Posted: February 1, 2010 at 20:32:15 by Dani Iswara. Words count: 239.
Last updated: July 31, 2010 at 12:24:44.
Kapan saat yang tepat untuk menghentikan langganan komentar blog via surel? Saat memutuskan berlanggan komentar di suatu weblog, tentu ada motivasi dan tujuan masing-masing. Di sisi pengelola weblog pun memiliki setelan tersendiri.
Fitur langganan komentar via surat elektronik/surel biasanya memiliki beberapa setelan:
- Langganan komentar untuk balasan pertanyaan/komentar yang kita tulis saja.
- Langgan semua komentar di tulisan/'posting' tersebut.
Fitur di atas ada yang otomatis berlaku. Tahu-tahu ada pemberitahuan di kotak masuk surel. Padahal kita merasa tidak mendaftarkan alamat surel di layanan terkait. Ada pula yang memang menghendaki suatu diskusi dan mengharapkan balasan disampaikan via surel. Untuk opsi yang terakhir, pengguna akan memilih untuk memberi centang di pilihan yang ada. Berlangganan balasan komentarnya saja (sesuai nomor 1) atau keseluruhan komentar (seperti nomor 2) di 'posting' dimaksud. Kadang terjadi bahwa kita menerima duplikasi pemberitahuan jika memilih opsi nomor 2 di atas.
Mengapa pilihan tidak diserahkan ke pengguna saja?
Kapan memutuskan berhenti?
Menurut saya, keputusan berhenti berlangganan bisa diambil jika:
- Makin banyak spam yang masuk.
- Makin banyak komentar basa-basi.
- Diskusi makin di luar topik. Apalagi jika tetap diladeni oleh pengelola.
- Borang/formulir komentar sudah ditutup.
Yang terlibat dalam diskusi mungkin tidak merasa bahwa ada pelanggan komentar yang ikut menyimak. Semestinya ada empati di sini.
Saya berlangganan komentar via surel dengan maksud untuk memperoleh pandangan dan pendapat pengguna lain tentang suatu topik. Tanpa harus bolak-balik ke situs yang bersangkutan untuk mengecek keberadaan respons atau komentar baru lain. Tapi, jika tujuan itu terganggu dengan hal-hal di atas, saya mungkin akan memutuskan berhenti berlangganan, maaf. :)
Share on: Delicious™ | Digg™ | Facebook™ | Twitter™.
Just unessential weblog
Dani Iswara, mail me: [myfirstnamelastname]@gmail.com.
Pingback by Mengelola Langgan Komentar Blog « Bhyllabus on February 17, 2010 at 00:52:25
WordPress 2.9.2
[...] jika pembaca memilih berhenti berlangganan, mereka memiliki alasan masing-masing (baca kembali “Berhenti Berlangganan Komentar Blog” oleh Dani [...]