01:50:29
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    riesurya,
    saya biasanya nambahin Opera Mini emulator & iPhone tester ke ekstensi web developer-nya fx:

    http://www.operamini.com/demo/?url=
    http://iphonetester.com/?url=

    bisa dicek di nambahin tools ke ekstensi web developer Firefox

  3. Comment by jenggo on April 17, 2009 at 13:35:09
    using Mozilla Firefox 3.0.3 on Windows XP

    Wah.. Makasih link emulatornya mas..!
    Btw, kayanya lebih baik meng-convert ke WML aja yah Mas?

  4. Comment by Dani Iswara on April 17, 2009 at 14:50:23
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    jenggo,
    kayaknya iya, mas..panduan di checker-nya ready.mobi jg simple. ato pake google reader, mofuse, ato yg sejenis..

  5. Comment by rismaka on April 20, 2009 at 04:09:57
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Windows XP

    Saya sebenarnya kurang mngerti tentang CSS, tapi sebagai referensi sepertinya saya melihat blog mas dani sudah tingkat expert.

    O iya mas, saya mau tanya pengaruh validitas w3c dengan SEO. Themes blog saya setelah saya rombak jadi kacau xhtmlnya (tidak valid, banyak warning), apakah itu mempengaruhi SEO?

  6. Comment by Dani Iswara on April 20, 2009 at 08:03:29
    using Mozilla Firefox 3.0.8 on Gentoo Linux

    rismaka,
    ini bukan bidang saya, mas, cuman icip-2..jd sama-2 masih belajar lah..

    imo, selama crawl mesin pencari Internet masih bisa membacanya, pengunjung ngga ribet makenya (usable), tampil aman di peramban lain, ngga usah terlalu berurusan dgn validasi xhtml :) ngga ada jaminan masing-2..

  7. Comment by Andre Lukmana on June 11, 2009 at 06:39:32
    using Mozilla Firefox 3.0.6 on Windows XP

    wah berguna bgt ni buat jadi referensi bikin mobile web..

  8. Comment by Dani Iswara on June 11, 2009 at 20:04:28
    using Mozilla Firefox 3.0.10 on Gentoo Linux

    Andre,
    semoga sukses buat statuzz-nya ya mas Andre.. :)

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pingback by Posts about Web Standards as of April 15, 2009 | XHTML and CSS on April 16, 2009 at 07:26:46
    using WordPress 2.6.1

    [...] that do see the benefits clearly: consistent design and ease of work and by using semantic code Halaman/Aplikasi Web versi Mobile – daniiswara.net 04/04/2009 Tulisan ini akan memuat beberapa istilah teknis seputar pertimbangan [...]

  2. Pingback by Redesain Weblog Satu Kolom - Dani Iswara .Net on November 5, 2009 at 19:14:20
    using WordPress abc

    [...] ingin repot dengan versi ‘mobile’ (lihat Konsep Web versi Mobile di Dani Iswara [...]

Sorry, for some reasons (sometimes due to sp*ms attack), the comment form is closed at this time. If You have any suggestions, please contact me. Thank you.

Dani Iswara .Net

Return to TOP
›› Older entries: Redesain Situs W3C
‹‹ Newer entries: Bercermin pada aksesibilitas