Dimana Posisi OpenOffice.org?
September 6, 2009 – 09:53 by Dani Iswara. Words count: 368.Last updated: Tuesday, September 15, 2009 at 11:16.
Pada persyaratan penulisan suatu artikel, lomba karya ilmiah, jurnal nasional/internasional, skripsi, tesis dan laporan ilmiah lain, kita masih sering menemukan beberapa hal seperti kuotasi di bawah. Kalimat kuotasi disesuaikan dengan aslinya.
Huruf proprietari
Naskah diketik 1,5 spasi dengan menggunakan jenis dan ukuran huruf “Times New Roman 12pt”….
Jenis huruf yang digunakan Times New Roman…
Lainnya menyebutkan penggunaan huruf (proprietari) standar Arial dan Arial Narrow.
Solusi untuk pengguna GNU/Linux:
- Huruf-huruf tersebut serupa dengan Helvetica dan Liberation Sans (atau Sans-serif sebagai generiknya) untuk Arial. Times dan Liberation Serif (atau Serif sebagai generiknya) untuk Times New Roman.
- Memasang paket proprietari gratis
msttcorefonts. - Jika pengguna memiliki sistem operasi Windows legal, salin huruf-huruf yang diperlukan ke Linux.
Tanggung jawab penggunaan paket proprietari pada masing-masing pengguna. ![]()
Contoh sederhana dapat dilihat pada situs web. Situs web yang hanya memakai opsi huruf proprietari mungkin akan tampil agak berbeda. Terutama jika dibuka di peramban bersistem operasi Linux/FreeBSD/Open Solaris–yang tidak terpasang huruf proprietari tersebut.
Format proprietari
Naskah diketik dengan menggunakan komputer, program yang dipakai adalah Microsoft Word for Windows…
Naskah diketik menggunakan program Microsoft Word…
Naskah diketik dalam format MS Word….
The following word processor file formats are acceptable for the main manuscript document for all of BioMed Central journals:
- Microsoft Word (version 2 and above)
- …
- TeX/LaTeX (use BioMed Central’s TeX template)
Beberapa mengijinkan penggunaan RTF dan PDF.
Untuk menemukan contoh seperti kuotasi di atas, gunakan kata kunci sejenis via Google: naskah diketik, penulisan tugas akhir, writing guideline, dan sebagainya.
Dokumen berekstensi .doc yang diketik rapi dengan format penulisan tertentu menggunakan OpenOffice.org Writer mungkin akan tampil agak berbeda jika diedit dengan MS Word. Pun sebaliknya. Baca juga Kompatibilitas OpenOffice.org Writer (Dani Iswara .Net).
Bacaan lain:
- Dukungan Microsoft Office 2007 Service Pack 2 terhadap
OpenDocument Format (odf)dapat dilihat di Microsoft support for OpenDocument (ODF) di blog OpenOffice.org Ninja. - Office-compatibility torture test dari InfoWorld.com. Baca juga komentar di tulisan tersebut.
- Masalah bug/feature autofilter di OpenOffice.org Spreadsheet (OpenOffice.org Issue).
Pelbagai lamaran kerja kini makin banyak mencantumkan syarat penguasaan MS Office dan atau OpenOffice. Sebagai perangkat perkantoran open source dan gratis, OpenOffice memang masih memiliki kekurangan. Lalu dimana posisi OpenOffice saat ini? Sudahkah anda menggunakannya?
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com or use contact form.Tulisan ini dibuat untuk menyukseskan Lomba Blog Open Source P2I-LIPI dan Seminar Open Source P2I-LIPI 2009.

Comment by Cahya on September 15, 2009 at 19:13:51
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
Kalau saya besok jadi Dosen, mahasiswa wajib ketik laporan pakai huruf Sagoe UI (maunya menang sendiri) dan kirim lewat email
Saya sempat lihat tetangga nyobain MS Office 2007 SP2, tapi kayanya tetap ga bisa buka format ODF seperti ODT
Saya sendiri pasang OOo di laptop, tapi tetap masih belum terbiasa. Lebih enak pakai MS Office 2007. Lumayan kan paket pelajar Rp 800.000,- untuk tiga mesin. He he, sayang Bli Dani bukan pelajar lagi
Comment by Shaquille on September 16, 2009 at 02:39:16
using Mozilla Firefox 3.5.2 on Windows XP
Wah, kalau saya masih setia pake msoffice
Lumayan, dulu beli yg original (baca=legal) lewat kampus kerjasama dg microsoft, cuma 6 ribu
Comment by Dani Iswara on September 16, 2009 at 08:06:28
using Mozilla Firefox 3.5.2 on openSUSE Linux
Cahya,
apa mesti nambah plugin lagi ya?
sementara amannya memang untuk urusan kampus pake yang dijatah dari kampus. untuk format sederhana boleh lah pake format suka-suka.
Comment by Dani Iswara on September 16, 2009 at 08:11:56
using Mozilla Firefox 3.5.2 on openSUSE Linux
Shaquille,
syukurlah jika kampus bertanggung jawab menyediakan yang legal. wah, yang 6 ribu itu model kerjasama lisensi yang mana ya..
sependek yang saya tahu, model lisensi harga keroyokan ala (3 orang) pelajar/mahasiswa (seperti yang dipakai Cahya) memang sekitar harga ori XP Home.
Comment by ganda on September 17, 2009 at 09:52:04
using Internet Explorer 8.0 on Windows XP
bukannya segoe ui ya bang? hehehe… memang sih, font bawaan windows itu sangat cantik
Comment by ganda on September 17, 2009 at 10:19:47
using Internet Explorer 8.0 on Windows XP
yah, terkait user friendly juga, memang saya rasa Ms Office lebih user friendly dari Open Office. Dan, memang saya udah beralih ke open office.
Tapi seperti yang bang Dani bilang, ada kekurangan di open office. Saya pernah buka file .doc yang di buat pakai Ms Word 2002, menggunakan open office dan hasilnya berantakan, terutama bagian tabeling dan list
Comment by Dani Iswara on September 17, 2009 at 10:39:11
using Mozilla Firefox 3.5.3 on openSUSE Linux
ganda,
beberapa format khusus (XML, spasi) sepertinya memang belum kompakan waktu itu ya.
Comment by Cahya on September 17, 2009 at 12:12:42
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
Mas Ganda,
Saya tipe pembaca suara bukan pembaca bentuk, kalau lupa teks-nya kadang nulis sembarang asal kebaca (maksa banget), he he
Yup Segoe UI
Memang cantik, bahkan di Thunderbird pun huruf aslinya saya rubah jadi Segoe UI
Trims koreksinya
p.s: sekarang aku kayanya tahu kenapa Bli Dani ga “bisa” pakai Thunderbird
Comment by Dani Iswara on September 17, 2009 at 16:26:20
using Mozilla Firefox 3.5.3 on openSUSE Linux
Cahya,
entahlah, saya memang terbiasa baca di web aja. subscribe sana-sini tapi pasif.
Comment by Cahya on September 17, 2009 at 17:09:49
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
Ah…, ternyata salah maksud. Saya menemukan kendala saat kemarin mulai memasang OpenSUSE. Kalau saya POP client di Vista maka di SUSE ga akan bisa direcall kalau perlu, begitu juga sebalik. Alhasil jika menggunakan multi OS, maka saya mengira webmail adalah pilihan terbaik.
Btw,koq ada kelihatan tulisan aneh ya di bagian browsersniff comment. Ada apa itu Bli?
Comment by Dani Iswara on September 17, 2009 at 18:50:20
using Mozilla Firefox 3.5.3 on openSUSE Linux
Cahya,
ooo, maaf, kirain..ngga kepikiran ampe kesana..
biasa, ngedit di kala koneksi lemot.
Comment by Cahya on September 17, 2009 at 19:29:20
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
He he, saya sekarang pakai MOBI unlimited 50rb/bulan.
Lumayan, mahasiswa gitu loh, biar lemot asal selamet
Comment by Cahya on September 17, 2009 at 19:33:12
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
Entahlah Bli, ini saya juga baru mencoba. Keluar tulisan:
“Office Open XML berkas [nama berkas] tidak bisa dibuka karena terdapat masalah dengan isi”
Di bagian detilnya:
“Berkas rusak dan tidak dapat dibuka”
Padahal saya nulisnya pakai OOo lho
Comment by Cahya on September 17, 2009 at 19:37:28
using Safari 531.9.1 on Windows Vista
Oh, Bli udah ganti logo Vista yang lama ya di browsersniff-nya? Apa sudah ditambahkan logo Win 7, he he
Comment by Dani Iswara on September 17, 2009 at 20:56:04
using Mozilla Firefox 3.5.3 on openSUSE Linux
Cahya,
entahlah sekarang. saya ngga punya word 2007.
Comment by Cahya on September 17, 2009 at 20:59:12
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
Bli Dani, jangan-jangan malah sudah punya Word 2010 ya
Comment by Dani Iswara on September 17, 2009 at 20:59:35
using Mozilla Firefox 3.5.3 on openSUSE Linux
Cahya,
Mas Priyadi yang punya plugin ngga update lagi. jadilah nambah sendiri dikit-dikit beberapa penyesuaian peramban.
logo windows kan cuman jendela itu. ini iseng aja kok. windows 7 saya bikin sama dengan vista aja.
Comment by nara on September 23, 2009 at 15:33:48
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
wih belum sampe install open office nie bli.. klo pake pernah.. tapi krn kebiasaan pakai office jadi kagok waktu liat menunya
Comment by Dani Iswara on September 23, 2009 at 19:04:13
using Mozilla Firefox 3.5.3 on openSUSE Linux
nara,
kayaknya bole dipasang kok bli, gratis dan legal.
Comment by ganda on September 24, 2009 at 10:32:29
using Internet Explorer 8.0 on Windows XP
yah bang. tapi gak tahu sekarang, saya belum mengupgrade openoffice saya ke versi terbaru. Internet lemot di jadikan kambing hitam untuk kesekian kalinya.
Comment by ganda on September 24, 2009 at 10:35:21
using Internet Explorer 8.0 on Windows XP
hehehe… setujuh bang.
saya juga pakai Segoe UI untuk Thunderbird saya. Sebagian situs microsoft pun sepertinya sudah pakai font segoe ui ya? Hasilnya cantik dan sangat menarik.
Comment by dani on September 24, 2009 at 12:07:29
using Opera 10.00 on Windows XP
ganda,
di kampus ato tempat kerja kan kadang ditegain..
Comment by ganda on September 29, 2009 at 12:21:48
using Internet Explorer 8.0 on Windows XP
itu dia. kali ini tidak tega sayanya. hahahahaha
Comment by Cahya on October 15, 2009 at 20:58:48
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
Kayanya pengadilan distrik Texas di negeri Paman Sam, sudah melarang Microsoft menjual Ms Word mereka karena melanggar hak paten i41 dari Kanada atas format Office Open XML (OOXML).
Wah…, ternyata Ms Word juga ada program bajakan di dalamnya
(masa iya?)
Comment by Dani Iswara on October 16, 2009 at 04:09:48
using Mozilla Firefox 3.5.3 on openSUSE Linux
Cahya,
itu yang putusan pengadilan masih dalam proses itu ya?
Comment by Cahya on October 16, 2009 at 08:59:03
using Mozilla Firefox 3.5.3 on Windows Vista
Lha, belum ditetapkan ya?
Comment by Dani Iswara on October 16, 2009 at 14:18:01
using Mozilla Firefox 3.5.3 on openSUSE Linux
Cahya,
saya ngga ngikutin lagi kasusnya.