Cara Difabel Mengakses Web
Posted: October 21, 2009 at 11:28:10 by Dani Iswara. Words count: 711.
Last updated: July 31, 2010 at 12:18:58.
Hendaya penglihatan
Buta total
Dengan bantuan screen reader atau voice browser, pengguna dapat mendengar konten yang tersaji dari hasil baca mesin terhadap kode X/HTML. Navigasi memanfaatkan papan ketik/keyboard. Beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi pengelola web:- Skip to main content lebih disarankan dibanding skip to content. Karena penekanan kata conTENT oleh mesin berbahasa Inggris kadang membuat pengguna bingung.
- Access key mungkin bermanfaat.
- Pada beberapa mesin lawas, pranala homepage mungkin akan dibaca hommapodge. Pisahkan kata tersebut menjadi home page.
- Kata dalam elemen
strongdanemakan dibaca dengan intonasi/penekanan tertentu. - Pemakaian judul-sub judul
h1-h3,table summary,labelpada formulir isian,caption, atributalt, akan sangat membantu. Baca juga Mendengar Halaman Web (Dan Iswara .Net). - Atribut
titlebelum tentu aksesibel sepenuhnya. Karena pengguna dapat menyetel apa yang ingin didengar dan tidak di sisi mesin pembaca. Lihat juga Atributtitleterkait Aksesibilitas dan SEO. Silakan juga menelusuri cara membuat Teks Alternatif untuk Atributaltdi Dani Iswara .Net.
Buta parsial, penglihatan kabur
Pengguna masih mampu memakai peramban dengan antarmuka grafis. Konten web mungkin tampak terlalu kecil. Misalnya ukuran huruf. Huruf pada gambar menjadi kurang memuaskan jika diperbesar, tampak pecah pada resolusi tertentu. Di sisi peramban, fitur aksesibilitas 'zoom teks saja' akan sangat membantu. Tanpa perlu merusak tampilan desain keseluruhan. Atau cukup dengan menekan ctrl + + dua kali. Bagi pengembang web, dianjurkan menggunakan ukuran relatif sepertiem dan % (terutama untuk huruf) di sisi CSS.
Gangguan penglihatan warna
Terkait kemampuan deteksi dan kontras warna. Pengguna mampu memakai peramban berantarmuka grafis. Karena ketidakmampuan pengenalan dan kontras warna, ada yang lebih senang mengubah tampilan web menjadi terang di atas gelap, atau sebaliknya. Dengan bantuan fitur aksesibilitas di sisi peramban. Misal:- Latar hitam, teks putih.
- Latar hitam, teks kuning.
- Latar putih, teks hitam.
- Penggunaan hanya warna biru pada pranala. Tambahan garis/batas bawah akan membantu.
- Hanya penanda warna merah pada formulir isian yang wajib diisi. Sebaiknya gunakan teks biasa jika tanda bintang (*) pun menimbulkan multi interpretasi bagi sebagian pengguna.
Hendaya alat gerak
Pengguna ini, misalnya:- tidak memiliki tangan,
- cacat pada tangan,
- gangguan fungsi saraf gerak,
- skip to main content,
- dari taut ke taut,
- lompat antar sub judul/anak sub judul,
- formulir isian,
- back to the top.
tabindex belum tentu diperlukan di semua formulir isian.
Pada beberapa perangkat lain, misal personal digital assistant (PDA), mungkin memiliki tombol scrolling yang bisa ditekan (untuk perintah enter).
Hendaya pendengaran
Selain berkas multimedia serupa audio dan video, relatif tidak ada hambatan bagi pengguna ini mengakses konten web. Transkrip berupa teks dibutuhkan. Atau melalui pemanfaatan fitur Synchronized Multimedia Integration Language (SMIL). Misalnya, pemakaiancaption pada audio dan deskripsi pada video. Bagi gangguan pendengaran yang menurun, bising suara latar pada podcast sebaiknya dikurangi.
Hendaya kognitif/pengetahuan
Pengguna ini lebih mudah mengakses dan memahami konten web yang memiliki, misalnya:- Navigasi tidak terlalu kompleks/bertingkat.
- Bahasa sederhana sesuai target pembaca.
- Blok paragraf dengan kalimat singkat.
- Rata tepi kiri.
- Kalimat aktif.
- Paragraf induktif. Pokok pikiran paragraf dituliskan di awal paragraf.
- Struktur formulir isian logis.
- Pranala dimulai dengan kata kunci dan deskriptif.
Hendaya pada penuaan
Hendaya terkait penuaan/aging, silakan baca kembali Aksesibilitas Web pada Lansia. Beberapa kombinasi hendaya di atas dapat terjadi pada lansia.Ringkasan
Tembok pembatas akses web dapat dikurangi dengan memahami cara pengguna difabel mengaksesnya. Mengembalikan esensi web melalui akses universal. Tentu saja aksesibilitas dan kebergunaan web bukanlah segala-galanya. Bacaan:- How People with Disabilities Use the Web di situs konsorsium WWW.
- The Web: Access and Inclusion for Disabled People di situs Joe Clark dot org.
- Guidelines for Accessible and Usable Web Sites: Observing Users Who Work with Screen Readers oleh Mary Frances Theofanos dan Janice (Ginny) Redish.
Comment by Cahya on October 21, 2009 at 19:10:37
using Firefox 3.5.3 on Windows Vista
It still can not help someone with Manic Depression who infected by a virus from ordo: pertamax... he he :D
Btw, podcast itu apa sih Bli? Sering ada di Feedburner pertanyaan, are you a podcaster (no, I'm a spellcaster)? Maksudnya kita menampilkan album rekaman kita, gitu ya?
Comment by Dani Iswara on October 21, 2009 at 20:15:26
using Firefox 3.5.3 on SuSE
Cahya,
mungkin yang itu perlu hipnoblog. :P
podcast di sini maksudnya media audio dan video di web yang bisa di-share via feed.
Comment by casrudi on October 22, 2009 at 10:29:20
using Firefox 3.5.3 on Windows XP
Halo Mas Dani, banyak kata2 aneh yg belum saya fahami... Tapi garis besarnya saya cukup mengerti... Andai saya bisa mempraktekan semuanya bisa dikatakan blog saya akan jauh lebih baik dari yg sekarang... :)
Trims for sharing
Comment by Dani Iswara on October 22, 2009 at 22:15:00
using Firefox 3.5.3 on SuSE
casrudi,
tukang utak-atik pasti gampang ngeditnya. :)
Comment by choen on October 23, 2009 at 15:32:03
using Firefox 3.5.3 on Windows XP
ok Dani, terimakasih. Semakin jelas sekarang bagaimana memperlalukan sebuah weblog lebih humanis. :)
Comment by dani on October 23, 2009 at 16:26:13
using Opera 10.00 on GNU/Linux
choen,
walau ada yang menargetkan ke search engine, toh manusia juga akhirnya yang menikmati. :)
Comment by Cahya on October 24, 2009 at 02:08:02
using Firefox 3.5.3 on Windows Vista
Btw, blog baru saya berat ga Bli? Itu uji coba sih...
Comment by Dani Iswara on October 24, 2009 at 05:08:35
using Firefox 3.5.3 on SuSE
Cahya,
yang blog.legawa.com? santai aja. saya masih kebiasaan disable macem-macem pas browsing. :)
Comment by ganda on December 17, 2009 at 09:55:55
using Google Chrome Frame 4.0 on Windows XP
Terkait penulisan tag-tag tertentu pada Judul tulisan di WordPress seperti tag
code, sebaiknya untuk atribut ALT tidak di gunakan, sebab pada atribut ALT akan mengandung sebuah tag html. What a pain.Comment by Dani Iswara on December 17, 2009 at 10:06:36
using Firefox 3.5.5 on SuSE
ganda
saya ngga ngerti maksud di atas. maksudnya gemana ya? Tapi memang penulisan elemen/tag
codedi URL judul memang berisiko. Di feed reader juga bisa jadi keluar karakter aslinya. cmiiwComment by ganda on December 17, 2009 at 10:13:09
using Google Chrome Frame 4.0 on Windows XP
Maaf, maksud saya atribut TITLE.
contoh untuk tulisan bang dani yang berjudul "Atribut title terkait Aksesibilitas dan SEO." Dimana kata "title" di sini telah di letakkan di antara tag
code. Terkadang beberapa template WP menyediakan atribut TITLE secara default, sehingga atribut TITLE tersebut akan megandung tag html yang sangat fatal saya rasa.