Alur Pikir Blog
November 7, 2009 – 23:07 by Dani Iswara. Words count: 256.Last updated: Sunday, November 15, 2009 at 5:55.
Menelusuri kembali alur pikir, struktur dan anatomi blog. Ini salah satu catatan tidak penting lainnya. Menilik kembali tampilan lipatan atas (above the fold) blog Dani Iswara .Net.
Halaman depan (laman) blog telah tampil seutuhnya. Bayangkan pengunjung pertama kali datang ke laman dengan menggunakan screen reader atau menonaktifkan Cascading Style Sheet (CSS). Lebih mudah melihat alurnya dari sudut pandang tersebut.
Yang terdengar atau terbaca berurutan adalah bagian:
- Skip links.
- Judul blog.
- Deskripsi.
- Menu navigasi.
- Pilihan langganan.
- Fitur penelusuran.
- Breadcrumb, dan seterusnya.
Struktur semantik versus fungsi aksesibilitas
Paham semantik menganggap h1 selalu di paling awal. Sedangkan fungsi aksesibilitas menempatkan skip links di paling atas halaman Web.
Navigasi yang biasanya berupa h2 berada di bawah judul blog, bukan mendahului. Sehingga h1 dan h2 tidak tumpang tindih. Ada dua h1 untuk judul blog dan judul posting?
Alur pikir pengguna terhadap navigasi dan fitur berikutnya
Setelah membaca judul blog dan deskripsi, masih tertarik menelusuri? Setidaknya ada tautan ke laman atau Home, Tentang, Kontak dan Arsip yang membantu. Makin berminat?
Silakan berlangganan tulisan dan komentar terbaru via feed reader dan surat elektronik.
Belum menemukan topik dimaksud? Silakan gunakan fitur pencarian.
Tulisan lain menyatakan lokasi fitur pencarian umumnya di sisi atas kanan. Karena demikianlah selera publik atau common sense yang ada. Sedangkan, logika pada alur di atas, fitur ini digunakan jika pengguna masih berminat menelusuri halaman lebih lanjut sesuai judul dan deskripsi blog.
Terkait breadcrumb, umumnya terletak berdekatan dengan judul posting atau halaman.
Argumen lainnya, dipersilakan.
Kebergunaan (usability) penelusuran bagian konten yang lain dan formulir komentar sudah tertulis di blog Dani Iswara .Net, diantaranya:
- Most Usable Blog Factors for Commenters.
- Usability of Comment Form Design.
- Blog Comment Form and Comment Link Position.
Comment by TuSuda on November 15, 2009 at 16:50:33
using Mozilla Firefox 3.5.5 on Windows XP
Berarti dalam hal apapun, pada setiap kesempatan ngeblog sebaiknya menggunakan alur pikir yang runut, agar mudah dimengerti pembaca. Infonya sangat bermanfaat bagi pemula seperti saya. Salam perkenalan.
Terimakasih telah berkenan berbagi cerita bersama
Comment by Dani Iswara on November 16, 2009 at 23:22:27
using Mozilla Firefox 3.0.13 on Ubuntu Linux 9.04
TuSuda,
walau bukan bermaksud menjaring pengguna, tapi sebagai media belajar menulis, menampilkan hal kecil nan mendasar itu susah juga dicapai.
Comment by Lho Wong Kok on November 19, 2009 at 15:43:49
using Mozilla Firefox 3.5.5 on Windows XP
media belajar menulis.
Aku lupa komitmen tersebut dan terjungkal sepuluh hari dalam keremangan. Seolah-olah tulisanmu mengingatan kembali untuk kembali berbenah.
Salam
Yang merasa tertampar 1000X
Comment by Lho Wong Kok on November 19, 2009 at 15:45:25
using Mozilla Firefox 3.5.5 on Windows XP
Apa ketangkep simemet nich ?
Comment by Dani Iswara on November 20, 2009 at 08:09:16
using Mozilla Firefox 3.5.5 on openSUSE Linux
Lho Wong Kok,
ya, kayaknya karena kecepatan komen beruntunnya.
Comment by Lho Wong Kok on November 20, 2009 at 08:56:10
using Mozilla Firefox 3.5.5 on Windows XP
Comment by fxekobudi on November 30, 2009 at 16:14:52
using Mozilla Firefox 3.5.5 on Ubuntu Linux 9.10
Saya banyak belajar tentang blog dari Mas Dani.. Dokter yang mengerti tidak hanya sekedar penyakit, tapi juga alur blog..
Comment by Cahya on December 14, 2009 at 22:13:36
using Mozilla Firefox 3.5.5 on Windows Vista
Remahan roti itu kadang bingung jika satu artikel masuk ke dalam dua anak kategori dengan induk kategori yang berbeda