Atribut TITLE yang Berlebihan
Posted: May 10, 2009 at 20:53:52 by Dani Iswara. Words count: 418.
Last updated: August 2, 2010 at 00:04:40.
title (bukan tag <title></title>) terkait dengan aksesibilitas dan pengoptimalan mesin pencari Internet ('Search Engine Optimization' [SEO]). Penggunaannya kadang berlebihan.
Anjurannya: jika teks pranala/tautan/'anchor text' sudah cukup jelas dan deskriptif, pemakaian title="..." tidak perlu dipaksakan. Toh tetap lebih aksesibel teks di pranala. Karena tidak semua pengguna bisa membaca teks pada elemen title.
title tetap ingin disertakan, hendaknya itu memang bermaksud menampilkan informasi tambahan. Bukan sekadar sama persis dengan 'anchor text'. Sebagian ide tulisan ini sudah tertuang di Mitos Aksesibilitas Web/Blog & Atribut TITLE terkait Aksesibilitas dan SEO.
Pemakaian elemen title yang berlebihan
Beberapa contoh di bawah ini dianggap sebagai pemakaian berlebihan dari atribut title:
- Elemen/atribut
titleberupa 'tooltip' dengan CSS ('Cascading Style Sheets') yang memuat repetisi informasi. Kadang menampilkan 'anchor text' (yang sama persis) dan URI. Jika URI/URL terbaca oleh 'screen reader', akan terdengar seperti ini, misalnya: "h t t p ... example dot com slash post dash title ... dot h t m l." - Harus disertakan dalam tiap tag
imgmendampingi atributalt. Lihat kembali anjuran di atas. Baca juga Teks Alternatif untuk AtributALT. - Agar lebih aksesibel.
Nyatanya, tidak semua 'screen reader' disetel untuk membaca atribut TITLE 'by default'. Pun tidak semua pengguna 'aural agent' mengaktifkan fitur pembacaan
title. Pengguna layar sentuh (dan tanpa tetikus) juga tidak dapat menikmatinya. Jadi, jangan letakkan informasi penting di elemen/atributtitle.
Menghilangkan atribut title di WordPress
Beberapa mesin blog memasang atribut TITLE sebagai setelan dasarnya pada beberapa kumpulan pranala. Termasuk WordPress. Untuk menghapusnya, selain mengubahnya di kode sumber templat, ada juga yang mengubah setelannya melalui 'regular expression' di function.php. Silakan 'googling'.
Rekan Ganda Manurung--yang lagi getol bergaul dengan Flex TabNavigator, sempat mengingatkan untuk mengedit berkas /wp-includes/general-template.php. Cukup menghapus title='$title_text' yang terkait dengan fungsi get_archives_link(). Terima kasih, Mas Ganda. :)
Kapan atribut title dipakai?
Penggunaan atribut TITLE umumnya masih disarankan untuk hal di bawah:
- Sebagai keterangan tambahan untuk memperjelas pranala. Hanya berupa informasi ekstra, teks alternatif, bukan yang utama.
- Pada singkatan (
abbr title="..."danacronym title="..."). Sebaiknya tetap sertakan teks biasa untuk menjelaskan singkatan dimaksud. Terutama saat kemunculannya pertama kali. Untuk WordPress, ada pluginnya untuk pemberian singkatan otomatis.
title memang antara perlu dan tidak perlu. :)
Bacaan:
- The Global Structure of an HTML document - The
titleattribute dari W3C ('World Wide Web Consortium'). - Site Features Overload oleh Mike Cherim.
- Don't duplicate link text in the title attribute oleh Roger Johansson.
- The Title Attribute - what is it good for? (Web Essentials 2005) oleh The Paciello Group.
- Too much accessibility - TITLE attributes dari blog Web Access Centre.
Comment by dewabenny on May 14, 2009 at 23:28:46
using Firefox 3.0.3 on Linux Mint 6
kalo saya sih jarang mengisi atribut title..dan hanya sekali-sekali pada link dan gambar....
Comment by Dani Iswara on May 15, 2009 at 04:56:55
using IceWeasel 3.0.9 on Debian GNU/Linux
dewabenny,
saya dulu permah masif makenya..ngikutin default-nya WP, kirain emang harus wajib ada.. :)
Comment by uwiuw on May 15, 2009 at 14:41:57
using Firefox 3.0.10 on Windows XP
iya, dan, katanya kalau kita masukin erlalu banyak elemen kayak title dan microformat kayak rel tag itu bukannya membantu malah bikin noise (fancy fancy ngak beguna).
sejujurnya, sy belum sampai ke sana. Tapi harapannya minimalnya theme mabkcendol deh yg didesain lebih aksesible. btw, soal sakui hehehehehehehehehehe aja. just info : about dimatiin. diabuse orang. contact form jg.
Comment by Dani Iswara on May 15, 2009 at 14:57:31
using Firefox 3.0.10 on Gentoo
uwiuw,
ntar nyontek yg di sana ah..congrats ya.. :)
gemana kalo pake secure & accessible contact form-nya mike cherim itu..
Comment by uwiuw on May 15, 2009 at 18:16:52
using Firefox 3.0.10 on Windows XP
hehehe makasih2 (*wah idungnya jadi panjang*)
secure & accessible contact form-nya mike cherim ? baru pertama kali denger nih dan. sy mau lihat dulu. tp masalahnya bbukan soal keamanan tp soal troll yg ngasih komentar atau pertanyaan via contact form
dislaimer contack form jelas kalau jalur komunikas itu cuma buat klien., tp namanya juga troll...mau apa lagi lah :D
Comment by Dani Iswara on May 16, 2009 at 03:20:23
using Firefox 3.0.10 on Gentoo
uwiuw,
ooo, form-nya dikasi subject aja..sori ya ikutan.... :D
Comment by uwiuw on May 16, 2009 at 03:34:26
using Firefox 3.0.10 on Windows XP
@dan : bukan ke temen2 kok. tp orang2 yg nanya tidak pada tempatnya. KAdang kala ada yg nanya definisi ini dan itu. Dan mereka bukannya nanya di comment box malah ke kontak form. Mungkin masih baru kali, belum tau etika. mungkin ini konsuekuensi nulis posting IT yg dicba ngak teknis2 amit. Yang nanyanya bikin amit amit hahahah
Comment by Notebook on May 16, 2009 at 11:30:35
using Firefox 3.0.10 on Windows XP
Wah, baru tahu nih...biasanya tidak pernah perhatian hal ini. Mesti dioprek lagi nih...thanks ya mas.
Comment by Yofie Setiawan on May 16, 2009 at 16:02:37
using Firefox 3.0.10 on Windows XP
Wah penting banget atribut title ini, apalagi kalau aware masalah SEF and SEO.... alhasil berusaha membuat serapi mungkin aja....
Comment by riesurya on May 16, 2009 at 18:39:32
using Firefox 3.0.10 on Windows XP
Info yang menarik Mas Dani.Jadi pemakaiannya cenderung obstruktif gitu ya - maksudnya kalo terjadi perulangan title text dan article title - koreksi ya, masih mencerna nih :D.
kalo selama ini dioprek lantaran ketidaktahuan dan keliatan rapi aja-bukan lantaran sisi SEOnya, yg selama ini jg gak terlalu concern ke SEO :)
sip nih infonya ...kayaknya perlu ada oprek-2 lagi nih ...hehehehe
Comment by Dani Iswara on May 16, 2009 at 19:57:10
using IceWeasel 3.0.9 on Debian GNU/Linux
Yofie Setiawan,
asal sewajarnya dan tdk repetisi, mas..btw ini ngga ada hubungannya dgn SEF dan SEO kan :)
riesurya,
anu pak, kalo dibaca via screen reader, kata pada anchor dan title yang sama persis terdengar diulang kan lucu jg pak.. :) spt juga pengulangan kata pd atribut alt dan title (kalo ada) yg menyertai link.
sebagian besar SEO onpage sptnya dah ada di standar web, semantik, aksesibilitas, usability..cmiiw :)
Comment by Deddy on May 17, 2009 at 08:44:00
using Google Chrome 1.0.154.65 on Windows XP
Thanks atas pencerahannya. Selama ini tittle-nya copy paste dari anchor textnya... pikir2, dari pada kosong. Hehehe...
Comment by Dani Iswara on May 17, 2009 at 10:07:23
using Firefox 3.0.10 on Gentoo
Deddy,
sama Ded, :) arsip yg lama di blog ini juga gitu.. :D
Comment by nomercy on May 17, 2009 at 21:35:22
using Firefox 3.0.10 on Windows Vista
masih harus kompromi juga ya :)
Comment by Dani Iswara on May 19, 2009 at 07:52:51
using Firefox 3.5b4 on GNU/Linux
nomercy,
setidaknya begitulah best practice-nya, pak :)
Comment by GoMe Computer on November 29, 2009 at 02:14:45
using Firefox 3.5.5 on Windows XP
setuju sob fungsi title hanya memperjelas link text aja bisa sama dan agak beda, sama atau beda toh tetap diindex oleh search engine sekecil apapun text di dalam blog akan diindex.
thanks
Comment by Dani Iswara on November 29, 2009 at 04:16:19
using Firefox 3.5.5 on SuSE
GoMe Computer,
yang sering menjadi masalah hanya pemakaiannya yang berlebihan (dari sisi optimasi mesin telusur Internet) sehingga google pun merasa perlu menertibkannya. :) dari sisi aksesibilitas pun bermasalah, karena duplikasi informasi yang aneh terdengar. :)