<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Dani Iswara .Net</title>
	<atom:link href="http://daniiswara.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://daniiswara.net</link>
	<description>Physician note of web, blog, Internet, health, medical informatics, consumer health informatics and GNU/Linux</description>
	<pubDate>Sat, 17 May 2008 05:39:27 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Konten Blog Rekomendasi WCAG</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/16/konten-blog-rekomendasi-wcag/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/16/konten-blog-rekomendasi-wcag/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 18:05:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Accessibility]]></category>

		<category><![CDATA[Blog Tips]]></category>

		<category><![CDATA[Web Standard]]></category>

		<category><![CDATA[readability]]></category>

		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<category><![CDATA[text content]]></category>

		<category><![CDATA[wcag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Dalam daftar referensi singkat WCAG (Web Content Accessibility Guidelines) 2.0, dimuat tentang rekomendasi teknik penyajian konten teks di web dan blog yang mudah dibaca dan dimengerti.
WCAG 2.0 Quick Reference List:


1.1 Text Alternatives: Provide text alternatives for any non-text content so that it can be changed into other forms people need, such as large print, braille, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam daftar referensi singkat WCAG (<em>Web Content Accessibility Guidelines</em>) 2.0, dimuat tentang rekomendasi teknik penyajian konten teks di web dan blog yang mudah dibaca dan dimengerti.</p>
<p><a href="http://www.w3.org/WAI/WCAG20/quickref/" title="daftar referensi singkat WCAG 2.0"><em>WCAG 2.0 Quick Reference List</em></a>:</p>
<blockquote>
<ul>
<li>1.1 Text Alternatives: Provide text alternatives for any non-text content so that it can be changed into other forms people need, such as large print, braille, speech, symbols or simpler language</li>
<li>1.2 Time-based Media: Provide alternatives for synchronized time-based media</li>
<li>1.3 Adaptable: Create content that can be presented in different ways (for example simpler layout) without losing information or structure</li>
<li>1.4 Distinguishable: Make it easier for users to see and hear content including separating foreground from background.</li>
</ul>
</blockquote>
<p><span id="more-149"></span>Lanjutannya:</p>
<blockquote>
<ul>
<li>2.1 Keyboard Accessible: Make all functionality available from a keyboard</li>
<li>2.2 Enough Time: Provide users enough time to read and use content</li>
<li>2.3 Seizures: Do not design content in a way that is known to cause seizures</li>
<li>2.4 Navigable: Provide ways to help users navigate, find content and determine where they are</li>
</ul>
</blockquote>
<blockquote>
<ul>
<li>3.1 Readable: Make text content readable and understandable</li>
<li>3.2 Predictable: Make Web pages appear and operate in predictable ways</li>
<li>3.3 Input Assistance: Help users avoid and correct mistakes</li>
<li>4.1 Compatible: Maximize compatibility with current and future user agents, including assistive technologies.</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Teks alternatif (<code>alt</code>, <code>title</code>, <code>table summary</code>, dll) sebagai pelengkap informasi yang lebih deskriptif sekaligus penunjang aksesibilitas sudah sering tertulis di blog <a href="http://daniiswara.net/" title="Dani Iswara .Net - Indonesian Physician Weblog">Dani Iswara .Net</a> ini. Setelah tulisan <a href="http://daniiswara.net/2008/05/15/epilepsi-terkait-flash-di-web/" title="kejang epilepsi bisa dipicu oleh animasi flash di web">Epilepsi terkait Flash di Web</a>, ketertarikan jatuh pada teknik membuat konten teks yang dapat / mudah dibaca dan dimengerti. Sampailah di taut <a href="http://www.w3.org/TR/2008/CR-WCAG20-20080430/#meaning" title="rekomendasi penyajian konten teks yang dapat dibaca dan dimengerti"><em>Make text content readable and understandable</em></a>. Beberapa rekomendasinya yang menarik:</p>
<dl>
<dt><cite>Using the clearest and simplest language appropriate for the content (future link)</cite></dt>
<dd>Apakah ini mengarah pada pemilihan struktur bahasa penyampaian seperti di <a href="http://daniiswara.net/2008/05/10/kesimpulan-the-blog-readability-test/" title="tes keterbacaan blog">Kesimpulan <em>The Blog Readability Test</em></a>?</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Avoiding centrally aligned text (future link)</cite></dt>
<dd>Kalau untuk menulis puisi bagaimana..</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Avoiding text that is fully justified (to both left and right margins) in a way that causes poor spacing between words or characters (future link)</cite></dt>
<dd>Ya..kalau tidak salah memang ada penelitiannya bahwa tulisan yang tepinya rata kiri-kanan lebih sulit dibaca manusia. Apalagi untuk membaca cepat seperti <a href="http://daniiswara.net/2008/05/14/standar-web-membaca-cepat-seo/" title="standar web berhubungan dengan membaca cepat dan SEO">Standar Web, Membaca Cepat, SEO</a>. Tetapi tidak masalah bagi mesin pencari.. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Kesulitan atau kekurangnyamanan baca ini disebabkan karena jarak antar kata atau karakter yang tidak konsisten.</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Limiting text column width (future link)</cite></dt>
<dd>Yang ini sepertinya sesuai dengan konsep desain yang fleksibel (&#8217;liquid&#8217; atau &#8216;fluid design&#8217;). Dimana ke depannya ukuran dan resolusi layar komputer mengalami peningkatan. Misalnya banyak yang menggunakan ukuran layar melebar (&#8217;wide screen&#8217;). Sementara beberapa pengguna masih ada yang memakai komputer lama dengan resolusi 640&#215;480 dan 800&#215;600 <abbr title="pixel">px</abbr>. Terlebih juga makin banyak pengguna membaca web dan blog melalui perangkat genggam yang berlayar kecil.</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Avoiding chunks of italic text (future link)</cite></dt>
<dd>Memang agak kurang nyaman jika harus membaca berbaris-baris tulisan yang tercetak miring.<br />
Walaupun itu berupa kuotasi.</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Avoiding overuse of different styles on individual pages and in sites (future link)</cite></dt>
<dd>Lagi-lagi kesederhanaan dan konsistensi lebih direkomendasikan. Serupa seperti pada perihal navigasi yang mudah dan konsisten di tiap halaman web / blog.</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Making links visually distinct (future link)</cite></dt>
<dd>Tetaut (&#8217;links&#8217;) hendaknya berbeda dengan teks biasa, mudah diidentifikasi dan dideskripsikan.</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Using a light pastel background rather than a white background behind black text (future link)</cite></dt>
<dd>Ini mungkin untuk mengurangi kesan membosankan pada situs-situs web / blog penganut standar web. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Baca juga <a href="http://daniiswara.net/2008/05/06/memahami-web-standards-excuse/" title="memaklumi pendapat kontra seputar standar web">Memahami <em>Web Standards Excuse</em></a>.</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Avoiding the use of unique interface controls unnecessarily (future link)</cite></dt>
<dd>Ini seperti pengubah warna &#8217;scroll&#8217; peramban itu ya?</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Making any reference to a location in a Web page into a link to that location (future link)</cite></dt>
<dd>Ini maksudnya agar disediakan taut hidup (&#8217;live link&#8217;) &#8212; yang bisa diklik langsung &#8212; menuju sumber referensi ya&#8230;? Bukan sekadar laman atau bahkan hanya teks biasa.</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Making references to a heading or title include the full text of the title (future link)</cite></dt>
<dd>Ini sepertinya bermaksud agar isi tulisan / konten benar-benar terkait (ada kesesuaian) dengan judul situs dan judul tulisan. Mirip prinsip &#8220;standar web, membaca cepat, SEO&#8217; di tulisan yang lalu.</dd>
</dl>
<dl>
<dt><cite>Providing easy-to-read versions of basic information about a set of Web pages, including information about how to contact the Webmaster (future link)</cite></dt>
<dd>HONcode sudah memasukkannya sebagai salah satu standarnya. Bahwa informasi kontak, penyangkalan, pemutakhiran terakhir, dll harus tersedia dalam suatu situs web / blog.<br />
Baca juga <a href="http://daniiswara.net/2008/04/19/new-honcode-logo/" title="logo-logo baru HONcode dengan ukuran yang ringkas"><em>New HONcode Logo</em></a>.</dd>
</dl>
<p>Standar web memang bukan yang utama. Tetapi bukan berarti <a href="http://daniiswara.net/2008/03/24/we-dont-need-a-web-standard/" title="kita tidak butuh standar web"><em>we don&#8217;t need web standard</em></a>. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/16/konten-blog-rekomendasi-wcag/">Konten Blog Rekomendasi WCAG</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/16/konten-blog-rekomendasi-wcag/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Epilepsi terkait Flash di Web</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/15/epilepsi-terkait-flash-di-web/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/15/epilepsi-terkait-flash-di-web/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 May 2008 09:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Accessibility]]></category>

		<category><![CDATA[Blog Tips]]></category>

		<category><![CDATA[Consumer Health Informatics]]></category>

		<category><![CDATA[Health Information]]></category>

		<category><![CDATA[Web Standard]]></category>

		<category><![CDATA[epilepsy]]></category>

		<category><![CDATA[flash]]></category>

		<category><![CDATA[wcag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Pengguna web yang terpapar visualisasi berupa animasi &#8216;flash&#8217; tertentu dapat terpicu dan menimbulkan serangan kejang atau epilepsi.
Epilepsi adalah istilah umum dari berbagai tipe kejang (serangan epileptik). Penderita yang didiagnosis epilepsi memiliki periode kejang bukan hanya sekali, tetapi berulang. Bahkan ada yang memiliki beberapa tipe kejang sekaligus. Diagnosis klinis epilepsi biasanya dibantu dari penemuan riwayat kejang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengguna web yang terpapar visualisasi berupa animasi &#8216;flash&#8217; tertentu dapat terpicu dan menimbulkan serangan kejang atau epilepsi.</p>
<p><strong>Epilepsi</strong> adalah istilah umum dari berbagai tipe kejang (serangan epileptik). Penderita yang didiagnosis epilepsi memiliki periode kejang bukan hanya sekali, tetapi berulang. Bahkan ada yang memiliki beberapa tipe kejang sekaligus. Diagnosis klinis epilepsi biasanya dibantu dari penemuan riwayat kejang yang berulang. Stimulasi tertentu memicu kondisi neurologis berupa aktivitas elektrik abnormal yang terjadi di otak. Kemudian mengakibatkan tidak terkendalinya pergerakan, fungsi, sensasi, kesadaran atau tingkah laku pada bagian tubuh (<cite><a href="http://www.cdc.gov/epilepsy" title="diterjemahkan dan diolah dari CDC - Epilepsi">www.cdc.gov/epilepsy</a></cite>).</p>
<p><span id="more-147"></span>Panduan standar aksesibilitas terbaru rekomendasi W3C (WCAG 2.0) &#8212; yang sedang dalam rumusan &#8212;  menegaskannya kembali dalam <a href="http://www.w3.org/TR/2008/WD-UNDERSTANDING-WCAG20-20080430/seizure.html" title="menghindari isi/konten web yang dapat memicu serangan kejang pada epilepsi"><em>Seizures - Understanding Guideline 2.3</em></a>.</p>
<p><cite>Guideline 2.3: Do not design content in a way that is known to cause seizures.</cite></p>
<p>Individu dengan riwayat epilepsi (terutama tipe fotosensitif) dapat terpicu oleh muatan / konten web yang berupa animasi flash berlebihan.</p>
<p><strong>Epilepsi tipe fotosensitif</strong> adalah tipe epilepsi yang dipicu oleh pola cahaya tertentu. Penderita epilepsi sebaiknya mengenali faktor pemicunya atau penimbul stimulasi serangan kejang. Umumnya dipicu oleh stres dan kelelahan. Selengkapnya di <a href="http://www.epilepsynse.org.uk/pages/info/leaflets/photo.cfm" title="informasi mengenai epilepsi fotosensitif"><em>Information on epilepsy: Photosensitive epilepsy</em></a> dari <em>National Society for Epilepsy</em>.</p>
<p>Media pemicu memang bukan hanya web. Komputer, &#8216;videogame&#8217;, televisi, papan reklame elektronik dan media visualisasi lainnya yang memuat konten serupa juga berpeluang memprovokasi terjadinya epilepsi. Disamping memiliki interaktivitas, animasi multimedia yang berlebihan juga membahayakan kesehatan.</p>
<p>Untuk mencegah kasus serupa terulang kembali seperti dimuat di <a href="http://www.epilepsyfoundation.org/aboutus/pressroom/pr20050919.cfm" title="rekomendasi ahli untuk mengurangi pemicu kejang pada epilepsi"><em>Experts Issue Recommendations to Protect Public from Seizures Induced by TV / Videogames</em></a>:</p>
<blockquote><p>Concern over these incidents increased dramatically in December 1997 when a Pokemon cartoon on Japanese television sent nearly 700 children to the hospital with various symptoms, including ~500 children who had seizures.</p></blockquote>
<p>dibuatlah beberapa panduan dan promosi kesehatan masyarakat. Diantaranya WCAG.<br />
Untuk alasan tertentu, <a href="http://daniiswara.net/2008/03/24/we-dont-need-a-web-standard/" title="kita tidak butuh standar web"><em>we don&#8217;t need a web standard</em></a> mungkin kurang tepat.</p>
<p>Mengacu pada WCAG 2.0, konten web dan komputer sebaiknya memenuhi persyaratan berikut:</p>
<blockquote>
<ul>
<li>Flash frequency is less than three flashes in any one second period or greater than 50 or 60 Hz.</li>
<li>The combined area of flashes occurring concurrently (but not necessarily contiguously) occupies more than one quarter of any 341 x 256 pixel rectangle anywhere on the displayed screen area when the content is viewed at 1024 by 768 pixels.</li>
<li>The flash is less than 10% of full scale white brightness(*) and the darker image is below .80 of full scale white brightness.</li>
<li>Saturated red flash is avoided.</li>
</ul>
</blockquote>
<blockquote><p>(*) Brightness is calculated as 0.2126 x ((R / FS) ^ 2.2) + 0.7152 x ((G / FS) ^ 2.2) + 0.0722 x ((B / FS) ^ 2.2), where R, G, and B are the red, green, and blue RGB values of the color; FS is the maximum possible full scale RGB value for R, G, and B (255 for eight bit color channels); and the &#8220;^&#8221; character is the exponentiation operator. An &#8220;opposing change&#8221; is an increase followed by a decrease, or a decrease followed by an increase.</p></blockquote>
<p>Untuk mengujinya, coba gunakan <a href="http://trace.wisc.edu/peat/" title="perangkat analisis epilepsi fotosensitif"><em>Photosensitive Epilepsy Analysis Tool</em></a> (PEAT). PEAT adalah perangkat yang dapat diunduh untuk menguji konten web. Apakah sesuai rekomendasi WCAG 2.0 atau tidak.</p>
<p>Dengan penerapan standar web yang tepat, kita pun dapat <a href="http://daniiswara.net/2008/05/02/membaca-web-dan-blog-dengan-nyaman/" title="tips membaca web dan blog melalui feed reader">membaca web &amp; blog dengan nyaman</a> dan sehat. Standar web juga sekaligus membantu mengatasi <a href="http://daniiswara.net/2008/05/03/web-problem-by-people-with-disabilities/" title="masalah-masalah web yang dialami teman-teman difabel"><em>web problem by people with disabilities</em></a> (mengurangi diskriminasi informasi). <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Untuk menampilkan berkas multimedia (video, audio, flash, &#8216;movie&#8217;, &#8216;quicktime&#8217;) dengan pendekatan standar web X/HTML, silakan dibaca di <a href="http://wiki.dreamhost.com/index.php/Object_Embedding" title="how to embed multimedia objects into X/HTML using a web standards approach"><em>Object Embedding</em></a>.</p>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/15/epilepsi-terkait-flash-di-web/">Epilepsi terkait Flash di Web</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/15/epilepsi-terkait-flash-di-web/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Standar Web, Membaca Cepat, SEO</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/14/standar-web-membaca-cepat-seo/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/14/standar-web-membaca-cepat-seo/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 03:06:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Accessibility]]></category>

		<category><![CDATA[Blog Tips]]></category>

		<category><![CDATA[Consumer Health Informatics]]></category>

		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<category><![CDATA[Web Design]]></category>

		<category><![CDATA[Web Standard]]></category>

		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<category><![CDATA[fast reading]]></category>

		<category><![CDATA[web]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Saya pribadi setuju dengan penerapan SEO (Search Engine Optimization) jika dilihat dari kepentingan pencari informasi melalui mesin pencari. Apalagi ternyata ada keterkaitan tidak langsung antara standar web, teknik membaca cepat dan SEO (terutama white SEO).
Seandainya informasi-informasi kesehatan / kedokteran yang berkualitas di web dan blog dimuat dengan memasukkan unsur-unsur ini, akan banyak para &#8216;health seeker&#8217; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya pribadi setuju dengan penerapan SEO (<em>Search Engine Optimization</em>) jika dilihat dari kepentingan pencari informasi melalui mesin pencari. Apalagi ternyata ada keterkaitan tidak langsung antara standar web, teknik membaca cepat dan SEO (terutama <em>white SEO</em>).</p>
<p>Seandainya informasi-informasi kesehatan / kedokteran yang berkualitas di web dan blog dimuat dengan memasukkan unsur-unsur ini, akan banyak para &#8216;health seeker&#8217; via mesin pencari (terutama Google) menemukan informasi yang bermutu dengan cukup menelusuri halaman 1 dan 2 hasil pencarian. Hasil temuan pun mudah dipahami.</p>
<p><span id="more-145"></span>Halaman web / blog dengan isi yang lengkap tanpa memperhatikan semantik penulisan akan terasa kurang nyaman dibaca. Apalagi sekadar salin tempel dari perangkat pengolah kata seperti MS Word dan Openoffice.org Writer tanpa dirapikan kembali.</p>
<p><strong>Standar web</strong> (rekomendasi W3C - www.w3.org) menganjurkan penulisan kode <abbr title="Extensible HyperText Markup Language">X/HTML</abbr> yang menuruti kaedah semantik dan menunjang aksesibilitas. Misalnya penggunaan tag dalam judul (<code>title</code>, <code>h1</code> - <code>h6</code>), teks spesial (<code>strong</code>, <code>em</code>, <code>code</code>, <code>sup</code>, <code>sub</code>, <code>alt</code>, <code>title</code>), kutipan (<code>cite</code>, <code>blockquote cite</code>), singkatan kata (<code>abbr</code>, <code>acronym</code>), pelengkap tabel dan formulir (<code>table summary</code>, <code>fieldset</code>, <code>legend</code>, <code>label</code>), penyusunan daftar (<code>ul</code>, <code>ol</code>, <code>li</code>).</p>
<p><strong>Teknik membaca cepat</strong> (<em>fast reading techniques</em>) membantu menelusuri isi teks dengan menemukan kata-kata kunci untuk memahami pesan dalam tulisan dengan cepat. Diantaranya teknik <em>scanning</em> dan <em>skimming</em>.</p>
<p>Pada teknik &#8217;scanning&#8217;, kita bisa membaca cepat dari atas ke bawah, dengan menemukan:</p>
<ul>
<li>konsep atau istilah-istilah baru (kadang tercetak tebal atau miring),</li>
<li>kata kunci yang terkait topik (pada judul, sub judul, anak sub judul),</li>
<li>pokok pembicaraan pada awal dan akhir kalimat dalam suatu paragraf,</li>
<li>simpulan (ringkasan isi) pada awal atau akhir paragraf.</li>
</ul>
<p>Pada teknik &#8217;skimming&#8217;, untuk mencoba memahami keseluruhan isi, dilakukan dengan menemukan:</p>
<ul>
<li>dokumen yang dijadikan referensi,</li>
<li>&#8216;apa&#8217;, &#8217;siapa&#8217;, &#8216;kapan&#8217;, &#8216;dimana&#8217;, &#8216;mengapa&#8217;, &#8216;bagaimana&#8217; yang terkait tulisan (dapat juga berupa teks spesial).</li>
</ul>
<p>Kemudian diputuskan apakah tulisan tersebut layak dibaca lebih lanjut atau dijadikan acuan (mis. kepustakaan) sesuai kebutuhan kita.</p>
<p>Dari sudut SEO, lepas dari trafik, posisi dan komposisi kata kunci &#8212; selain (yang utama) taut masuk / balik (&#8217;backlinks&#8217;) &#8212; dikatakan mempunyai porsi penting dalam menentukan ranking di halaman hasil pencarian mesin pencari (<em>search engine result pages</em>; SERPs).</p>
<blockquote cite="SEO di Wikipedia; taut ada di daftar referensi"><p>Search engine optimization (SEO) is the process of improving the volume and quality of traffic to a web site from search engines via &#8220;natural&#8221; (&#8221;organic&#8221; or &#8220;algorithmic&#8221;) search results for targeted keywords.</p>
<p><cite>dikutip dari Wikipedia</cite></p></blockquote>
<p>Keberadaan kata kunci pada:</p>
<ul>
<li>judul, sub judul, anak sub judul (<code>h1</code> - <code>h6</code>),</li>
<li>awal dan akhir paragraf,</li>
<li>teks yang ditandai khusus (mis. ditebalkan, tercetak miring),</li>
<li>pemuatan hal terkait dalam bentuk daftar (<code>ul</code>, <code>ol</code>, <code>li</code>),</li>
<li>taut teks (&#8217;anchor text&#8217;) dengan deskripsi yang jelas (bukan sekadar &#8216;klik disini&#8217;),</li>
</ul>
<p>jika disusun secara semantik, selain memudahkan pembaca mencerna tulisan keseluruhan, sedikit banyak juga berperan dalam SEO.</p>
<p>Dengan menerapkan standar web yang berlaku &#8216;backward compatible&#8217; &#8212; terbaca baik pada peramban baru maupun lama yang mengadopsi standar web &#8212; aspek membaca cepat dan (sebagian) SEO juga otomatis terpenuhi.</p>
<p>Walau di sisi lain ada faktor <a href="http://daniiswara.net/2008/04/03/yang-merepotkan-dari-standar-web/" title="standar web bisa merepotkan">yang merepotkan dari standar web</a> dan pendapat kontra terhadap standar web, seperti pada tulisan <a href="http://daniiswara.net/2008/05/06/memahami-web-standards-excuse/" title="memaklumi keberatan terhadap konsep standar web">memahami <em>web standards excuse</em></a>.</p>
<p>Referensi:</p>
<ul>
<li><a href="http://brainstormsandraves.com/articles/semantics/structure/" title="Semantics Article by Brainstorms and Raves"><em>Semantics, HTML, XHTML, and Structure</em></a></li>
<li><a href="http://www.w3.org/TR/WCAG10/" title="Web Content Accessibility Guidelines 1.0">WCAG 1.0</a></li>
<li><a href="http://www.open.ac.uk/skillsforstudy/fast-reading-techniques.php" title="Fast reading techniques di open.ac.uk"><em>Fast reading techniques</em></a></li>
<li><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Search_engine_optimization" title="Search Engine Optimisation di Wikipedia">Wikipedia - SEO</a>.</li>
</ul>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/14/standar-web-membaca-cepat-seo/">Standar Web, Membaca Cepat, SEO</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/14/standar-web-membaca-cepat-seo/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Blink dan Marquee tidak Disarankan</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/13/blink-dan-marquee-tidak-disarankan/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/13/blink-dan-marquee-tidak-disarankan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 10:27:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog Tips]]></category>

		<category><![CDATA[Web Standard]]></category>

		<category><![CDATA[blink]]></category>

		<category><![CDATA[marquee]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Kode HTML blink dan marquee sebenarnya disarankan oleh W3C untuk tidak digunakan lagi. Selain tidak kompatibel di beberapa peramban, disebutkan bahwa 
Studies have shown that constantly moving objects or moving text disturb reading and weakens peripherical vision. DHTML marquee also greatly consumes user system resources (cpu, RAM) on tested browsers and will put modest systems [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kode HTML <code>blink</code> dan <code>marquee</code> sebenarnya disarankan oleh W3C untuk tidak digunakan lagi. Selain tidak kompatibel di beberapa peramban, disebutkan bahwa </p>
<blockquote><p>Studies have shown that constantly moving objects or moving text disturb reading and weakens peripherical vision. DHTML marquee also greatly consumes user system resources (cpu, RAM) on tested browsers and will put modest systems under considerable stress. <cite><a href="http://developer.mozilla.org/en/docs/Using_Web_Standards_in_your_Web_Pages:Making_your_page_using_web_standards_-_how_to" title="gunakan standar web untuk halaman situs anda">Making your page using web standards</a> (Mozilla Developer)</cite></p></blockquote>
<p>Elemen <code>blink</code> buatan tim Netscape dan <code>marquee</code> buatan tim MS IE memang sudah jarang digunakan. Jika memang kode tidak standar ini benar-benar dibutuhkan, dianjurkan menggunakan CSS untuk <code>blink</code> dan <code>javascript</code> untuk <code>marquee</code>.</p>
<p>Ah standar web lagi..coba juga <a href="http://daniiswara.net/2008/05/06/memahami-web-standards-excuse/" title="memahami protes terhadap standar web">memahami <em>web standards excuse</em></a>..</p>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/13/blink-dan-marquee-tidak-disarankan/">Blink dan Marquee tidak Disarankan</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/13/blink-dan-marquee-tidak-disarankan/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Sukseskan Linux RoadShow untuk Pendidikan TIK</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/13/sukseskan-linux-roadshow-untuk-pendidikan-tik/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/13/sukseskan-linux-roadshow-untuk-pendidikan-tik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 01:44:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[GNU-Linux]]></category>

		<category><![CDATA[Information Technology]]></category>

		<category><![CDATA[Open Source]]></category>

		<category><![CDATA[ict]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini memuat dukungan untuk kegiatan Linux RoadShow 2008. Pendidikan teknologi informasi dan komunikasi Indonesia mampu berkembang lebih maju dengan Linux.
Semoga sukses.
Kurikulum Pendidikan Nasional dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi telah memungkinkan penggunaan Linux sebagai bahan ajar TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Linux juga dapat dijadikan program utama untuk komputer yang digunakan para pendidik, pengelola [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini memuat dukungan untuk kegiatan Linux RoadShow 2008. Pendidikan teknologi informasi dan komunikasi Indonesia mampu berkembang lebih maju dengan Linux.<br />
Semoga sukses.</p>
<blockquote><p>Kurikulum Pendidikan Nasional dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi telah memungkinkan penggunaan Linux sebagai bahan ajar TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Linux juga dapat dijadikan program utama untuk komputer yang digunakan para pendidik, pengelola lembaga pendidikan, siswa/mahasiswa, dan orang tua atau keluarga.</p></blockquote>
<p><span id="more-151"></span><br />
<a href="http://roadshow.ypli.org/" title="Sukseskan Roadshow Linux!"><img src="http://daniiswara.googlepages.com/banner1-merah_putih.png" alt="Sukseskan Roadshow Linux!" width="300" height="100" /></a></p>
<blockquote><p>Alamat penting:</p>
<ul>
<li>Alamat Web : <a href="http://roadshow.ypli.org/" title="Homepage of Linux Roadshow for education">http://roadshow.ypli.org/</a></li>
<li>Wiki / Panitia : <a href="http://wiki.ubuntu-id.org/RoadShow" title="Linux RoadShow - Wiki">http://wiki.ubuntu-id.org/RoadShow</a></li>
<li>Jadwal RoadShow : <a href="http://roadshow.ypli.org/linux/jadwal-roadshow/" title="jadwal linux roadshow selengkapnya">Jadwal Linux RoadShow</a></li>
<li>Mailing List : <a href="http://groups.google.com/group/roadshow-linux" title="Roadshow Linux - mailing list">http://groups.google.com/group/roadshow-linux</a></li>
<li>Email : name [<em>at</em>] domain (name=roadshow; domain=ypli.or.id)</li>
<li>Alamat Darat :<br />
<address>Jl. Mampang Prapatan X No. 4<br />
Jakarta Selatan 12790<br />
Telp. 021 93740960<br />
Fax: 021 7874225</address>
</li>
</ul>
</blockquote>
<p><a href="http://roadshow.ypli.org/" title="Sukseskan Roadshow Linux!"><img src="http://daniiswara.googlepages.com/banner5-tuxie.png" alt="Sukseskan Roadshow Linux!" width="330" height="120" /></a></p>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/13/sukseskan-linux-roadshow-untuk-pendidikan-tik/">Sukseskan Linux RoadShow untuk Pendidikan TIK</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/13/sukseskan-linux-roadshow-untuk-pendidikan-tik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>CommentLuv Plugin Passes WCAG 2.0 by ATRC</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/13/commentluv-plugin-passes-wcag-20-by-atrc/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/13/commentluv-plugin-passes-wcag-20-by-atrc/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 23:23:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Accessibility]]></category>

		<category><![CDATA[Blog Tips]]></category>

		<category><![CDATA[Web Standard]]></category>

		<category><![CDATA[WordPress]]></category>

		<category><![CDATA[commentluv]]></category>

		<category><![CDATA[plugin]]></category>

		<category><![CDATA[validome]]></category>

		<category><![CDATA[wcag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[We can make CommentLuv plugin get Conditional Pass WCAG 2.0 L2 (level 2 or AA level) status by ATRC web accessibility checker. Actually, web or blog using original code plugin will pass W3C markup validation, WAVE (wave.webaim.org) and Section 508 (cynthiasays.com). WAI test (cynthiasays.com) didn&#8217;t valid anymore, I guess (updated May 17, 2008: it&#8217;s valid [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>We can make CommentLuv plugin get <code>Conditional Pass WCAG 2.0 L2</code> (level 2 or AA level) status by <a href="http://checker.atrc.utoronto.ca/servlet/Submit" title="Adaptive Technology Resource Center - Univ. Toronto - web accessibility checker">ATRC web accessibility checker</a>. Actually, web or blog using original code plugin will pass W3C markup validation, WAVE (wave.webaim.org) and Section 508 (cynthiasays.com). WAI test (cynthiasays.com) didn&#8217;t valid anymore, I guess (updated May 17, 2008: it&#8217;s valid now). See <a href="http://daniiswara.net/2008/05/02/comparison-of-web-accessibility/" title="WAI test from cynthiasays.com not valid anymore">Comparison of Web Accessibility</a>.</p>
<p>After upgrading CommentLuv plugin on my WordPress blog (<a href="http://daniiswara.net/" title="Indonesian Physician Weblog">Dani Iswara .Net</a>), I gave my single post against Validome.org X/HTML validation and ATRC first. In my opinion, <a href="http://daniiswara.net/2008/04/18/validome-xhtml-validator-is-more-strict/" title="I guess Validome is more strict X/HTML validator">Validome XHTML Validator is more Strict</a> for now.</p>
<p><span id="more-150"></span>Validome result was failed (not valid X/HTML 1.1). See the how to on <a href="http://daniiswara.net/2008/04/16/commentluv-plugin-validation-by-validome/" title="how to make commentluv plugin passes validome validation">CommentLuv Plugin Validation by Validome</a>.</p>
<p>Using ATRC, I got this result:<br />
<cite>Form missing fieldset and legend to group multiple checkbox buttons.</cite></p>
<p>Then I go to my &#8216;Edit Plugins&#8217; section as admin. Edit Commentluv plugin code.<br />
Find this part of code:</p>
<pre><code>// function to add text to bottom of form field
function add_text($id){
$cl_under_comment=get_option('cl_under_comment');
$cl_under_comment=str_replace('[commentluv]&#8216;,&#8217;&lt;a href=&#8221;http://www.fiddyp.co.uk/commentluv-wordpress-plugin/&#8221;&gt;CommentLuv&lt;/a&gt;&#8217;,$cl_under_comment);	

	echo &#8220;&lt;input name=&#8217;luv&#8217; id=&#8217;luv&#8217; value=&#8217;luv&#8217; type=&#8217;checkbox&#8217; style=&#8217;width: auto;&#8217;&#8221;;
	if(get_option(&#8217;cl_default_on&#8217;)==&#8221;TRUE&#8221;) { echo &#8216; checked=&#8221;checked&#8221; &#8216;;}
	echo &#8220;/&gt;&lt;label for=&#8217;luv&#8217;&gt;&lt;!-&nbsp;- Added by CommentLuv Plugin v1.92 - Andy Bailey @ www.fiddyp.co.uk-&nbsp;-&gt;&#8221;.$cl_under_comment.&#8221;&lt;/label&gt;&#8221;;
	return $id; // need to return what we got sent
}</code></pre>
<p>As ATRC result test (based on WCAG 2.0 guidelines) above, I add some codes (<code>fieldset</code>, <code>legend</code>, <code>small</code>, and <code>p</code>) and words below:</p>
<pre><code>// function to add text to bottom of form field
function add_text($id){
$cl_under_comment=get_option('cl_under_comment');
$cl_under_comment=str_replace('[commentluv]&#8216;,&#8217;&lt;a href=&#8221;http://www.fiddyp.co.uk/commentluv-wordpress-plugin/&#8221;&gt;CommentLuv&lt;/a&gt;&#8217;,$cl_under_comment);	

	echo &#8220;<span class="green">&lt;fieldset&gt;&lt;legend&gt;&lt;small&gt;Show your last blog post:&lt;/small&gt;&lt;/legend&gt;&lt;p&gt;</span>&lt;input name=&#8217;luv&#8217; id=&#8217;luv&#8217; value=&#8217;luv&#8217; type=&#8217;checkbox&#8217; style=&#8217;width: auto;&#8217;&#8221;;
	if(get_option(&#8217;cl_default_on&#8217;)==&#8221;TRUE&#8221;) { echo &#8216; checked=&#8221;checked&#8221; &#8216;;}
	echo &#8220;/&gt;&lt;label for=&#8217;luv&#8217;&gt;<span class="green">&lt;small&gt;</span>&lt;!-&nbsp;- Added by CommentLuv Plugin v1.92 - Andy Bailey @ www.fiddyp.co.uk-&nbsp;-&gt;&#8221;.$cl_under_comment.&#8221;<span class="green">&lt;/small&gt;&lt;/label&gt;&lt;/p&gt;&lt;/fieldset&gt;</span>&#8220;;
	return $id; // need to return what we got sent
}</code></pre>
<p>Try to validate it again.</p>
<p>It should works now.<br />
<span class="green">Valid XHTML 1.1</span> by Validome.org and got <span class="green">Conditional Pass WCAG 2.0 L2</span> by ATRC. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://daniiswara.googlepages.com/iconAA.png" alt="WCAG 2.0 - AA" width="102" height="32" /></p>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/13/commentluv-plugin-passes-wcag-20-by-atrc/">CommentLuv Plugin Passes WCAG 2.0 by ATRC</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/13/commentluv-plugin-passes-wcag-20-by-atrc/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Matematika di Web dengan MathML</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/12/matematika-di-web-dengan-mathml/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/12/matematika-di-web-dengan-mathml/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 10:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Accessibility]]></category>

		<category><![CDATA[Blog Tips]]></category>

		<category><![CDATA[Firefox]]></category>

		<category><![CDATA[Information Technology]]></category>

		<category><![CDATA[Web Standard]]></category>

		<category><![CDATA[WordPress]]></category>

		<category><![CDATA[matematika]]></category>

		<category><![CDATA[math]]></category>

		<category><![CDATA[mathml]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Masih seputar web. Menampilkan rumus Matematika di web sebagai teks dapat dilakukan dengan MathML (Mathematical Markup Language). Untuk jangka panjang, MathML diusulkan oleh W3C sebagai standar web dalam penyajian perhitungan Matematika berbasis teks.
MathML 2.0, a W3C Recommendation was released on 21 Feb 2001. A product of the W3C Math working group, MathML is a low-level [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masih seputar web. Menampilkan rumus Matematika di web sebagai teks dapat dilakukan dengan MathML (<em>Mathematical Markup Language</em>). Untuk jangka panjang, MathML diusulkan oleh W3C sebagai standar web dalam penyajian perhitungan Matematika berbasis teks.</p>
<blockquote cite="what is MathML"><p>MathML 2.0, a W3C Recommendation was released on 21 Feb 2001. A product of the W3C Math working group, MathML is a low-level specification for describing mathematics as a basis for machine to machine communication. It provides a much needed foundation for the inclusion of mathematical expressions in Web pages.</p>
<p><cite><a href="http://www.w3.org/Math/whatIsMathML.html" title="lebih lanjut tentang MathML">MathML..more</a></cite></p></blockquote>
<p>Alternatif lain, kita dapat memanfaatkan fitur LaTeX dan beberapa perangkat lunak pendukung lain (misalnya <a href="http://www.math.uio.no/~martingu/gladtex/" title="gladTeX - open source">gladTeX</a>).<br />
Hanya saja tampilannya akan berupa berkas gambar.</p>
<p><span id="more-146"></span>Saat ini, penulisan kode MathML dianggap masih terlalu rumit.<br />
Dukungan peramban juga belum luas.</p>
<p><img src="http://daniiswara.googlepages.com/mathmlSmall.png" alt="MathML Inside!" width="91" height="31" /></p>
<h3>Matematika dengan LaTeX</h3>
<p>LaTeX dapat digunakan di WordPress.com. Beberapa layanan blog berbayar juga menyediakan fitur tambahannya berupa &#8216;plugin&#8217;.</p>
<p>Contoh di bawah ini disesuaikan dengan halaman FAQ WordPress.com - tentang LaTeX.<a href="#ref1" title="menuju daftar referensi no. 1"><sup>1</sup></a><br />
Untuk menampilkan kode LaTeX dalam tulisan, ketikkan dengan pola seperti di bawah:</p>
<pre><code>$latex kode-latex-disini$</code></pre>
<p>Misalnya (di WordPress.com):</p>
<pre><code>$latex \alpha+\beta\geq\gamma</code></pre>
<p>dengan bantuan &#8216;plugin&#8217; LaTeX:</p>
<pre><code>$$\alpha+\beta\geq\gamma$$</code></pre>
<p>Tampilannya menjadi seperti di bawah (aktifkan tampilan gambar);</p>
<p><img src="http://daniiswara.googlepages.com/tex.png" alt="\alpha+\beta\geq\gamma" width="73" height="16" /></p>
<p>Contoh diganti dengan format gambar. LaTeX (terutama berkas &#8216;cache&#8217;-nya) disini ternyata tidak menghasilkan kode yang valid XHTML 1.1. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Matematika dengan MathML</h3>
<p>MathML berformat dasar <abbr title="Extensible Markup Language">XML</abbr>. Tidak dibutuhkan <em>Document Type Definition</em> (DTD) tertentu untuk menampilkannya (HTML 5 juga tidak membutuhkan <code>DOCTYPE</code>). Dapat berupa <code>DOCTYPE MathML 2.0</code> atau bisa juga dikombinasikan dengan <code>DOCTYPE XHTML 1.1</code>. Lihat juga <a href="http://daniiswara.net/2008/05/01/memilih-html-dibandingkan-xhtml/" title="antara HTML dan XHTML">Memilih HTML dibandingkan XHTML</a>.</p>
<p>MathML sudah memasuki MathML 3 (&#8217;draft&#8217;). Versi yang kini umum digunakan adalah MathML 2.<a href="#ref2" title="menuju daftar referensi no. 2"><sup>2</sup></a></p>
<p>MathML dapat tampil (belum sempurna) di peramban Mozilla 0.9.9+ (termasuk Firefox 2.0+).<br />
Cek juga taut <a href="https://www.mozilla.org/projects/mathml/authoring.html" title=""><em>Authoring MathML for Mozilla</em></a>.<br />
Untuk peramban Opera 9.5+, coba ikuti artikel <a href="http://dev.opera.com/articles/view/can-kestrels-do-math-mathml-support-in/" title="Opera Kestrel mendukung MathML"><em>Can Kestrels do Math? MathML support in Opera Kestrel</em></a> (tim pengembang Opera) dan <a href="http://golem.ph.utexas.edu/~distler/blog/archives/001588.html" title="Opera dan MathML"><em>Opera and MathML</em></a> (oleh Prof. Jacques Distler).<br />
Peramban IE membutuhkan &#8216;plugin&#8217; tertentu.</p>
<h4>Contoh <em>Presentation MathML</em></h4>
<p>Di bawah ini contoh kode MathML persamaan Matematika yang menggunakan simbol &radic; (&#8221;akar&#8221;): </p>
<pre><code>&lt;math xmlns="http://www.w3.org/1998/Math/MathML"&gt;
&lt;msup&gt;
&lt;msqrt&gt;
&lt;mrow&gt;
&lt;mi&gt;a&lt;/mi&gt;
&lt;mo&gt;+&lt;/mo&gt;
&lt;mi&gt;b&lt;/mi&gt;
&lt;/mrow&gt;
&lt;/msqrt&gt;
&lt;mn&gt;27&lt;/mn&gt;
&lt;/msup&gt;
&lt;/math&gt;</code></pre>
<p><cite>Copyright David Carlisle 2001, 2002.<br />
Use and distribution of this code are permitted under the terms of the <a href="http://www.w3.org/Consortium/Legal/copyright-software-19980720">W3C Software Notice and License</a>.</cite></p>
<p>Cek taut berikut di peramban anda: <a href="http://www.w3.org/Math/XSL/pmathml2.xml" title="simple Presentational MathML example">MathML sederhana</a> (<em>Presentational MathML</em>).</p>
<p>Jika peramban anda menampilkan persamaan Matematika di taut tersebut dengan baik, menunjukkan bahwa peramban anda mendukung <em>Presentation MathML</em>.</p>
<h4>Contoh <em>Content MathML</em></h4>
<p>Ikuti taut: <a href="http://www.w3.org/Math/XSL/csmall2.xml" title="more complex Content MathML">MathML yang lebih kompleks</a> (<em>Content MathML</em>).</p>
<p>Jika peramban anda menampilkan persamaan Matematika di taut tersebut dengan baik, menunjukkan bahwa peramban anda mendukung <em>Content MathML</em>.</p>
<p>Situs MathML juga menyediakan halaman uji coba yang lebih lengkap dan dapat diunduh untuk melihat kompatibilitas peramban dengan fitur MathML.<a href="#ref3" title="menuju daftar referensi no.3"><sup>3</sup></a></p>
<p>Cara lain untuk menampilkan persamaan Matematika bisa dilihat di <a href="http://www.myphysicslab.com/web_math.html" title="menampilkan perintah matematika di web"><em>Displaying Math in HTML</em></a>.</p>
<p>Referensi:</p>
<ol>
<li><a href="http://faq.wordpress.com/2007/02/18/can-i-put-math-or-equations-in-my-posts/" title="menggunakan LaTeX di WordPress.com"><em>Can I put Math or Equations in my Posts?</em></a> [<span id="ref1">1</span>] (dari FAQ WordPress.com)</li>
<li><a href="http://www.w3.org/Math/" title="W3C standard recommendation for Math on the web">W3C Math Home</a> [<span id="ref2">2</span>]</li>
<li><a href="http://www.w3.org/Math/testsuite/mml2-testsuite/overview.html" title="MathML Test Suite">MathML Test Suite</a> [<span id="ref3">3</span>]</li>
</ol>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/12/matematika-di-web-dengan-mathml/">Matematika di Web dengan MathML</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/12/matematika-di-web-dengan-mathml/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/11/hapuskan-pasal-pengekang-kebebasan-informasi/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/11/hapuskan-pasal-pengekang-kebebasan-informasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 May 2008 14:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bali Blogger Community]]></category>

		<category><![CDATA[Information Technology]]></category>

		<category><![CDATA[Internet]]></category>

		<category><![CDATA[uu ite]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=144</guid>
		<description><![CDATA[Hasil kopdar Bali Blogger Community hari Minggu, 11 Mei 2008 menghasilkan pernyataan sikap Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi.
Pernyataan Sikap
Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi!
April lalu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain mengatur masalah transaksi elektronik, UU No 11 tahun 2008 ini juga mengatur ketentuan tentang informasi di dunia maya. Aturan-aturan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hasil kopdar <em>Bali Blogger Community</em> hari Minggu, 11 Mei 2008 menghasilkan pernyataan sikap <a href="http://baliblogger.org/node/41" title="Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi"><strong>Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi</strong></a>.</p>
<blockquote><h3>Pernyataan Sikap</h3>
<h4>Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi!</h4>
<p>April lalu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Selain mengatur masalah transaksi elektronik, UU No 11 tahun 2008 ini juga mengatur ketentuan tentang informasi di dunia maya. Aturan-aturan itu rentan mengancam kebebasan berekspresi terutama pada Pasal 27 ayat (1), Pasal 27 ayat (3), Pasal 28 ayat (2), dan Pasal 31 ayat (3).</p></blockquote>
<p><span id="more-144"></span></p>
<blockquote><p>Pasal-pasal tersebut pada umumnya memuat aturan-aturan warisan pasal karet (haatzai artikelen), karena bersifat lentur, subjektif, dan sangat tergantung interpretasi pengguna UU ITE ini. Selain itu, materi pada pasal-pasal tersebut juga bertentangan dengan hak asasi manusia (HAM) terutama tentang kebebasan informasi dan kebebasan berekspresi maupun UUD 1945 tentang kebebasan berpendapat. Sebab setiap pengguna informasi, termasuk blogger di dalamnya, bisa diancam hukuman penjara kapan saja.</p></blockquote>
<blockquote><p>Melalui diskusi terbatas pada Minggu (11/05), maka kami pengguna informasi di dunia maya yang tergabung dalam Bali Blogger Community (BBC), menyatakan sikap sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Menolak semua pasal-pasal dalam UU ITE yang bertentangan dengan HAM serta mengekang kebebasan informasi dan berekspresi.</li>
<li>Mendesak pemerintah agar segera menghapus pasal-pasal dalam UU ITE yang tidak sesuai dengan semangat kebebasan informasi dan berekspresi.</li>
<li>Mengajak semua anggota masyarakat untuk turut serta mendukung aksi-aksi menolak UU ITE dan peraturan lain yang mengekang kebebasan informasi dan berekspresi.</li>
</ol>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.baliblogger.org atau kontak Anton Muhajir, anggota BBC, di Telepon 0817348794 atau email antonemus@yahoo.com</p></blockquote>
<blockquote><p><a href="http://baliblogger.org/" title="BBC - mai ngeblog apang sing belog">Bali Blogger Community (BBC)</a> adalah komunitas pengguna blog di Bali. Anggota komunitas ini beragam dari praktisi teknologi informasi, mahasiswa, ibu rumah tangga, wartawan, dokter, dosen, pekerja pariwisata, kartunis, desainer, dan seterusnya.</p></blockquote>
<p>Arsip (lihat juga halaman &#8216;<a href="http://daniiswara.net/downloads/">downloads</a>&#8216;):</p>
<ul>
<li><a href="http://daniiswara.googlepages.com/pernyataan-sikap-BBC.rtf" title="pernyataan sikap Bali Blogger Community">Pernyataan Sikap BBC</a> (rtf)</li>
<li><a href="http://daniiswara.googlepages.com/UU-ITE-No.11-2008-final.pdf" title="UU ITE No. 11 tahun 2008">UU ITE No. 11 tahun 2008</a></li>
</ul>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/11/hapuskan-pasal-pengekang-kebebasan-informasi/">Hapuskan Pasal Pengekang Kebebasan Informasi</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/11/hapuskan-pasal-pengekang-kebebasan-informasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kesimpulan The Blog Readability Test</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/10/kesimpulan-the-blog-readability-test/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/10/kesimpulan-the-blog-readability-test/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 10:15:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Accessibility]]></category>

		<category><![CDATA[Blog Tips]]></category>

		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<category><![CDATA[readability test]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=141</guid>
		<description><![CDATA[Tentu banyak yang sudah mencoba The Blog Readability Test. Kesimpulan tes tersebut akan saya muat di tulisan ini.
Walaupun ada peblog bloger yang mencurigai adanya kode &#8217;spam&#8217; dalam &#8216;widget&#8217; atau logo / &#8216;banner&#8217; tes tersebut, seperti yang pernah saya tulis di blog lama, Real Blog Readability Test, tes itu menurut saya ada benarnya juga.
Jadi kesimpulannya&#8230;

  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tentu banyak yang sudah mencoba <a href="http://www.criticsrant.com/bb/reading_level.aspx" rel="nofollow"><em>The Blog Readability Test</em></a>. Kesimpulan tes tersebut akan saya muat di tulisan ini.</p>
<p>Walaupun ada <del>peblog</del> bloger yang mencurigai adanya kode &#8217;spam&#8217; dalam &#8216;widget&#8217; atau logo / &#8216;banner&#8217; tes tersebut, seperti yang pernah saya tulis di blog lama, <a href="http://daniweblog.blogspot.com/2008/02/real-blog-readability-test.html"><em>Real Blog Readability Test</em></a>, tes itu menurut saya ada benarnya juga.</p>
<p>Jadi kesimpulannya&#8230;<span id="more-141"></span></p>
<div>
<p><img src="http://daniiswara.googlepages.com/elementary_school.jpg" alt="elementary school - reading level" width="25%" /> <img src="http://daniiswara.googlepages.com/junior_high.jpg" alt="junior high school - reading level" width="25%" /> <img src="http://daniiswara.googlepages.com/high_school.jpg" alt="high school - reading level" width="25%" /></p>
<p><img src="http://daniiswara.googlepages.com/undergrad.jpg" alt="undergraduate (college) - reading level" width="25%" /> <img src="http://daniiswara.googlepages.com/postgrad.jpg" alt="postgraduate (college) - reading level" width="25%" /> <img src="http://daniiswara.googlepages.com/genius.jpg" alt="genius - reading level" width="25%" /></p>
</div>
<p>Berdasarkan gaya bahasa dan penulisan:</p>
<ol>
<li>Makin pendek kalimat, makin mudah dibaca dan dimengerti &rarr; bisa masuk dalam <em>elementary / junior high / high school reading level</em>.</li>
<li>Makin panjang kalimat, makin sulit kosakata dan susah dimengerti (biasanya tulisan ilmiah, puisi, cerpen termasuk disini) &rarr; <em>college (undergraduate / postgraduate) reading level</em>.</li>
<li>Bahasa yang tidak didukung algoritma (mis. hanya memuat daftar arsip, kategori, tag, taut, gambar, foto, animasi, dll; tanpa deskripsi teks yang memadai) &rarr; <em>genius reading level</em>.</li>
</ol>
<p>Silakan dicoba dan dikonfirmasikan kembali&#8230;</p>
<p>Sekalian menjawab rasa penasaran Pak Guru Bahasa Inggris <a href="http://amed.wordpress.com/aboutblog/" title="Rahmad Hidayat a.k.a Amed">Amed</a> (<a href="http://amed.wordpress.com/aboutblog/" title="Rahmad Hidayat">Rahmad Hidayat</a>), di <a href="http://amed.wordpress.com/2008/05/07/katanya-sih-gitu/">Katanya sih gitu&#8230;</a>.<br />
Kalau ada yang salah, mohon diralat ya pak guru.. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Ternyata menanggapi tulisan di blog lain bisa jadi bahan &#8216;posting&#8217; <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Setipe seperti <a href="http://daniiswara.net/2008/05/09/menanggapi-kesalahan-menulis-blog/" title="menanggapi kesalahan menulis blog">Menanggapi Kesalahan Menulis Blog</a>.</p>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/10/kesimpulan-the-blog-readability-test/">Kesimpulan The Blog Readability Test</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/10/kesimpulan-the-blog-readability-test/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menanggapi Kesalahan Menulis Blog</title>
		<link>http://daniiswara.net/2008/05/09/menanggapi-kesalahan-menulis-blog/</link>
		<comments>http://daniiswara.net/2008/05/09/menanggapi-kesalahan-menulis-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 15:35:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dani Iswara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blog Tips]]></category>

		<category><![CDATA[SEO]]></category>

		<category><![CDATA[Web Design]]></category>

		<category><![CDATA[blog]]></category>

		<category><![CDATA[tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daniiswara.net/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini memuat tanggapan seputar kesalahan dalam seni menulis blog. Peblog Bloger Oka Mahendra di blognya, Gudang Tips, Trik, &#38; Tutorial Gratis, memuat tulisan menarik berjudul Lima puluh kesalahan dalam menulis blog (bagian 1).
Saya sebut seni karena blog juga merupakan media karya manusia yang melibatkan perasaan, pikiran, ide, emosi dan segala ekspresi manusia.
Jadi terasa kurang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini memuat tanggapan seputar kesalahan dalam seni menulis blog. <del>Peblog</del> Bloger <a href="http://tutorialgratis.wordpress.com/about/" title="Oka Mahendra">Oka Mahendra</a> di blognya, <a href="http://tutorialgratis.wordpress.com/" title="Gudang Tips, Trik, &amp; Tutorial Gratis - Oka Mahendra">Gudang Tips, Trik, &amp; Tutorial Gratis</a>, memuat tulisan menarik berjudul <a href="http://tutorialgratis.wordpress.com/2008/05/08/menulis-blog/" title="50 kesalahan menulis blog">Lima puluh kesalahan dalam menulis blog (bagian 1)</a>.</p>
<p>Saya sebut seni karena blog juga merupakan media karya manusia yang melibatkan perasaan, pikiran, ide, emosi dan segala ekspresi manusia.<br />
Jadi terasa kurang tepat hal-hal berikut disebut <strong>kesalahan menulis blog</strong>. Apalagi bagi blog pribadi yang non komersial.</p>
<p>Sekalian untuk melengkapi informasi di <a href="http://daniiswara.net/2008/05/05/penilaian-lomba-blog-kesehatan-kedokteran/" title="nilai ideal [?] blog kesehatan - kedokteran">Penilaian Lomba Blog Kesehatan - Kedokteran</a> agar tidak terjadi salah persepsi.</p>
<p>Setelah membaca tulisan ini, marilah kita tetap menulis blog dengan hati&#8230;halah&#8230;</p>
<p><span id="more-140"></span>Komentar saya terkait tulisan peblog Oka Mahendra tersebut:</p>
<h3>Kesalahan terkait dengan desain blog</h3>
<blockquote><p>1. Menggunakan tampilan (themes) standar</p>
<p>&#8230;Jika Anda tidak menggantinya, itu kesalahan yang parah banget, betul nggak? Blog Anda akan berwarna biru &amp; sederhana, tidak menarik untuk dilihat&#8230;</p></blockquote>
<p>Di satu sisi saya setuju dengan personalisasi blog seperti yang disampaikan. Tetapi di sisi lain tentu isi (konten - terjemahan Indonesia ini sudah baku belum ya? Di <abbr title="Kamus Besar Bahasa Indonesia">KBBI</abbr> edisi Ketiga dan KBBI <acronym title="dalam jaringan">daring</acronym> belum ada) blog yang lebih penting. Tapi tetap sebaiknya jangan abaikan desain. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>5. Asesoris yang berlebihan</p>
<p>Blog memang lebih indah jika dilengkapi asesoris seperti jam, peta pengunjung, pagerank, pengunjung terakhir, atau yang lain&#8230;</p></blockquote>
<p>Jika koneksi Internet kita terbatas dan ingin tetap bisa mengakses blog dengan nyaman, silakan baca kembali <a href="http://daniiswara.net/2008/05/02/membaca-web-dan-blog-dengan-nyaman/" title="membaca web dan blog dengan nyaman">Membaca Web dan Blog dengan Nyaman</a> (pemanfaatan pembaca umpan / &#8216;feed reader&#8217;), <a href="http://daniiswara.net/2008/03/10/kecepatan-blog-menghemat-bandwidth/" title="kecepatan blog dan menghemat bandwidth">Kecepatan Blog &amp; Menghemat <em>Bandwidth</em></a> dan <a href="http://daniiswara.net/2008/03/10/kecepatan-blog-menghemat-bandwidth-2/" title="kecepatan blog dan menghemat bandwidth - 2">Kecepatan Blog &amp; Menghemat <em>Bandwidth</em> - 2</a> (dari sisi peladen atau &#8217;server&#8217;, desain blog, peramban &amp; pengguna).</p>
<h3>Kesalahan terkait topik blog</h3>
<blockquote><p>2. Isinya cuma berisi curhatan</p>
<p>&#8230;Blog Anda tidak akan dikunjungi orang jika hanya berisi curhatan pribadi (kecuali oleh pacar Anda atau pengagum gelap Anda). Ada pengecualian lagi, jika Anda orang terkenal seperti&#8230;</p></blockquote>
<p>Menurut saya, topik ringan, renyah, memancing tawa atau bahkan ide &#8216;nyeleneh&#8217; yang kreatif dan segar ini justru yang paling banyak dibaca. Contohnya <a href="http://tikabanget.com/" title="jeng Atika Nurkoestanti">Tikabanget.com</a>, <a href="http://guhpraset.wordpress.com/" title="Guhpraset">Guhpraset</a>, <a href="http://nieke.keritikentang.com/" title="Nona Nieke yayangnya Huda">Blog Nieke <del>yang ngakunya</del> Hebad</a>, <a href="http://www.escoret.net/blog/" title="Firmansyah aka Pepeng bermuka Tribal">escoret.net</a>, dulu ada juga <a href="http://wadehel.wordpress.com/" title="w a d e h e l - RIP">w a d e h e l</a>. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<h3>Kesalahan terkait isi blog</h3>
<blockquote><p>3. Copy-paste</p>
<p>&#8230;Anda akan mengetahui betapa search engine sangat membenci tulisan hasil copy-paste.</p></blockquote>
<p> <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> Saya pernah mencoba sendiri di blog lama tentang tulisan salin tempel (&#8217;copy-paste&#8217;) yang dimuat dalam waktu hampir bersamaan. Tulisan tempelannya (di wordpress.com) malah menduduki peringkat lebih tinggi dibanding aslinya (di blogspot.com). Karena tulisan di wordpress lebih banyak dan mudah dikomentari. Tapi itu hanya sementara. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<blockquote><p>6. Posting hanya berisi gambar</p>
<p>Posting yang hanya berupa gambar, tidak Search Engine Friendly, karena search engine hanya bisa mengindeks teks. Sebaiknya Anda menulis artikel di blog berisi minimal 500 kata.</p></blockquote>
<p>Google beberapa waktu lalu telah menyertakan hasil pencarian terpadu / terintegrasi (&#8217;multiple content&#8217;) berupa teks, berita, buku, gambar, peta dan video.</p>
<blockquote><p>13. Memasang virus</p>
<p>Paling tidak saya menemukan sebuah blog yang menginstall virus ketika dibuka. Ada juga blog yang isinya program yang seolah-oleh berguna, padahal virus. Selalu gunakan antivirus dan update secara teratur.</p></blockquote>
<p>Gunakan GNU/Linux. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
Kalaupun menemukan blog yang mengganggu atau merusak, coba pilih caranya di <a href="http://daniiswara.net/2008/02/20/how-to-report-spamming-and-violating-blogs/" title="melaporkan blog spam"><em>How to report Spamming and Violating Blogs</em></a>.</p>
<p>Ditunggu tulisan seri keduanya ya Mas Oka. <img src='http://daniiswara.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi tidak usah takut dengan jargon-jargon dan persyaratan ideal seputar blog. <strong>Kesalahan menulis blog</strong> bisa manusiawi..<br />
Menulislah&#8230;</p>
<p>(<a href="http://daniiswara.net">Dani Iswara .Net</a>)</p>
<p><a href="http://daniiswara.net/2008/05/09/menanggapi-kesalahan-menulis-blog/">Menanggapi Kesalahan Menulis Blog</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daniiswara.net/2008/05/09/menanggapi-kesalahan-menulis-blog/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
