Evaluasi Aksesibilitas Web

Posted: June 14, 2009 at 02:45:55 by Dani Iswara. Words count: 326.
Last updated: October 2, 2009 at 04:13:24.

Evaluasi sederhana aksesibilitas web/blog dapat dilakukan dengan mengombinasikan review manual dengan perangkat cek semi otomatis. Jadi setiap orang dapat melakukannya. Tanpa harus menguasai ilmu coding sekalipun.

Halaman yang diuji

Halaman yang diperiksa pun dapat berupa perwakilan. Terutama yang menyajikan tampilan dan fungsi berbeda, misalnya:
  • Laman/halaman depan.
  • Formulir kontak.
  • Halaman khusus, seperti: tentang, kategori, arsip, galat 404, dan hasil pencarian.
  • Halaman yang menampilkan tabel, logo, dan multimedia (gambar, animasi, suara, video, flash, java, interaktif).
Seperti menguji elemen eXtensible HyperText Markup Language (XHTML) dan Cascading Style Sheet (CSS). Beberapa fitur mungkin bisa digabung dalam satu halaman. Seperti di XHTML Format Quick Reference Guide (Dani Iswara .Net).

Peramban yang dipakai

Sebaiknya uji dengan peramban desktop dan mobile yang banyak dipakai pengunjung. Sesuaikan dengan statistik pengunjung dan target pengguna/pembaca. Menurut tingkat kepopuleran, misalnya:
  • Bermesin Trident: Internet Explorer, Maxthon.
  • Gecko: Mozilla Firefox (disingkat Fx) dan turunannya. Seperti Flock, Iceweasel, Swiftfox, SwiftWeasel, SeaMonkey, Fennec.
  • WebKit: Safari, Safari Mobile, Google Chrome, Midori.
  • Presto: Opera, Opera Mini, Opera mobile.
  • Lainnya: Blazer (PalmOS), OpenWave.
Selain peramban berbasis graphical user interface (GUI), periksa juga dengan peramban berbasis teks seperti Lynx dan Links.

Adakah kehilangan informasi?

Pada peramban GUI, cek informasi yang tersaji dengan tes dan perlakuan di bawah. Apakah teks alternatif tersedia? Apakah anda kehilangan informasi?
  • Matikan tampilan gambar. Teks alternatif dalam atribut alt harusnya bisa membantu jika gambar bukan dekoratif.
  • Matikan suara. Teks alternatif juga sebaiknya tersedia.
  • Tekan ctrl++. Setidaknya lakukan pembesaran huruf dua kali. Apakah tampilan masih cukup terbaca tanpa merusak desain?
  • Ubah ukuran jendela peramban. Apakah menggulung/scrolling horisontal mengganggu?
  • Kontras warna hitam putih. Cek pratilik media cetak/print preview. Atau pilih moda hitam-putih di setelan peramban. Informasi mestinya tetap nyaman terbaca.
  • Gunakan hanya papan ketik. Lupakan tetikus. Apakah konten tetap nyaman diakses?
Dengan peramban berbasis teks, pembaca layar/screen reader, dan peramban berbasis suara/voice browser, hal-hal di atas akan langsung teruji.

Tes aksesibilitas semi otomatis

Setidaknya gunakan 2 penguji aksesibilitas semi otomatis. Baik yang tersedia dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Misalnya Evaluator aksesibilitas fungsional web (Dani Iswara .Net) dan ATRC Web Accessibility Checker. Bacaan: Just unessential weblog
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com.

You are free to share (copy, distribute, transmit) & adapt this blog post under the similar license (Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported; CCA-NC-SA 3.0 Unported). Please put these links on your copy:
Taken from: Evaluasi Aksesibilitas Web by Dani Iswara.

Unimportant Related/Random Posts

You may also read list of most popular posts and most popular tags of Dani Iswara .Net.

Sorry, for some reasons (sometimes due to sp*ms attack), the comment form is closed at this time. If You have any suggestions, please contact me. Thank you.

Dani Iswara .Net

Return to TOP
›› Older entries: Unessential blog writing
‹‹ Newer entries: Sure, they are links